NEWS
Summarecon Bangun TOD Bekasi, Stasiun Ekstensi Ditargetkan Rampung 18 Bulan
Rizkie Fauzian
Jumat 24 Juli 2026 / 19:49
- Summarecon memulai pembangunan TOD Bekasi yang mencakup Stasiun Bekasi Ekstensi dan ditargetkan selesai dalam 18 bulan.
- Kawasan TOD akan mengintegrasikan KRL Commuter Line, BRT, dan LRT Jabodebek, serta dilengkapi skybridge sepanjang 300 meter
- Pemerintah menilai pengembangan TOD dapat meningkatkan konektivitas transportasi, mengurangi kemacetan, dan mendukung kualitas hidup masyarakat.
Jakarta: Pembangunan kawasan Transit Oriented Development (TOD) Summarecon Bekasi resmi dimulai. Salah satu proyek utamanya adalah pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi yang ditargetkan rampung dalam waktu sekitar 18 bulan untuk meningkatkan kapasitas layanan transportasi kereta api sekaligus mengurangi kepadatan penumpang.
President Director PT Summarecon Agung Tbk., Adrianto P. Adhi, mengatakan stasiun baru tersebut dibangun di atas lahan lebih dari 7.000 meter persegi dengan luas bangunan lebih dari 8.000 meter persegi.
Menurutnya, kehadiran Stasiun Bekasi Ekstensi akan melengkapi layanan Stasiun Bekasi yang sudah ada. Nantinya, stasiun baru akan melayani penumpang dari sisi selatan dan barat, sedangkan Stasiun Bekasi Utama tetap melayani penumpang dari sisi utara dan timur.
"Stasiun yang sudah ada saat ini kondisinya sudah sangat baik. Namun dengan perkembangan jumlah penduduk yang sangat padat, stasiun ekstensi akan mengurai kepadatan secara otomatis," ujar Adrianto, Jumat, 24 Juli 2026.
Melalui konsep tersebut, masyarakat nantinya dapat berpindah moda transportasi dengan lebih mudah melalui konektivitas antara KRL Commuter Line, rencana layanan Bus Rapid Transit (BRT), hingga LRT Jabodebek.
Jaringan transportasi itu akan menghubungkan Bekasi Utara, kawasan Summarecon Bekasi, TOD Stasiun Bekasi Ekstensi, hingga Stasiun LRT Jabodebek di sisi selatan. Pengembangan ini diharapkan memberi lebih banyak pilihan transportasi massal bagi masyarakat menuju berbagai wilayah di Jabodetabek.
Selain berfungsi sebagai simpul transportasi, kawasan stasiun juga akan dilengkapi area komersial berupa ritel dan pusat kuliner. Summarecon turut membangun skybridge sepanjang 300 meter yang menghubungkan stasiun baru dengan Stasiun Bekasi untuk memudahkan mobilitas pejalan kaki.
AHY menjelaskan TOD menghubungkan kawasan hunian, pusat bisnis, pendidikan, layanan kesehatan, serta berbagai fasilitas publik dengan jaringan transportasi massal sehingga masyarakat tidak bergantung pada kendaraan pribadi.
Ia menambahkan keberhasilan TOD tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari dampaknya terhadap kualitas hidup masyarakat. Sistem transportasi yang terintegrasi diharapkan mampu memangkas waktu perjalanan, meningkatkan produktivitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar. (Syarifah Komalasari)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)
President Director PT Summarecon Agung Tbk., Adrianto P. Adhi, mengatakan stasiun baru tersebut dibangun di atas lahan lebih dari 7.000 meter persegi dengan luas bangunan lebih dari 8.000 meter persegi.
Menurutnya, kehadiran Stasiun Bekasi Ekstensi akan melengkapi layanan Stasiun Bekasi yang sudah ada. Nantinya, stasiun baru akan melayani penumpang dari sisi selatan dan barat, sedangkan Stasiun Bekasi Utama tetap melayani penumpang dari sisi utara dan timur.
"Stasiun yang sudah ada saat ini kondisinya sudah sangat baik. Namun dengan perkembangan jumlah penduduk yang sangat padat, stasiun ekstensi akan mengurai kepadatan secara otomatis," ujar Adrianto, Jumat, 24 Juli 2026.
Integrasikan KRL, BRT, dan LRT Jabodebek
Pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi merupakan bagian dari pengembangan TOD Summarecon Bekasi yang mengintegrasikan berbagai moda transportasi dalam satu kawasan.Melalui konsep tersebut, masyarakat nantinya dapat berpindah moda transportasi dengan lebih mudah melalui konektivitas antara KRL Commuter Line, rencana layanan Bus Rapid Transit (BRT), hingga LRT Jabodebek.
Jaringan transportasi itu akan menghubungkan Bekasi Utara, kawasan Summarecon Bekasi, TOD Stasiun Bekasi Ekstensi, hingga Stasiun LRT Jabodebek di sisi selatan. Pengembangan ini diharapkan memberi lebih banyak pilihan transportasi massal bagi masyarakat menuju berbagai wilayah di Jabodetabek.
Selain berfungsi sebagai simpul transportasi, kawasan stasiun juga akan dilengkapi area komersial berupa ritel dan pusat kuliner. Summarecon turut membangun skybridge sepanjang 300 meter yang menghubungkan stasiun baru dengan Stasiun Bekasi untuk memudahkan mobilitas pejalan kaki.
TOD tingkatkan kualitas hidup masyarakat
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyambut pembangunan kawasan TOD tersebut. Menurutnya, konsep kawasan berbasis transit perlu diperluas ke berbagai kota sebagai bagian dari pembangunan perkotaan yang lebih terintegrasi.AHY menjelaskan TOD menghubungkan kawasan hunian, pusat bisnis, pendidikan, layanan kesehatan, serta berbagai fasilitas publik dengan jaringan transportasi massal sehingga masyarakat tidak bergantung pada kendaraan pribadi.
Ia menambahkan keberhasilan TOD tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari dampaknya terhadap kualitas hidup masyarakat. Sistem transportasi yang terintegrasi diharapkan mampu memangkas waktu perjalanan, meningkatkan produktivitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar. (Syarifah Komalasari)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)