NEWS
1.000 Rumah di Kabupaten Tangerang Bakal Diperbaiki Tahun Ini
Antara
Rabu 11 Januari 2023 / 23:55
Tangerang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten telah memperbaiki 1.222 unit rumah menjadi rumah layak huni pada 2022. Pemkab Tangerang mengalokasikan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp30 miliar dengan target 1.000 unit rumah pada 2022.
"Pada 2022, ada 1.222 rumah yang sudah kami berikan bantuan lewat program Gebrak Pakumis," kata Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pemakaman Kabupaten Tangerang Bambang Saptho Nurtjahja di Tangerang, Rabu, 11 Januari 2023.
Ia mengatakan, sebanyak 1.222 unit rumah itu dilakukan perbaikan menjadi rumah layak huni melalui program unggulan yaitu Gerakan Bersama Rakyat Atasi Kawasan Padat, Kumuh, dan Miskin (Gebrak Pakumis).
"Hal ini kita lakukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat prasejahtera di Kabupaten Tangerang, melalui program Gebrak Pakumis," katanya.
Selain itu, melalui bantuan perbaikan ini bagi penerima bantuan mendapatkan pelayanan perumahan yang layak huni dan kualitas hidup lebih sejahtera.
"Untuk stimulan masing-masing rumah itu sebesar Rp25 juta," ujarnya.
Ia menambahkan, pada 2023 ini pihaknya akan menargetkan sebanyak 1.000 unit rumah tidak layak huni untuk mendapatkan program serupa.
"Tahun ini kami juga menargetkan untuk memperbaiki sebanyak 1.000 unit rumah lagi," ungkapnya.
Dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2019-2023, Pemkab Tangerang menargetkan sebanyak 5.000 rumah mendapatkan program Gebrak Pakumis. Sebanyak 4.444 rumah telah terbangun pada 2019-2022.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)
"Pada 2022, ada 1.222 rumah yang sudah kami berikan bantuan lewat program Gebrak Pakumis," kata Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pemakaman Kabupaten Tangerang Bambang Saptho Nurtjahja di Tangerang, Rabu, 11 Januari 2023.
Ia mengatakan, sebanyak 1.222 unit rumah itu dilakukan perbaikan menjadi rumah layak huni melalui program unggulan yaitu Gerakan Bersama Rakyat Atasi Kawasan Padat, Kumuh, dan Miskin (Gebrak Pakumis).
"Hal ini kita lakukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat prasejahtera di Kabupaten Tangerang, melalui program Gebrak Pakumis," katanya.
Selain itu, melalui bantuan perbaikan ini bagi penerima bantuan mendapatkan pelayanan perumahan yang layak huni dan kualitas hidup lebih sejahtera.
| Baca juga: 110 Rumah Tak Layak di Kabupaten Agam Diperbaiki dengan Anggaran Rp2,1 Miliar |
"Untuk stimulan masing-masing rumah itu sebesar Rp25 juta," ujarnya.
Ia menambahkan, pada 2023 ini pihaknya akan menargetkan sebanyak 1.000 unit rumah tidak layak huni untuk mendapatkan program serupa.
"Tahun ini kami juga menargetkan untuk memperbaiki sebanyak 1.000 unit rumah lagi," ungkapnya.
Dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2019-2023, Pemkab Tangerang menargetkan sebanyak 5.000 rumah mendapatkan program Gebrak Pakumis. Sebanyak 4.444 rumah telah terbangun pada 2019-2022.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)