FAMILY

Setop Panik Pas Liat Anak Duduk Posisi 'W', Ini Penjelasan Medis yang Bikin Kamu Tenang

Yatin Suleha
Selasa 31 Maret 2026 / 15:55
Ringkasnya gini..
  • Posisi duduk “W” sering jadi perhatian banyak orang tua, karena dianggap bisa memengaruhi perkembangan tulang anak.
  • Posisi “W” adalah cara duduk di mana anak bertumpu pada bokong dengan kedua lutut ditekuk ke depan.
  • Pada banyak anak, posisi ini terasa nyaman karena bentuk tulang paha, yang sedikit mengarah ke dalam.
Jakarta: Posisi duduk “W” sering jadi perhatian banyak orang tua, karena dianggap bisa memengaruhi perkembangan tulang anak. Padahal, posisi ini termasuk salah satu cara duduk yang umum dilakukan anak-anak, terutama saat bermain di lantai. 

Posisi “W” adalah cara duduk di mana anak bertumpu pada bokong dengan kedua lutut ditekuk ke depan, sementara kaki terbuka ke samping mengikuti garis pinggul, hingga membentuk huruf “W” jika dilihat dari atas. Posisi ini sering dipilih karena terasa stabil, dan membuat anak lebih mudah bergerak saat bermain.

Pada banyak anak, posisi ini terasa nyaman karena bentuk tulang paha, yang sedikit mengarah ke dalam (anteversi femoral), yang memang umum terjadi pada masa pertumbuhan.
   

Dari mana asal kekhawatiran tentang duduk ‘W’


Dilansir dari Parents, kekhawatiran tentang posisi duduk “W” berasal dari pandangan lama di dunia ortopedi, pada era 1960-an hingga 1970-an. 

Saat itu, para ahli menganggap bahwa kebiasaan berjalan dengan jari kaki mengarah ke dalam, disebabkan oleh masalah otot atau jaringan lunak.

Menurut Greg Hahn, MD, pemikiran tersebut mendorong orang tua untuk melarang posisi duduk seperti “W”, agar otot tidak terus meregang dan memperparah kondisi tersebut.


(Terlalu lama anak duduk dengan posisi "W" dikhawatirkan beririko pigeon toes, yaitu Kaki cenderung berbentuk X atau mengarah ke dalam saat berdiri/berjalan. Foto: Dok. Ilustrasi Emma Darvick/Parents)

Namun, penelitian sejak tahun 1980-an oleh Lynn Staheli, MD, menunjukkan bahwa kondisi tersebut merupakan variasi normal pada anak. Banyak kasus akan membaik dengan sendirinya, tanpa perlu penanganan khusus.

Selain itu, pola berjalan manusia pada dasarnya tidak selalu lurus sempurna. Banyak yang sedikit mengarah ke dalam atau ke luar, dan hal ini lebih terlihat pada anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.
 

Dampak sebenarnya dari posisi ‘W’


Berdasarkan penelitian terbaru, posisi duduk “W” tidak terbukti menyebabkan gangguan serius dalam jangka panjang. Bahkan menurut Greg Hahn, MD, posisi ini tidak perlu dikhawatirkan. Tidak ada bukti kuat, yang mengaitkan posisi ini dengan masalah seperti osteoartritis. 

Selain itu, “penelitian oleh International Hip Dysplasia Institute dan lembaga lain, menunjukkan bahwa peningkatan anteversi femur tidak menyebabkan dislokasi pinggul dan tidak merusak sendi pinggul,” kata Charles T. Price, MD dari International Hip Dysplasia Institute.
 
Dr. Price juga menambahkan, bahwa posisi ini justru terasa nyaman bagi sebagian anak dan tidak perlu dilarang. “Koreksi spontan terjadi seiring pertumbuhan pada hampir semua kasus,” katanya.

Seiring bertambahnya usia, kebiasaan ini biasanya akan berkurang dengan sendirinya, dan sebagian besar anak tetap tumbuh dengan normal, tanpa gangguan pada tulang atau postur tubuh.


Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH