Seperti orang dewasa, anak juga perlu mempraktikan perilaku sopan dalam situasi sosial. (Foto: Emma Bauso/Pexels)
Seperti orang dewasa, anak juga perlu mempraktikan perilaku sopan dalam situasi sosial. (Foto: Emma Bauso/Pexels)

Jangan Paksa Anak Selalu Bersikap Ramah, Ini Alasannya

Rona tumbuh kembang anak
Anda Nurlaila • 30 Juni 2019 13:09
Banyak hal yang diajarkan pada anak saat otonomi tubuh mereka tidak dilibatkan. Kewajiban orang tua saat anak bertemu hal-hal baru di antaranya, membantu anak merasa nyaman dengan interaksi dengan orang baru. Seperti memeluk dan mencium.
 
Jakarta: Setiap anak diberkahi dengan sifat dan karakter yang berbeda. Ada anak yang cepat beradaptasi dan mudah bergaul dengan orang, bahkan dengan yang baru ia kenal. Ada pula yang sangat sulit menjalin pertemanan dan pemalu saat bertemu orang baru.
 
Saat berlibur misalnya, anak akan berada di ruang publik lebih banyak dan lebih sering daripada biasanya. Anak akan bertemu teman, keluarga, dan kenalan yang belum mereka kenal dalam pesta atau pada acara keluarga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kewajiban orang tua saat anak bertemu hal-hal baru di antaranya, membantu anak merasa nyaman dengan interaksi dengan orang baru. Seperti mengucapkan salam, memeluk, dan mencium.
 
Tanyakan pada anak apakah mereka mau memeluk dan mencium seseorang yang ditemuinya. Misalnya anggota keluarga yang baru bertemu. Sebab, bertanya kesediaan pada anak balita 3 tahun maupun remaja 13 tahun sama pentingnya. Hal ini menyangkut otonomi tubuh anak.
 
"Kasih sayang harus diberikan secara bebas tapi juga tidak memberikannya secara bebas," kata Pendidik seksual Airial Clark kepada Parents.
 
Membujuk anak balita untuk mencium pipi teman atau keluarga memang tampak tidak berbahaya. Banyak hal yang diajarkan pada anak saat otonomi tubuh mereka tidak dilibatkan.
 
"Salah satunya, kasih sayang atau kenyamanan tubuh lebih penting daripada perasaan memberikan tindakan itu," katanya.
 
Jika anak menolak memberi ciuman atau pelukan, hormati otonomi tubuh anak. Dorong anak memilih apa yang terasa baik bagi mereka, saat mengucap salam atau selamat tinggal.
 
Jangan Paksa Anak Selalu Bersikap Ramah, Ini Alasannya
 
Contoh, berikan alternatif jika anak enggan memberi pelukan. Katakan pada anak apakah ia mau mengucapkan salam, berjabat tangan, atau melambaikan tangan dan ciuman jauh saat berpamitan pulang.  
 
"Biasakan bertanya pada anak sebelum memeluk seseorang. Jika Anda bertanya kepada mereka apakah tidak apa-apa sebelum Anda memeluk mereka, itu akan membantu mereka belajar," jelas Clark.
 
Anak yang sejak dini mengetahui pentingnya tubuh dan perasaan mereka akan kasih sayang kepada orang lain, akan membawa nilai-nilai ini hingga besar. Anak mampu menolak tindakan kasih sayang yang tidak disukai dan diinginkan dalam kondisi apapun. Dan seberapa besar tekanan pun yang dia peroleh.
 
Seperti orang dewasa, anak juga perlu mempraktikan perilaku sopan dalam situasi sosial. Misal mengantar tamu ke pintu dan mengucap selamat tinggal. Berterima kasih setelah dijamu di rumah orang lain.
 
Anak juga dapat belajar menolak permintaan yang tidak dia inginkan tanpa bertindak kasar. Orang tua juga perlu mengingatkan orang dewasa seperti Kakek dan Nenek.
 
"Orang dewasa harus mampu menangani penolakan. Beban tidak perlu diletakkan pada seorang anak untuk membuat orang dewasa merasa lebih baik. Jika orangtua membuat otonomi tubuh normal, orang lain akan menyesuaikan diri dengan standar normal baru tersebut," tandas Clark.
 
Cerdas Menjaga Tumbuh Kembang Si Kecil

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(FIR)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif