FAMILY
Pas Liat Kulit Kepala Anak Ketombean Langsung Lakuin Ini Biar Satset Bersihnya
Yatin Suleha
Selasa 31 Maret 2026 / 16:11
- Ketombe pada anak memang tidak terlalu sering terjadi, tetapi kondisi ini tetap bisa muncul
- Sebelum mencoba berbagai cara untuk mengatasinya, penting memastikan bahwa serpihan pada kulit kepala benar-benar ketombe.
- Begini cara menghilangkan ketombe di kepala anak.
Jakarta: Ketombe pada anak memang tidak terlalu sering terjadi, tetapi kondisi ini tetap bisa muncul dan membuat kulit kepala, terlihat bersisik atau penuh serpihan putih.
Selain mengganggu penampilan, ketombe juga kadang membuat kulit kepala terasa gatal, sehingga anak sering menggaruk rambutnya.
Sebelum mencoba berbagai cara untuk mengatasinya, penting memastikan bahwa serpihan pada kulit kepala benar-benar ketombe, bukan masalah lain seperti kurap, kutu rambut, atau kulit kepala yang terbakar matahari.
Jika penyebab lain sudah disingkirkan dan yang terjadi memang ketombe ringan, beberapa perawatan sederhana biasanya sudah cukup membantu, untuk mengurangi serpihan dan menjaga kulit kepala tetap sehat.
.jpg)
(Anak-anak bisa berketombe salah satu penyebabnya bisa karena dermatitis seboroik. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Jika ketombe yang muncul masih tergolong ringan, dilansir dari BabyCenter, beberapa langkah sederhana berikut, dapat membantu mengurangi serpihan pada kulit kepala.
Menyisir rambut sebelum mencuci rambut dapat membantu melepaskan serpihan kulit, yang menempel di kulit kepala sehingga lebih mudah dibersihkan saat keramas.
Keramas setiap hari menggunakan sampo yang lembut, dapat membantu membersihkan serpihan kulit dan minyak berlebih pada kulit kepala.
Jika sampo biasa tidak cukup membantu, sampo antijamur yang mengandung selenium sulfida atau zinc pyrithione, bisa dicoba untuk mengurangi ketombe.
Jika ketombe masih belum berkurang, sampo yang mengandung asam salisilat dapat menjadi pilihan berikutnya. Sebaiknya berkonsultasi dengan apoteker atau tenaga medis, untuk memastikan produk tersebut aman digunakan sesuai usia anak.
Sampo antijamur atau sampo obat perlu digunakan sesuai petunjuk agar hasilnya maksimal. Pada hari lain, penggunaan sampo lembut tetap dapat dilakukan hingga kondisi kulit kepala membaik.
Produk seperti kondisioner yang terlalu berminyak atau produk penata rambut, dapat membuat ketombe semakin parah, sehingga sebaiknya dihindari sementara waktu.
Pada beberapa kasus yang lebih berat, dokter mungkin akan meresepkan sampo antijamur khusus, untuk membantu mengatasi ketombe dengan lebih efektif.
Karena ketombe jarang terjadi pada anak kecil, pemeriksaan oleh dokter dapat menjadi langkah yang baik, terutama jika muncul beberapa gejala berikut:
• Rasa gatal yang sangat mengganggu
• Kulit kepala terlihat sangat merah
• Muncul sisik tebal pada kulit kepala
• Terdapat cairan yang keluar dari kulit kepala
Gejala tersebut bisa menandakan kondisi lain, yang berbeda dari ketombe dan memerlukan penanganan khusus. Misalnya pada kurap di kulit kepala, anak biasanya memerlukan obat antijamur untuk menghilangkan infeksi yang terjadi.
Memerhatikan kondisi kulit kepala secara rutin, dapat membantu mengenali perubahan sejak dini, sehingga perawatan yang tepat bisa segera dilakukan.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Selain mengganggu penampilan, ketombe juga kadang membuat kulit kepala terasa gatal, sehingga anak sering menggaruk rambutnya.
Sebelum mencoba berbagai cara untuk mengatasinya, penting memastikan bahwa serpihan pada kulit kepala benar-benar ketombe, bukan masalah lain seperti kurap, kutu rambut, atau kulit kepala yang terbakar matahari.
Jika penyebab lain sudah disingkirkan dan yang terjadi memang ketombe ringan, beberapa perawatan sederhana biasanya sudah cukup membantu, untuk mengurangi serpihan dan menjaga kulit kepala tetap sehat.
Cara mengatasi ketombe pada anak
.jpg)
(Anak-anak bisa berketombe salah satu penyebabnya bisa karena dermatitis seboroik. Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)
Jika ketombe yang muncul masih tergolong ringan, dilansir dari BabyCenter, beberapa langkah sederhana berikut, dapat membantu mengurangi serpihan pada kulit kepala.
1. Menyisir rambut sebelum keramas
Menyisir rambut sebelum mencuci rambut dapat membantu melepaskan serpihan kulit, yang menempel di kulit kepala sehingga lebih mudah dibersihkan saat keramas.
2. Mencuci rambut secara rutin dengan sampo lembut
Keramas setiap hari menggunakan sampo yang lembut, dapat membantu membersihkan serpihan kulit dan minyak berlebih pada kulit kepala.
3. Menggunakan sampo antijamur yang dijual bebas
Jika sampo biasa tidak cukup membantu, sampo antijamur yang mengandung selenium sulfida atau zinc pyrithione, bisa dicoba untuk mengurangi ketombe.
4. Menggunakan sampo obat khusus ketombe
Jika ketombe masih belum berkurang, sampo yang mengandung asam salisilat dapat menjadi pilihan berikutnya. Sebaiknya berkonsultasi dengan apoteker atau tenaga medis, untuk memastikan produk tersebut aman digunakan sesuai usia anak.
5. Menggunakan sampo sesuai petunjuk pemakaian
Sampo antijamur atau sampo obat perlu digunakan sesuai petunjuk agar hasilnya maksimal. Pada hari lain, penggunaan sampo lembut tetap dapat dilakukan hingga kondisi kulit kepala membaik.
6. Menghindari produk rambut yang berminyak
Produk seperti kondisioner yang terlalu berminyak atau produk penata rambut, dapat membuat ketombe semakin parah, sehingga sebaiknya dihindari sementara waktu.
Pada beberapa kasus yang lebih berat, dokter mungkin akan meresepkan sampo antijamur khusus, untuk membantu mengatasi ketombe dengan lebih efektif.
Kapan perlu memeriksakan anak ke dokter?
Karena ketombe jarang terjadi pada anak kecil, pemeriksaan oleh dokter dapat menjadi langkah yang baik, terutama jika muncul beberapa gejala berikut:
• Rasa gatal yang sangat mengganggu
• Kulit kepala terlihat sangat merah
• Muncul sisik tebal pada kulit kepala
• Terdapat cairan yang keluar dari kulit kepala
Gejala tersebut bisa menandakan kondisi lain, yang berbeda dari ketombe dan memerlukan penanganan khusus. Misalnya pada kurap di kulit kepala, anak biasanya memerlukan obat antijamur untuk menghilangkan infeksi yang terjadi.
Memerhatikan kondisi kulit kepala secara rutin, dapat membantu mengenali perubahan sejak dini, sehingga perawatan yang tepat bisa segera dilakukan.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)