Pertama, membiarkan anak bereksploarasi dengan bebas tanpa perlu mencemaskan anak secara berlebihan.
"Terkadang, bukan anak yang tak mau eksplorasi, tapi orang tua yang takut. Misalnya, kalau anak bermain di luar, takut mereka jatuh," ujarnya memberi contoh dalam konfrensi pers Indomilk Program Gemilang Anak Indonesia Indomilk, Selasa,12 Desember 2017.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Kemudian, orang tua juga sebaiknya memberikan dukungan positif untuk setiap aktivitas anak. Ia memberi contoh, ketika anak kalah dalam suatu kompetisi, orang tua harus tetap memberikan dukungan dan menyemangati.
Membangun rasa percaya diri anak juga tak kalah penting, salah satunya dengan tidak membandingkan sang buah hati dengan orang lain.
"Tak sedikit orang tua yang membandingkan anak dengan tujuan memotivasi, tetapi bisa jadi ditangkap berbeda dengan anak. Di sinilah penggunaan bahasa yang lembut penting untuk membuat anak menjadi tak minder."
Terakhir, Tara menekankan bahwa minat anak tak selalu sama dengan minat yang diingini orang tua. Tak jarang orang tua memaksakan anak untuk masuk dalam suatu kegiatan yang tak disukai anak dengan keinginan pribadi semata.
"Anak seharusnya senang dengan apa yang ia kerjakan. Jadi orang tua sebaiknya tak heboh sendiri dengan keinginan mereka," pungkas Tara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(DEV)
