Menilik gangguan jiwa antisosial seperti di drakor It's Okay to Not Be Okay. (Foto: Dok. Instagram Seo Yeji/@komoon_young)
Menilik gangguan jiwa antisosial seperti di drakor It's Okay to Not Be Okay. (Foto: Dok. Instagram Seo Yeji/@komoon_young)

Penyebab Ko Moon-young di Drakor It's Okay to Not Be Okay Memiliki Gangguan Psikologis

Rona psikologi kesehatan mental
Kumara Anggita • 24 Agustus 2020 11:00
Jakarta: Drama Korea (drakor) It's Okay to Not Be Okay menggambarkan perempuan dengan gangguan kepribadian antisosial bernama Ko Moon-young. Sesuai dengan ceritanya, gangguan ini bisa muncul karena faktor keturunan.
 
Dikutip dari Psychology Today, gangguan kepribadian antisosial membuat orang secara konsisten mengabaikan dan melanggar hak orang lain di sekitar mereka. 
 
Mereka menunjukkan beberapa perilaku seperti mau melukai fisik atau emosional orang lain, tidak stabil dalam pekerjaan dan kehidupan rumah tangga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu mudah iritasi dan mudah melakukan agresi, kurangnya penyesalan, tidak bertanggung jawab secara konsisten, ceroboh, impulsif, dan curang.
 
Penyebab pasti dari kelainan tersebut tidak diketahui. Ini bisa terjadi karena faktor lingkungan dan genetik.

1. Faktor genetik

Faktor genetik adalah faktor yang perlu dipertimbangkan karena gangguan ini lebih banyak muncul pada anak dengan orang tua yang memang sudah memiliki karakteristik antisosial. Dalam drakor ini, terlihat jelas bahwa ibu kandung Ko Moon-young adalah seorang psikopat.
 

(Salah satu adegan Ko Moon-young dengan Moon Gang-tae di Drakor It’s Okay to Not Be Okay. Foto: Dok. Instagram Seo Yeji/@komoon_young)

2. Faktor lingkungan

Faktor lingkungan juga dapat berperan, anak cenderung akan meneladani orang tuanya. Mereka akan melihat apa yang dibuat dan diajarkan oleh orang tuanya. Oleh karena itu, gangguan kecenderungan antisosial lebih mungkin dikembangkan. 
 
Seperti yang dinarasikan dalam drakor tersebut, Ko Moon-young terus diajarkan untuk menjadi sosok yang dingin dan impulsif oleh sang ibu dari kecil. 

3. Pengobatan

Gangguan kepribadian antisosial merupakan salah satu gangguan kepribadian yang paling sulit diobati. Individu jarang mencari pengobatan sendiri. Tidak ada pengobatan yang diindikasikan dengan jelas untuk gangguan kepribadian antisosial. 
 
Menurut penulis Psychology Today, baru-baru ini obat antipsikotik clozapine telah menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam memperbaiki gejala di antara pria dengan gangguan kepribadian antisosial. Namun perlu konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum melakukan berbagai hal. 
 
(TIN)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif