Ilustrasi--Pexels
Ilustrasi--Pexels

Tips Memberi Makan Anak Batita

Rona psikologi anak
Raka Lestari • 31 Juli 2019 14:10
Memilih makanan yang tepat sangat penting, agar anak-anak bisa tumbuh dan berkembang secara optimal. Melanie Potock, MA, CCC-SLP, seorang dokter anak dengan spesialis pemberian nutrisi menjelaskan apa yang sebaiknya diberikan kepada anak-anak agar kuat dan sehat.
 
 
Jakarta: Memberi makanan pada bayi di bawah tiga tahun bisa menjadi hal yang tricky bagi orang tua. Apalagi jika sang anak pemilih dalam hal makanan atau picky eater.
 
Memilih makanan yang tepat sangat penting agar anak-anak bisa tumbuh dan berkembang secara optimal. Melanie Potock, MA, CCC-SLP, seorang dokter anak dengan spesialis pemberian nutrisi menjelaskan apa yang sebaiknya diberikan kepada anak-anak agar kuat dan sehat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Potock, diet seimbang untuk anak-anak tidak selalu harus datang dari setiap makan. Sebaliknya, orang tua harus melihat semua yang mereka makan selama 24 jam penuh.
 
"Ini tentang variasi. Perhatikan untuk memberikan makan dalam porsi kecil untuk setiap makanan yang akan diberikan selama satu hari penuh," ujar Potock, seperti dilansir romper.
 
Untuk sayuran, gunakan aturan bola tenis. Anak-anak usia pra sekolah membutuhkan sekitar setengah ukuran bola tenis sayuran setiap harinya. Anak-anak yang lebih tua membutuhkan sayuran seukuran bola tenis utuh setiap harinya.
 
Jika anak-anak Anda menolak untuk makan sayuran mereka atau hanya makan satu gigitan sebelum membuangnya, Potock mengatakan agar tidak perlu khawatir.
 
"Kuncinya adalah menawarkannya, dan tidak perlu menghitung jumlah suapannya. Beberapa anak usia pra sekolah makan sangat banyak, sedangkan hari lainnya makan cukup sedikit. Selama anak Anda tidak makan dengan asupan nutrisi buruk terus menerus, ketika mereka mengonsumsi makanan sehat maka asupan nutrisinya sudah terpenuhi," ujarnya.
 
Salah satu cara untuk memastikan anak Anda mengonsumsi makanan yang mereka butuhkan menurut Potock adalah dengan metode "jadwal lapar".
 
"Rasa lapar merupakan cara utama untuk membantu anak-anak mencoba berbagai jenis makanan. Semakin banyak rasa yang mereka coba, semakin banyak anak-anak mempelajari berbagai variasi makanan. Semakin banyak variasi makanan, semakin seimbang dietnya," ujar Potock.
 
Potock juga menyarankan mengubah cara Anda berbelanja makanan sehat agar anak Anda bisa lebih mudah mengaksesnya dan cocok untuk anak Anda. "Ajarkan mereka mulai dari cara berkebun, berbelanja bahan makanan, sampai menikmati makanan agar mereka lebih tertarik untuk memakannya," terangnya.
 
Selain itu, Potock juga menyarankan orang tua untuk membantu anak-anak usia pra sekolah bermain sambil makan.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(YDH)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif