NEWS

Hunian Vertikal Manggarai Segera Dibangun, Sediakan 1.232 Unit

Rizkie Fauzian
Selasa 18 Agustus 2026 / 22:16
Ringkasnya gini..
  • Hunian vertikal di kawasan Stasiun Manggarai akan menyediakan 1.232 unit rumah yang terintegrasi dengan transportasi publik.
  • Proyek di Blok F dan G tersebut dilengkapi 150 ruang retail dan akan dibangun hingga maksimal 36 lantai.
  • Hunian akan didukung skema FLPP dengan bunga 6 persen dan tenor hingga 40 tahun.
Jakarta: Pembangunan hunian vertikal di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta, akan segera dimulai. Proyek yang dikembangkan di atas aset PT KAI tersebut dirancang sebagai hunian berbasis Transit Oriented Development (TOD) yang mengintegrasikan tempat tinggal dengan transportasi publik dan aktivitas ekonomi.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan proyek tersebut dapat menjadi salah satu model pengembangan perumahan perkotaan, khususnya di tengah keterbatasan lahan.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan BUMN menjadi kunci dalam mempercepat penyediaan hunian bagi masyarakat perkotaan. Kementerian PKP berperan sebagai regulator, sedangkan PT KAI berperan sebagai operator yang memanfaatkan aset sekaligus membangun proyek.

“Fungsi kami yakni sebagai regulator, membuat aturan dan kebijakan dan pihak KAI sebagai operator yakni membangun, inilah bukti saling sinergi antara KAI dengan Kementerian PKP,” ujar Maruarar atau Ara di Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2026.

Sediakan 1.232 unit hunian

Proyek hunian vertikal tersebut akan dibangun di Blok F dan Blok G Kawasan Stasiun Manggarai. Total area pengembangan mencapai sekitar 21.939 meter persegi, terdiri dari Blok F seluas 15.014 meter persegi dan Blok G sekitar 6.925 meter persegi.

Kawasan tersebut telah sesuai dengan peruntukan Zona Perumahan Kepadatan Sangat Tinggi (R-1) yang memungkinkan pembangunan rumah susun.

Pembangunan dirancang dengan KDB maksimal 55 persen dan KLB maksimal 11. Ketinggian bangunan mencapai maksimal 36 lantai atau tetap memperhatikan batas ketinggian maksimal 151 meter sesuai ketentuan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP).
 

Secara keseluruhan, proyek ini akan menyediakan 1.232 unit hunian yang tersebar di tiga menara utama. Selain itu, terdapat 150 unit ruang retail untuk mendukung aktivitas ekonomi lokal, terdiri dari 72 unit di Blok G dan 78 unit di Blok F.

Hunian akan tersedia dalam tiga tipe, yakni Tipe 28, Tipe 36, dan Tipe 45. Tipe 28 atau studio memiliki luas sekitar 28 meter persegi dengan satu kamar tidur, satu kamar mandi, dan satu ruang tamu. Tipe 36 memiliki luas sekitar 36 meter persegi dengan dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan satu ruang tamu.

Sementara Tipe 45 memiliki luas sekitar 45 meter persegi dengan dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, dan ruang keluarga.

Didukung FLPP

Hunian vertikal Manggarai akan didukung skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan suku bunga 6 persen dan tenor hingga 40 tahun.

Skema tersebut diharapkan dapat membuat hunian lebih mudah dijangkau masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan tempat tinggal di kawasan perkotaan dengan akses transportasi publik.

Pembangunan tahap awal Blok G dijadwalkan dimulai pada Agustus 2026. Sementara itu, pembangunan Blok F direncanakan menyusul pada Oktober 2026.

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengatakan pihaknya siap memulai pembangunan setelah seluruh proses persiapan dan tata kelola diselesaikan.

“Kita akan melakukan groundbreaking tanggal 21 Agustus 2026 jam 9 pagi dan siap bangun,” ujar Bobby.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KIE)

MOST SEARCH