Jakarta: Sulit untuk orang awam membedakan psikopat dan sosiopat mengingat banyak kesamaan pada tingkah lakunya. Melansir dari WebMd, walaupun psikopat dan sosiopat sama-sama memiliki perasaan yang buruk dan tidak bisa memahami perasaan orang lain. Psikopat dan sosiopat memiliki perbedaan mendasar. Berikut penjelasannya.
Hati nurani
Perbedaan pertama pada psikopat dan sosiopat adalah soal hati nurani. Sebuah suara hati yang membuat Anda tahu melakukan suatu hal yang benar atau salah.Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Seorang psikolog di Pusat Perawatan Kesehatan Mental Sacramento, L. Michael Tompkins, EdD menyatakan bahwa seorang psikopat tidak memiliki hati Nurani. Ketika dia melakukan tindakan yang buruk, tidak ada perasaan apapun yang muncul.
Sementara itu, sosiopat masih memiliki hati nurani. Ketika dia melakukan hal buruk seperti berbohong, dia tahu bahwa tindakan tersebut tidak benar dan merasa menyesal. Namun, hati nurani tersebut tetap tidak mampu menghentikan perilaku buruknya.
(Baca juga: Enam Tanda Kekasih Anda Seorang Sosiopat)
.jpg)
(Seorang psikolog di Pusat Perawatan Kesehatan Mental Sacramento, L. Michael Tompkins, EdD menyatakan bahwa seorang psikopat tidak memiliki hati Nurani. Ketika dia melakukan tindakan yang buruk, tidak ada perasaan apapun yang muncul. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Hati dingin dan kepala panas
Perbedaan kedua adalah psikopat berhati dingin dan sosiopat berkepala panas. Mengidentifikasi seorang psikopat bukanlah hal yang mudah karena dia begitu pintar, menawan, dan pandai berpura-pura.Dia bisa terlihat prihatin dengan keadaan Anda, namun sesungguhnya dia tidak peduli sama sekali.
"Mereka adalah aktor-aktor terampil yang memiliki misi tunggal untuk memanipulasi orang demi keuntungan pribadi," kata Tompkins.
Mereka dengan hati-hati merencanakan gerakan mereka dan menggunakan agresi secara terencana untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Psikopat berhati dingin.
Berbeda dengan psikopat, seorang sosiopat tidak bisa melakukan permainan tadi. Sosiopat tidak tertarik pada siapa pun melainkan dirinya sendiri. Mereka juga suka menyalahkan orang lain ketika mereka salah.
Beberapa ahli melihat sosiopat sebagai berkepala panas karena dia bertindak seenaknya saja tanpa memikirkan dampak yang diberikan pada orang lain.
Mereka tidak selalu melakukan kekerasan fisik
Psikopat dan soiopat sama-sama tidak memiliki empati pada orang lain. Namun, bukan berarti mereka selalu melakukan kekerasan fisik yang biasa digambarkan di film-film atau buku cerita. Sebagian besar psikopat dan sosiopat tidak melakukannya.Kebanyakan dari mereka justru melakukan manipulasi untuk mendapatkan yang mereka mau. Namun, tidak menutup kemungkinan psikopat dan sosiopat akan melakukan kekerasan fisik sewaktu-waktu bila baginya dibutuhkan.
Dari penjelasan tersebut psikopat dan sosiopat pada dasarnya sangat berbeda. Anda harus lebih berhati-hati dalam mengidentifikasi orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
