Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

Ini Perbedaan Antiseptik dengan Disinfektan, dan Sasaran Penggunaannya

Rona Virus Korona virus corona covid-19 disinfektan
Atalya Puspa • 30 Maret 2020 14:48
Jakarta: Antiseptik dan disinfektan sama-sama menjadi 'senjata' pembasmi virus korona atau covid-19. Keduanya kerap diburu oleh masyarakat yang tak mau mengidap virus yang lahir melalui kontak antar manusia.
 
Ketua Tim Pakar Gugus Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengungkapkan beberapa perbedaan yang signifikan, antara cairan antiseptik dan disinfektan. Menurut Wiku, Antiseptik merupakan senyawa kimia yang berfungsi menghambat atau memperlambat pertumbuhan mikrooogrnaisme hidup di permukaan tubuh manusia.
 
"Antiseptik digunakan untuk cuci tangan, membersihkan luka, dan mengobati infeksi rongga mulut. Antiseptik bisa berbentuk batang, atau cair," kata Wiku dalam telekonfrensi di Graha BNPB, Jakarta, Senin 30 Maret.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dalam rangka pencegahan Covid-19, antiseptik mulai bentuk batang hingga handsanitizer dapat digunakan. Namun dengan penggunaan tidak berlebihan agar tidak menyebabkan iritasi kulit," tambahnya.
 
Sedangkan, disinfektan merupakan bahan kimia yang digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran virus atau kuman. Tepatnya menyasar ke permukaan benda mati seperti lantai, meja, alat-alat kesehatan, dan sebagainya.
 
Cairan isinfektan juga tidak bisa digunakan untuk manusia. Sebab berpotensi menimbulkan iritasi pada kulit.
 
"Dalam pencegahan Covid-19, sebaiknya juga tidak dilakukan secara berlebihan seperti fogging karena bisa menimbulkan iritasi kulit, mata, dan pernafasan," ungkapnya.
 
"Penggunaan antiseptik dan disinfektan dapat diganti dengan banyak mencuci tangan, dan mencuci pakaian dengan sabun," tandasnya.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif