Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

Dampak Covid-19 pada Kesehatan Reproduksi Global dan Indonesia

Rona keluarga berencana pandemi covid-19
Kumara Anggita • 09 Juni 2020 16:36
Jakarta: Pandemi covid-19 telah memengaruhi banyak aspek kehidupan. Situasi ini sampai merembet ke masalah kesehatan reproduksi global termasuk Indonesia.
 
Menurut Kepala BKKBN RI, dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K), pada masa pandemi ini orang-orang jadi menunda pergi ke fasilitas kesehatan. Ini karena mereka tak mau sampai tertular.
 
Penundaan ini alhasil memengaruhi kesehatan reproduksi banyak orang. Terkait masalah tersebut, DR. dr. Melania Hidayat, MPH juga ikut menjelaskan tentang estimasi dampak terhadap akses kontrasepsi modern.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Studi UNFPA Global, lockdown selama enam bulan dapat membuat sekitar 47 juta perempuan tidak mendapat akses (kontrasepsi). Sementara, untuk tiap 3 bulan perpanjangan lockdown akan ada penambahan 2 juta.
 
Dokter Melania menambahkan, bila ada lockdown yang diadakan selama 6 bulan disertai gangguan pada ketersediaan layanan akan menambah, maka bakal ada 7 juta KTD (kejadian tidak diharapkan).

Bagaimana dampak covid-19 di Indonesia?

Sementara untuk di Indonesia sendiri, dr. Melania menjelaskan bahwa ada sekitar 5,4 juta ibu hamil per tahun  dan 30 juta pasangan usia subur (PUS). Untuk itu, dibutuhkan pelayanan untuk kesehatan ibu.
 
Adanya covid-19 membuat kesehatan ibu bisa menjadi korban. Beberapa laporan mengenai dampak covid-19 antara lain:
 
-Ada 900 praktek mandiri bidang dilaporkan menutup praktiknya.
 
-Penurunan cakupan pelayanan kesehatan ibu dibandingkan dengan Februari sebesar 40 persen untuk semua jenis kontrasepsi
 
-Drop out
 
Hal ini tentunya harus segera ditangani. Ia memberikan beberapa rekomendasi menuju new normal antara lain:
 
-Memastikan keberlangsungan layanan KB yang aman dan efektif sebagai bagian layanan kesehatan reproduksi esensial
 
-Penyediaan APD, termasuk untuk penyedia layanan swasta
 
-Inovasi layanan dan konseling
 
-Monitoring dan analisis stok alokon secara rutin
 
-Kemitraan dengan traditional dan non traditional partners
 
-Advokasi, edukasi, penguatan manajemen informasi.
 
(FIR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif