Pentingnya Pengalaman Relawan dalam CV
Kegiatan relawan juga dapat meningkatkan nilai seseorang untuk melanjutkan tingkat akademis. (Foto: Rawpixel.com/Unsplash.com)
Jakarta: Sebuah studi menemukan kesalahan umum para pencari kerja dalam hal menuliskan CV. Seringkali, format CV kurang tepat. 

Artinya, bahkan CV tersebut tidak dibaca ulang karena banyak lulusan yang gagal menyebutkan sesuatu yang berharga di luar aktivitas akademik. 

Padahal, pemberi kerja ingin melihat kemampuan yang para kandidat yang di atas rata-rata sehingga dapat memberi keuntungan bagi perusahaan. 


Salah satu hal yang cukup menarik perhatian dalam CV adalah pengalaman menjadi relawan. Di saat orang memerhatikan gelar dan bekerja berdasarkan gelar, pengalaman tersebut dapat meningkatkan kemungkinan keterima kerja menjadi 2:1. 

(Baca juga: Jangan Pernah Mengucapkan Ini dalam Wawancara Pekerjaan)


(Salah satu hal yang cukup menarik perhatian dalam CV adalah pengalaman menjadi relawan. Di saat orang memerhatikan gelar dan bekerja berdasarkan gelar, pengalaman tersebut dapat meningkatkan kemungkinan keterima kerja menjadi 2:1. Foto: Helloquence/Unsplash.com)

Tak hanya mencari pekerjaan, kegiatan relawan juga dapat meningkatkan nilai seseorang untuk melanjutkan tingkat akademis (memperoleh gelar master), karena menguntungkan kualifikasi praktik. 

"Lulusan baru harus berpikir dengan hati-hati sebelum menginvestasikan 'waktu dan uang dalam hal yang lainnya'." demikian menurut studi Robert Half tersebut. 

Studi tersebut juga menemukan bahwa para lulusan yang memiliki akses jaringan pada orang yang dapat merekomendasikan mereka untuk pekerjaan berada dalam posisi yang baik. 






(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id