Ada beberapa gejala demam gigitan tikus. Berikut informasinya. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Ada beberapa gejala demam gigitan tikus. Berikut informasinya. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Demam Gigitan Tikus, Gejala dan Pengobatannya

Rona kesehatan
Anda Nurlaila • 02 Juli 2019 09:00
Demam gigitan tikus bisa berakibat fatal jika tidak segera diobati. Gejalanya antara lain muntah, demam, nyeri otot, sakit kepala, bengkak pada bekas gigitan, nyeri sendi, dan ruam. Ruam terjadi pada sekitar 75 persen orang yang mengalami demam gigitan tikus. Segera bawa ke dokter untuk memperoleh suntikan anti-tetanus atau resep obat jika dokter tidak memberi suntikan.  
 

Jakarta: Tikus adalah salah satu jenis hewan pengerat penyebar penyakit yang harus dihindari. Baru-baru ini seorang anak di AS mengalami demam akibat gigitan tikus peliharaannya. 
 
Seseorang dapat mengalami demam gigitan tikus atau rat bite fever bukan hanya melalui gigitan. Penyakit yang dapat berakibat fatal ini bisa ditularkan melalui urine atau air liur yang masuk melalui pori-pori kulit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Demam gigitan tikus bisa berakibat fatal jika tidak segera diobati. Dikutip dari Health, ini disebabkan dua bakteri yang hidup pada tikus, yaitu Streptobacillus moniliformis dan Spirillum minus. Makanan dan minuman yang terkontaminasi kotoran tikus yang membawa salah satu bakteri dapat masuk ke tubuh dan menimbulkan gangguan kesehatan. 

Ada beberapa gejala demam gigitan tikus meliputi:

1. Muntah
2. Demam
3. Nyeri otot
4. Sakit kepala
5. Bengkak pada bekas gigitan
6. Nyeri sendi, dan
7. Ruam. Ruam terjadi pada sekitar 75 persen orang yang mengalami demam gigitan tikus.
 
Demam Gigitan Tikus, Gejala dan Pengobatannya
(Demam gigitan tikus bisa berakibat fatal jika tidak segera diobati. Dikutip dari Health, ini disebabkan dua bakteri yang hidup pada tikus, yaitu Streptobacillus moniliformis dan Spirillum minus. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
 
Gejala-gejala penyakit mulai terlihat pada hari ke-3 hingga hari ke-10 kontak dengan tikus. Namun, pada sejumlah kasus gejalanya baru muncul setelah tiga minggu. Pada saat itu, luka gores atau gigitan yang memungkinkan bakteri masuk ke dalam tubuh kemungkinan sudah sembuh.
 
“Dalam dua sampai empat hari setelah demam dimulai, ruam muncul di tangan dan kaki. Ruam ini terlihat seperti daerah datar dan memerah dengan benjolan kecil. Satu atau lebih persendian kemudian menjadi bengkak, merah, atau nyeri,” demikian pernyataan yang dirilis Pusat Pengendali Penyakit AS.

Komplikasi demam gigitan tikus

Setelah mengalami demam gigitan tikus namun tidak mendapat perawatan, ada beberapa kondisi berbahaya yang dapat terjadi. Yaitu:
 
1. Dapat mengakibatkan meningitis yang sangat berbahaya karena menyerang organ otak. 
2. Dapat mengalami hepatitis akibat infeksi tidak dapat dikendalikan. Kuning pada mata dan kulit muncul akibat kerusakan hati. 
3. Gangguan pada selaput di paru-paru yang menyebabkan kesulitan bernapas. 
4. Inflamasi di otot jantung yang menyebabkan jantung sulit bekerja optimal. Gangguan pada jantung dapat memengaruhi suplai darah ke seluruh tubuh dan meningkatkan serangan jantung. 

Penanganan digigit tikus

Jika tangan dan kaki digigit tikus, segera bersihkan luka dengan air hangat hingga tidak ada sisa kotoran dan darah. Penggunaan salep antibiotik untuk mencegah bakteri dan virus masuk ke tubuh melalui gigitan. Segera bawa ke dokter untuk memperoleh suntikan anti-tetanus atau resep obat jika dokter tidak memberi suntikan.  
 
Meskipun luka telah sembuh, Anda harus tetap waspada akan tanda-tanda infeksi. Seperti kulit terasa hangat atau panas, area luka membengkak, keluar cairan di luka seperti nanah, nyeri pada luka dan organ di sekitarnya, nyeri persendian serta demam dan menggigil. 
 
Kunjungi dokter beberapa rumah sakit jika Anda digigit tikus dan mengalami beberapa gejala seperti di atas. Seperti Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro Jaya, RSCM - Kencana, atau Rumah Sakit Royal Taruma. Atau periksa di tempat layanan kesehatan di dekat rumah Anda.
 


 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif