Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

Pentingnya Menjaga Kebersihan Peralatan Makan Bayi

Rona tumbuh kembang bayi
Kumara Anggita • 15 Januari 2020 17:47
Jakarta: Bayi rentan terkena penyakit. Hal ini buat ibu yang baru mempunyai anak menjadi stres. Untuk menghindari bayi dari penyakit, sesungguhnya ada hal sederhana yang bisa diterapkan sehari-hari. Yaitu dengan menjaga kebersihan peralatan makannya dengan benar.
 
Mengapa ini menjadi penting? Berikut ini penjelasannya menurut Dokter spesialis anak, dr. Melanie Yudiana Iskandar.
 
Kasus yang sering ditemukan pada bayi adalah infeksi. Menurutnya, hal ini dapat muncul ketika ibu kurang memerhatikan kebersihan. Misalnya sang ibu lupa mencuci tangan atau peralatan menyusui dan makan dengan benar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun ini bukan berarti Anda sebagai orang tua jadi terobsesi membersihkan semuanya. Sebab jika menjadi terlalu bersih dapat melemahkan imunitas sang buah hati.
 
“Terkadang orang tua terlampau terobsesi dalam menjaga kebersihan, semua permukaan dilap sampai mengkilap. Padahal tidak perlu seperti itu, karena lingkungan yang terlalu steril juga bisa mempersulit perkembangan imunitas si buah hati," ujar Dr. Melanie.
 
"Namun, semua peralatan yang bersentuhan langsung dengan ASI atau dimasukkan ke mulut bayi, seperti pompa ASI, kantong ASI perah, dan peralatan makan bayi, harus bersih dan terbebas dari berbagai macam kuman dan bakteri," sambungnya.
 
Panduan Merebus Air yang diterbitkan WHO pada 2015 menunjukkan bahwa bakteri dan virus memiliki titik didih berbeda. Bakteri lebih sensitif pada panas dan bisa mati dengan cepat pada suhu di atas 65°C. Sedangkan virus akan mulai tidak aktif antara suhu 60°C dan 65°C, tetapi membutuhkan waktu lebih lama untuk mati dibandingkan bakteri.
 
Pada beberapa jenis virus seperti hepatitis dan polio, virus akan mulai tidak aktif pada suhu di atas 70°C. Karenanya, untuk membunuh semua bakteri dan virus yang secara umum dapat memengaruhi bayi, semua peralatan bayi perlu dipanaskan setidaknya hingga suhu 90°C.
 
Sterilisasi alat menyusui diharuskan setidaknya 6 bulan pertama. Setelah 6 bulan pertama, orang tua akan memperkenalkan makanan pendamping ASI (MPASI).
 
Peralatan makan anak, seperti piring dan sendok, haruslah disterilisasi. Untuk memastikan anak selalu sehat, sterilisasi dapat dilakukan hingga anak berusia 12 bulan.
 
Jadi dari sekarang lebih berikan perhatian pada alat-alat makanan sang buah hati. Mudah-mudahan Anda tidak perlu melihatnya sakit lagi.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif