Ilustrasi-(Foto:BBC.co.uk)
Ilustrasi-(Foto:BBC.co.uk)

Manfaat Kompetisi dan Persaingan Sehat pada Anak

Rona psikologi anak
Anda Nurlaila • 03 Agustus 2019 09:05
Sedikit kompetisi sehat baik untuk perkembangan anak.Kegiatan kompetisi juga membantu anak mengembangkan keterampilan.
 

Jakarta: Bagi sebagian orang tua, kompetisi dan persaingan merupakan kata kotor yang harus dihindari. Di satu sisi, banyak orang tua mendorong anak untuk menjadi yang terbaik tapi orang tua sering melindungi anak dari stres dan kekecewaan ketika tidak berhasil. 
 
Banyak ibu dan ayah yang bermaksud baik dengan mengatakan semua orang sebagai pemenang atau bahkan menghindari situasi kompetitif sama sekali.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pakar perkembangan anak dan neuropsikolog pediatrik Timothy Gunn menunjukkan bahwa sedikit kompetisi sehat baik untuk perkembangan anak. Selain memberi pengalaman akan menang dan kalah, kegiatan kompetisi membantu anak mengembangkan keterampilan. Termasuk empati dan keuletan yang dapat digunakan hingga dewasa. 
 
"Persaingan membantu anak-anak belajar bahwa tidak selalu yang terbaik atau paling cerdas yang berhasil, tetapi lebih baik mereka yang bekerja keras dan terus melakukannya," katanya seperti dikutip dari  Health. 
 
Terlebih lagi, katanya, anak-anak yang terlibat dalam kompetisi mengembangkan keterampilan sosial yang kritis melalui interaksi dengan anak-anak lain. "Anak belajar nilai kerja keras dan mengembangkan harga diri dan ketangguhan diri."
 
Kelebihan lain dari persaingan sehat adalah anak belajar menjadi bagian tim. "Banyak permainan kooperatif mengajarkan anak-anak untuk memecahkan masalah sebagai tim dan membantu mereka mempelajari keterampilan seumur hidup bekerja untuk kebaikan bersama," kata Ronda Klosterman, seorang guru pendidikan jasmani di Sekolah Dasar St. Joseph di Long Beach, California.
 
Kuncinya adalah memastikan kompetisi konstruktif. Jika anak-anak Anda terlibat dalam kompetisi yang sehat, mereka dapat:
 
1, Meminta berpartisipasi dalam kegiatan lagi
 
2. Menang dan kalah dengan anggun
 
3. mempelajari keterampilan baru dan ingin memperbaiki diri
 
4. mengalami peningkatan harga diri
 

Sebaliknya, persaingan tidak sehat menyebabkan anak:
 
1. Menolak partisipasi dalam kegiatan
 
2. Memalsukan penyakit untuk menghindari aktivitas
 
3. Menunjukkan tanda-tanda depresi, kegelisahan, sulit tidur, atau kehilangan nafsu makan.
 
"Kebanyakan anak yang kompetitif mengalami kecemasan sebelum pertandingan besar (atau ujian), tetapi mereka tidak boleh terus-menerus khawatir  karena dapat mempengaruhi area lain dalam hidup mereka," Dr. Gunn memperingatkan.
 
Mendorong persaingan sehat
 
Gagal atau tidak meraih hadiah utama tidak mudah bagi siapa pun. Tapi, orang tua dapat membantu anak berpikir positif tentang persaingan. Sebagai permulaan, bantu anak memahami prestasi bukan hanya menjadi pemenang, tetapi menetapkan tujuan pada sesuatu yang mereka pikirkan dan ingin  dicapai. Dukung anak melalui tantangan dan perkuat pesan bahwa tidak apa-apa mengalami kekalahan selama mereka belajar dari pengalaman. 
 
Hal penting lainnya adalah perubahan persepsi. "Saya percaya bahwa bagian dari mengembangkan kompetisi yang sehat adalah bahwa anak-anak mempelajari bahwa pesaing mereka yang paling penting adalah diri mereka sendiri," kata Dr. Gunn. 
 
Misalnya, saat anak kalah dalam lomba lari. Alih-alih menekankan pada waktu paling lambat yang dicapai anak, alihkan fokus anak untuk mengalahkan waktu terakhirnya. 
 
"Ajari anak untuk tidak khawatir tentang seberapa cepat anak-anak lain. Tetapkan waktu bagi anak untuk menyelesaikan jarak tertentu, sehingga sudut pandangnya berubah dari bersaing melawan anak-anak lain menjadi bersaing dengan penampilannya sendiri," katanya.
 
Sehingga anak beralih dari mengalami kegagalan menjadi mengalami kesuksesan, dan terus ikut pertandingan meski anak sering berada di urutan  terakhir.
 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(YDH)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif