FITNESS & HEALTH

Hasil CKG 2026 Ungkap, 1 Juta Warga yang Awalnya Sehat Kini Terdeteksi Hipertensi

Yatin Suleha
Rabu 05 Agustus 2026 / 23:58
Ringkasnya gini..
  • Kemenkes ngasih reminder penting nih buat kita semua buat rajin ikut program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
  • Imbauan ini muncul setelah mereka nemuin fakta yang cukup bikin kaget.
  • Ada sekitar 1 juta kasus baru hipertensi dari orang-orang yang tadinya, di tahun sebelumnya, dibilang sehat-sehat aja!
Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI ngasih reminder penting nih buat kita semua buat rajin ikut program Cek Kesehatan Gratis (CKG). 

Imbauan ini muncul setelah mereka nemuin fakta yang cukup bikin kaget: ada sekitar 1 juta kasus baru hipertensi dari orang-orang yang tadinya, di tahun sebelumnya, dibilang sehat-sehat aja!

Temuan ini dibongkar langsung dalam acara Media Briefing Evaluasi, Capaian, dan Langkah Strategis Program Cek Kesehatan Gratis di Kantor Kemenkes, Jakarta, pada Selasa (4/8). 
 
Data tersebut didapat dari hasil re-check alias pemeriksaan ulang ke 9,2 juta peserta CKG di tahun 2026 ini yang sebelumnya bersih dari tekanan darah tinggi (hipertensi).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga sempat ngejelasin kalau cek kesehatan berkala itu penting banget, Sayang. 

Tujuannya biar penyakit dan risiko tersembunyi bisa dideteksi sedini mungkin sebelum berubah jadi komplikasi yang fatal kayak stroke, penyakit jantung, sampai gagal ginjal!

“Melalui Cek Kesehatan Gratis, kita berharap penyakit dapat ditemukan lebih cepat sehingga segera ditangani. Jangan menunggu sampai muncul keluhan atau komplikasi,” ujar Menkes Budi. 

Ia menambahkan, sebagian besar penyakit tidak menular (PTM)—termasuk hipertensi dan diabetes—tidak menunjukkan gejala awal yang jelas.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Maria Endang Sumiwi menegaskan, status kesehatan seseorang bersifat dinamis. 


(Rutin Cek Kesehatan Gratis setiap tahun penting untuk deteksi dini penyakit. Foto: Dok. Birkom Kemenkes) 

Hasil pemeriksaan yang baik pada tahun lalu tidak menjamin seseorang bebas penyakit pada tahun berikutnya.

"Pesannya sederhana, lakukan Cek Kesehatan Gratis setiap tahun. Hasil pemeriksaan yang baik pada tahun lalu bukan berarti kondisi kesehatan kita tetap sama pada tahun ini," tutur Endang.

Selain kasus baru, Kemenkes mencatat dari 1,3 juta peserta CKG berstatus prehipertensi yang diperiksa ulang, sebanyak 247 ribu orang kini berstatus hipertensi. 

Pola serupa terjadi pada kasus diabetes: dari 8,3 juta peserta yang diperiksa ulang, 188 ribu orang terdeteksi mengalami diabetes baru, dan 16 ribu peserta prediabetes berkembang menjadi diabetes.

Namun, CKG juga mencatat dampak positif pengendalian penyakit. Dari 2,4 juta penderita hipertensi yang kembali memeriksakan diri, sebanyak 1,1 juta orang berhasil mengontrol tekanan darahnya ke rentang normal.

Hal serupa dialami 235 ribu penderita diabetes dari total 340 ribu orang yang menjalani pemantauan ulang.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menerangkan bahwa tahapan CKG selalu diawali dengan anamnesis—wawancara medis mendalam mengenai keluhan, riwayat penyakit, hingga faktor risiko peserta.
 
“Anamnesis membantu menentukan apakah seseorang memerlukan pemeriksaan lanjutan dan jenis layanan yang sesuai. Dengan begitu, penanganan dapat diberikan lebih tepat sasaran,” kata Dante.

Pakar kesehatan masyarakat dr. Iwan Ariawan menambahkan, keberhasilan CKG bertumpu pada tindak lanjut peserta. Hasil pemeriksaan harus direspons dengan perubahan gaya hidup, pengobatan rutin, atau rujukan medis.

Guna memperluas jangkauan, Kemenkes mendorong masyarakat memanfaatkan layanan CKG di Puskesmas terdekat serta mendukung pemeriksaan kesehatan berkala bagi anak-anak di lingkungan sekolah.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)

MOST SEARCH