Hingga lima bulanan, bayi memang hanya bisa mengonsumsi makanan cair saja. Seperti Air Susu IBU (ASI) atau susu formula fortikasi Fe. (Foto Ilustrasi: Dave Clubb/Unsplash)
Hingga lima bulanan, bayi memang hanya bisa mengonsumsi makanan cair saja. Seperti Air Susu IBU (ASI) atau susu formula fortikasi Fe. (Foto Ilustrasi: Dave Clubb/Unsplash)

Mitos dan Fakta Seputar Pemberian MPASI

Rona mpasi
Kumara Anggita • 30 Mei 2019 19:11
Saat menginjak usia enam bulan, ASI sudah tidak mencukupi energi lagi. Untuk itu, kekurangan kalori tersebut harus didapat melalui MPASI.
 
Jakarta:
Saking sayangnya dengan buah hati, orang tua mencari dan menerima segala jenis informasi terkait dengannya. Ironisnya, informasi yang tersebar tidak semuanya benar dan hanya membawa petaka saja.
 
Ini termasuk mitos-mitos mengenai pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI). Kesalahan dalam MPASI pada periode 1000 hari pertama kehidupan dapat merusak masa depan si kecil.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Anak yang sudah cukup usia, siap secara fisik dan mental, mulai bisa diperkenalkan dengan MPASI yang nutrisi, frekuensi, tekstur, hingga porsinya harus disesuaikan dengan kebutuhan anak," kata Dokter Spesialis Anak Konsultan Nutrisi dan Penyakit Metablolik, Dr. Frieda Handayani, SpA(K).
 
"Kriteria ini juga ditetapkan pada panduan MPASI oleh WHO. Kesalahan dalam pemberian MPASI dapat berujung pada kesulitan makan pada anak dan kondisi malnutrisi, seperti stunting,” lanjut Dr. Frieda.
 
Untuk itu jangan sampai Anda kecolongan. Berikut cek mitos fakta oleh Dokter Frieda:

-Baby lead weaning atau makan sendiri

Seiring bertumbuhnya buah hati, dia jadi mulai makan-makan sendiri. Awalnya, menurut informasi yang beredar ini adalah hal yang sah-sah saja. Namun ternyata ini adalah mitos. Faktanya bayi tidak boleh makan sendiri tanpa supervisi dan pengaturan dari orang tua. Jangan sampai bayi mengonsumsi hal-hal yang belum bisa dicernanya dengan baik.

-MPASI harus diberikan secepatnya

Ini adalah sebuah mitos karena sesungguhnya MPASI tidak bisa diberikan di sembarang waktu. Ada tips dan waktu yang tepat untuk mengenalkan MPASI pada bayi.
 
Untuk anak berusia nol hingga lima bulan, para orang tua seharusnya hanya memberikan makanan cair saja seperti Air Susu IBU (ASI) atau susu formula fortikasi Fe. Ini karena kemampuan bayi masih terbatas. 
 
Sementara orang tua bisa memberikan tambahan makanan saring atau halus fortifikasi. Seperti bubur sereal, kentang murni, labu, ubi, buah pada anak berusia empat hingga enam bulan.

-MPASI bagus dengan satu pilihan saja

Katanya bagus jika bayi diberikan MPASI satu pilihan saja. Misalnya murni beras bayam atau bubur saring beras merah. Ternyata ini tidak berlaku untuk setiap hari.
 
Menurut WHO menu dengan satu pilihan saja hanya boleh diterapkan satu hingga tiga hari. Ini dilakukan untuk pengenalan rasa. Pada hari berikutnya, orang tua bisa menambahkan dengan elemen lain seperti protein, karbohidrat vitamin dan lain-lain.

-MPASI harus diawalin dengan buah dan sayur

Ini adalah sebuah mitos karena MPASI yang benar diawali dengan serelia dan daging.

-ASI adalah konsumsi terbaik untuk bayi

Hingga lima bulanan, bayi memang hanya bisa mengonsumsi makanan cair saja. Seperti Air Susu IBU (ASI) atau susu formula fortikasi Fe.
 
Ketika menginjak usia enam bulan, ASI ini sudah tidak mencukupi energi lagi. Karena itu, kekurangan kalori tersebut harus didapat melalui MPASI. Jangan sampai anak kekurangan nutrisi pada masa ini karena dia dalam proses pertumbuhan.
 
“Perkembangan otak kenapa penting karena waktu tidak bisa mundur. Sebaik mungkin harus memberikan nutrisi terbaik untuk otak. Perkembangan penglihatan dan telinga dimulai ssjak dalam kandungan dan meningkat di usia tiga hingga empat bulan dan menurun sejak anak usia 5 tahun. Fungsi kognitif atau kecerdasan harus dipenuhi di awal kehidupan krn puncaknya paling 1 tahun,” katanya.
 
Itulah fakta-fakta yang perlu Anda ingat untuk menghindari Anda salah kaprah dalam membesarkan buah hati. Carilah sumber yang terpercaya sebelum memercayai segala informasi yang beredar saat ini.
 
Cerdas Menjaga Tumbuh Kembang Si Kecil

 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif