FAMILY

LapakMain Corner di RPTRA Tunas Muda: Ruang Aman Anak di Era Digital

Yatin Suleha
Rabu 05 Agustus 2026 / 23:57
Ringkasnya gini..
  • Pemprov DKI Jakarta lagi gaspol nyediain tempat seru buat anak-anak biar bisa belajar, main, dan tumbuh sehat di tengah gempuran era digital.
  • Salah satunya dibukain LapakMain Corner di RPTRA Tunas Muda, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
  • Tujuannya jelas banget, yaitu nyediain ruang publik yang asyik dan aman buat mendukung tumbuh kembang anak di era digital sekarang ini.
Jakarta: Pemprov DKI Jakarta lagi gaspol nyediain tempat seru buat anak-anak biar bisa belajar, main, dan tumbuh sehat di tengah gempuran era digital. 

Salah satunya dibukain LapakMain Corner di RPTRA Tunas Muda, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang resmi diresmiin hari Selasa (4/8).

Acara peresmiannya dihadiri langsung sama Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, Dwi Oktavia. Nggak cuma itu, hadir juga Kepala BPSDM Komdigi RI Bonifasius Wahyu Pudjianto, Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Firmanuddin Ibrahim, plus jajaran petinggi PT Bukalapak.com Tbk.
 
Usut punya usut, LapakMain Corner ini adalah hasil kolaborasi epik antara Lapakgaming dan Bukalapak bareng Kementerian Komdigi RI sama Pemprov DKI

Tujuannya jelas banget, yaitu nyediain ruang publik yang asyik dan aman buat mendukung tumbuh kembang anak di era digital sekarang ini.

Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, Dwi Oktavia, juga sempat spill kalau urusan ngelindungin anak di era digital ini enggak bisa kalau cuma dikerjain pemerintah sendirian. 

Butuh kerja sama dan kolaborasi solid dari semua pihak biar tercipta lingkungan yang aman sekaligus suportif buat anak-anak.

"Di tengah pesatnya perkembangan teknologi yang membuat anak semakin akrab dengan gawai, kehadiran LapakMain Corner di RPTRA menjadi sangat penting."

"Fasilitas ini memberikan ruang bagi anak untuk tetap berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar sehingga tercipta keseimbangan antara dunia digital dan kehidupan nyata. Kami mengapresiasi Lapakgaming yang turut memperkuat fungsi RPTRA dalam membangun literasi digital sejak dini," tuturnya seperti dilansir dari laman resmi Pemprov DKI Jakarta.

Menurut Dwi, ruang bermain ini bukan cuma tempat buat seru-seruan doang, tapi juga jembatan penting buat anak-anak belajar, ngembangin kreativitas, ngebangun karakter, dan melatih cara bersosialisasi. 

Makanya, LapakMain Corner ini diharapkan bisa jadi percontohan keren buat ditiru sama RPTRA lain di Jakarta!


(LapakMain Corner di RPTRA Tunas Muda wujudkan kota ramah anak. Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta)

Di sisi lain, ia juga ngingetin kalau anak-anak sekarang tuh lagi menghadapi banyak banget tantangan di dunia digital—mulai dari cyberbullying, paparan konten dewasa, pencurian data, sampai kecanduan gadget. 

Nah, kehadiran ruang publik kayak gini jadi solusi pas banget biar mereka bisa balik aktif baca buku, main bareng, dan interaksi langsung secara nyata.

"Membangun kota ramah anak tidak cukup hanya dengan menyediakan infrastruktur. Yang lebih penting adalah menghadirkan lingkungan yang aman, mendukung kreativitas, dan memberi kesempatan kepada setiap anak untuk tumbuh sesuai potensinya."

"Kami juga mengajak orang tua untuk terus mendampingi anak menggunakan teknologi secara bijak, beretika, dan memanfaatkannya untuk hal-hal yang positif," tambah Dwi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPSDM Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Bonifasius Wahyu Pudjianto, mengatakan perlindungan anak di ruang digital merupakan tanggung jawab bersama.

Menurutnya, Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) menjadi landasan penting dalam membangun ekosistem digital yang lebih aman bagi anak, termasuk melalui pengaturan kepemilikan akun media sosial sesuai usia.

Namun, ia menegaskan bahwa regulasi tidak akan berjalan optimal tanpa keterlibatan keluarga, sekolah, masyarakat, dan dunia usaha.

"Literasi digital bukan sekadar mengajarkan cara menggunakan teknologi, tetapi juga membangun kesadaran, karakter, dan kemampuan memanfaatkan teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. Kolaborasi multipihak seperti LapakMain Corner menjadi langkah nyata dalam menciptakan ruang yang aman, edukatif, dan mendukung tumbuh kembang anak," ujarnya.

Sementara itu, Plt. Direktur Utama PT Bukalapak.com Tbk, Natalia Firmansyah, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Kami percaya inovasi tidak hanya menghadirkan teknologi, tetapi juga memastikan teknologi memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui LapakMain Corner, kami berkomitmen mendukung literasi digital, perlindungan anak, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan," kata Natalia. 

"Kami mengajak pemerintah, dunia usaha, komunitas, sekolah, dan keluarga bersama-sama menciptakan ekosistem digital yang aman, sehat, dan produktif bagi generasi penerus bangsa," kata Natalia.
 
Fasilitasnya komplit banget. Dari buku bacaan, mainan edukatif, sampai sarana literasi digital buat ngajarin anak bijak pakai gadget.

Acara peresmiannya juga makin pecah berkat sesi dongeng, kelas parenting digital, layanan DARA (Digital Addiction Response Assistance) dari Komdigi dan lainnya.

Lewat kolaborasi keren ini, Pemprov DKI berharap makin banyak ruang publik aman yang siap nyetak generasi masa depan kreatif untuk wujudin Jakarta sebagai kota global ramah anak.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)

MOST SEARCH