NEWSTICKER
    Penggunaan hand sanitizer tidak memberikan perlindungan jangka panjang. (Foto: AFP/LIONEL BONAVENTURE)
    Penggunaan hand sanitizer tidak memberikan perlindungan jangka panjang. (Foto: AFP/LIONEL BONAVENTURE)

    Berapa Lama Hand Sanitizer Bertahan di Tangan?

    Rona Virus Korona virus corona covid-19 hand sanitizer berapa lama hand sanitizer bertahan
    Raka Lestari • 13 Maret 2020 07:13
    Jakarta: Hand sanitizer atau cairan pembersih tangan akhir-akhir ini cukup banyak dicari. Mengingat adanya wabah covid-19 yang semakin berkembang di lebih dari 20 negara.
     
    Hal ini juga berhubungan dengan Centers for Disease Control and Prevention (CDC), yang menyarankan untuk menggunakan hand sanitizer, di mana dalam kandungannya terdapat alkohol 60 persen untuk menghindari penyebaran covid-19.
     
    Namun kenyataannya, penggunaan hand sanitizer tidak memberikan perlindungan jangka panjang. Sebab mencuci tangan dengan air merupakan pilihan utama dan yang terbaik menurut CDC.

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


    Hand sanitizer yang mengandung alkohol hanya merupakan alternatif jika tak ada air dan sabun. Hand sanitizer bisa dipakai jika memang tidak tersedia wastafel untuk mencuci tangan,” ujar Philip Tierno, PhD, seorang profesor klinis di departemen patologi di New York University Langone Medical Center.
     
    “Mencuci tangan dengan sabun dan air dapat menghilangkan kuman dan bakteri, tetapi hand sanitizer dapat membunuh apapun yang terdapat dalam tangan Anda pada saat itu,” kata Michael Lin, MD, associate professor di divisi penyakit menular di Rush University Medical Center di Chicago.
     
    “Jika Anda menyentuh sesuatu yang terkontaminasi, Anda perlu membersihkan tangan Anda. Hal itu juga berlaku untuk sabun dan air,” katanya.
     
    Tidak ada yang menjaga tangan Anda lebih lama dari beberapa menit. Sesaat setelah Anda mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, tidak ada efek yang ditinggalkan.
     
    "Anda tetap dapat mengontaminasi ulang tangan Anda. Itu terjadi segera setelah Anda menyentuh permukaan yang umum (dan seringkali kotor), seperti pegangan tangga, tombol lift, atau kalkulator," terang Tierno.
     
    Jadi, sebelum makan atau minum atau menyentuh wajah Anda dengan alasan apa pun, Anda harus mencuci dengan sabun dan air atau menggunakan pembersih tangan. Dia menambahkan bahwa jika tangan Anda kotor dan Anda tidak memiliki pembersih, jangan menyentuh wajah terlebih dulu.
     
    "Saat menggunakan pembersih tangan, pilih yang mengandung alkohol setidaknya 60 persen. Tutupi semua permukaan tangan Anda dan gosokkan bersama-sama sampai terasa kering," saran CDC.
     
    (FIR)


    social
    FOLLOW US

    Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

    Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

    unblock notif