Ketika bayi tertidur di dada Anda, usahakan Anda tetap terjaga (Foto: Pixabay)
Ketika bayi tertidur di dada Anda, usahakan Anda tetap terjaga (Foto: Pixabay)

Hal yang Perlu Diketahui ketika Menggendong Bayi di Dada

Rona tumbuh kembang bayi
Raka Lestari • 11 September 2019 12:03
Jakarta: Menggendong bayi, terutama yang baru lahir merupakan hal yang penting sekali untuk diperhatikan oleh orang tua dan juga orang-orang di sekitarnya. Hal ini karena bayi yang baru lahir cenderung masih lemah sehingga mereka perlu diperlakukan secara khusus.
 
Salah satu cara menggendong bayi yang sering dilakukan adalah dengan menggendongnya di dada. Namun apakah cara itu aman bagi bayi yang baru lahir?
 
"Tidak apa-apa membiarkan bayi yang baru lahir tidur di dada Anda selama Anda tidak tertidur juga," ujar Jean Moorjani, M.D., dokter anak di Orlando Health Arnold Palmer Hospital for Children, kepada Romper.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jika Anda tidak mengantuk, boleh-boleh saja menggendong mereka di dada. Akan tetapi jika Anda mulai mengantuk, sebaiknya taruh bayi di tempat tidur atau keranjang mereka," terangnya.
 
Ketika Anda tertidur juga, bayi Anda yang tertidur di dada bisa berada dalam situasi yang berbahaya. Seperti yang mungkin Anda sadari, American Academy of Pediatrics memperingatkan agar tidak tidur bersama karena meningkatnya risiko sudden infant death syndrome (SIDS).
 
"Bayi yang tidur di ranjang yang sama dengan orang tua mereka berisiko SIDS, mati lemas, atau tercekik. Orang tua bisa saja menindih bayi mereka saat tidur atau bayi bisa saja terjerat dalam selimut atau sprei," menurut HealthyChildren.org.
 
Meskipun memang, semakin banyak waktu yang Anda habiskan untuk menggendong dan memeluk bayi Anda maka semakin baik. Menurut Cleveland Clinic, kontak dari kulit ke kulit antara orang tua dan anak dapat meningkatkan ikatan, perasaan aman, dan bahkan meningkatkan perkembangan otak. Tidur di dada orang tua yang terjaga dapat membantu bayi merasa lebih tenang juga.
 
Penelitian yang dilakukan oleh Dr Nils Bergman, seorang dokter anak di Universitas Cape Town di Afrika Selatan dan penggiat gerakan "Kangaroo Mother Care" menemukan bahwa, detak jantung bayi tiga kali lebih cepat ketika mereka tidur di ranjang mereka, dibandingkan dengan tidur di dada ibu mereka. Alasan lain mengapa bayi suka tidur di dada Anda adalah karena suara detak jantung Anda.
 
"Suara detak jantung Anda mirip seperti suasana di dalam rahim Anda di mana denyut nadi ibu adalah suara utama dan konstan yang didengar bayi," tutup Nicole Porter, Ph.D., seorang spesialis tidur.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif