Ilustrasi penumpang MRT. Foto: MRT
Ilustrasi penumpang MRT. Foto: MRT

Intiland Jajaki Kerjasama dengan MRT Jakarta Kembangkan Kawasan TOD

Rizkie Fauzian • 04 Februari 2026 20:15
Ringkasnya gini..
  • Intiland menjajaki kerja sama dengan MRT Jakarta untuk pengembangan kawasan Transit-Oriented Development (TOD) di jalur MRT Timur–Barat Fase 2 Kembangan–Balaraja.
  • Kolaborasi difokuskan pada kajian penempatan stasiun MRT, integrasi kawasan, serta skema bisnis berkelanjutan.
  • Proyek Talaga Bestari di Cikupa, Tangerang, diproyeksikan menjadi salah satu kawasan yang memperoleh nilai tambah dari kehadiran jalur MRT tersebut.
Jakarta: PT Intiland Development Tbk (DILD) menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan kawasan berbasis Transit-Oriented Development (TOD) serta integrasi transportasi publik di Jakarta dan kota-kota penyangga.
 
Melalui entitas anak usaha, PT Sinar Puspapersada, Intiland menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Studi Potensi Kontribusi MRT Lin Timur–Barat Fase 2 (Kembangan–Balaraja) bersama PT MRT Jakarta (Perseroda) dan sejumlah pengembang properti.
 
Penandatanganan yang berlangsung di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (04/02), dilakukan oleh pimpinan perusahaan pengembang dengan Direktur Pengembangan Bisnis MRT Jakarta Farchad Mahfud. Acara ini turut disaksikan oleh Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, serta Gubernur Banten Andra Soni.

Direktur Utama Intiland Archied Noto Pradono mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi langkah awal bagi perseroan untuk mengeksplorasi peluang kolaborasi dalam pengembangan kawasan properti terpadu di sepanjang jalur MRT Lin Timur–Barat, khususnya segmen Kembangan–Balaraja di wilayah Banten.
 
Kerja sama difokuskan pada kajian perencanaan terpadu, termasuk identifikasi potensi penempatan stasiun MRT yang terintegrasi dengan proyek kawasan Talaga Bestari, serta eksplorasi skema bisnis dan struktur proyek yang berkelanjutan dalam jangka panjang.
 
“Kerja sama ini merupakan langkah strategis Intiland dalam mendukung pengembangan kawasan TOD yang terintegrasi dan berkelanjutan. Kami siap berkontribusi sejak tahap perencanaan awal untuk menciptakan kawasan dengan konektivitas tinggi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Archied dalam keterangan tertulis, Rabu, 4 Februari 2026.
 
Sebagai pengembang yang berpengalaman dalam pengembangan TOD, Intiland memiliki sejumlah proyek yang terintegrasi dengan jaringan MRT Jakarta, antara lain pusat belanja Poins di Lebak Bulus, South Quarter dan Apartemen SQ Rés di TB Simatupang, Intiland Tower Jakarta di Bendungan Hilir, serta Apartemen Fifty Seven Promenade di kawasan Thamrin.
 
Selain itu, Intiland juga menjalin kerja sama dengan MRT Jakarta dalam pengembangan kawasan TOD Lebak Bulus melalui pembangunan sky bridge dan transit plaza yang menghubungkan pusat perbelanjaan Poins dengan Stasiun MRT Lebak Bulus.
 
Perseroan menilai pembangunan jalur MRT Lin Timur–Barat akan memberikan dampak signifikan bagi pengembangan kawasan di sepanjang lintasan tersebut, termasuk memberikan nilai tambah bagi proyek Talaga Bestari di Cikupa, Tangerang.
 
Kawasan Talaga Bestari memiliki akses yang baik ke Jalan Tol Jakarta–Merak, Pintu Tol Balaraja Timur, serta jaringan Tol Serpong–Bandara yang terhubung langsung ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Ke depan, kawasan ini juga akan diperkuat dengan rencana pembangunan Tol Serpong–Balaraja dan Balaraja–Bandara Soekarno-Hatta.
 
Melalui kerja sama ini, para pihak akan membentuk joint working group untuk menyusun rencana kerja bersama, meliputi kajian pengembangan jalur MRT Kembangan–Balaraja, interkoneksi, serta integrasi kawasan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA