NEWS

Penyaluran KPR FLPP Tembus 111.537 Unit hingga 23 Juli 2026

Rizkie Fauzian
Jumat 24 Juli 2026 / 14:59
Ringkasnya gini..
  • BP Tapera telah menyalurkan dana FLPP untuk 111.537 unit rumah senilai Rp13,874 triliun hingga 23 Juli 2026.
  • Pekerja swasta menjadi penerima manfaat terbesar dengan 71.250 unit atau 63,88 persen dari total penyaluran.
  • Pemerintah memperpanjang tenor KPR Sejahtera FLPP hingga 40 tahun untuk membuat cicilan rumah subsidi lebih terjangkau.
Jakarta: Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mencatat realisasi penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai 111.537 unit rumah dengan nilai Rp13,874 triliun hingga 23 Juli 2026.

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengatakan capaian tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terhadap Program KPR Sejahtera FLPP.

"BP Tapera dalam menyalurkan dana bantuan pembiayaan FLPP di tahun 2026, per 23 Juli 2026 telah mencapai 111.537 unit rumah senilai Rp13,874 triliun," kata Heru dikutip dari Antara, Jumat, 24 Juli 2026.

Berdasarkan kategori profesi penerima manfaat, pekerja swasta menjadi kelompok terbesar dengan 71.250 unit atau 63,88 persen dari total penyaluran.

Di posisi kedua terdapat wirausaha sebanyak 19.254 unit atau 17,26 persen. Selanjutnya, PNS serta TNI/Polri menerima 10.944 unit atau 9,81 persen, sedangkan kategori profesi lainnya mencapai 10.089 unit atau 9,05 persen.

Heru menegaskan BP Tapera terus menjalankan mandat pemerintah untuk memperluas akses kepemilikan rumah bagi MBR melalui Program KPR Sejahtera FLPP. Menurutnya, berbagai kebijakan baru diharapkan dapat meningkatkan penyaluran rumah subsidi sekaligus mendukung target Program 3 Juta Rumah.
 
Salah satu kebijakan yang dinilai memberi kemudahan bagi masyarakat adalah perpanjangan tenor KPR Sejahtera FLPP hingga 40 tahun, dari sebelumnya maksimal 20 tahun. Dengan jangka waktu yang lebih panjang, besaran cicilan diharapkan menjadi lebih ringan sehingga semakin banyak masyarakat yang mampu membeli rumah subsidi.

Selain itu, pemerintah juga telah menetapkan batas maksimal penghasilan bagi masyarakat yang berhak menerima manfaat Program KPR Sejahtera FLPP agar bantuan pembiayaan tepat sasaran.

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyatakan BP Tapera memiliki peran strategis dalam mendukung Program 3 Juta Rumah melalui pengelolaan dan penyaluran dana FLPP.

Menurutnya, tata kelola yang akuntabel, transparan, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting untuk mempercepat penyediaan rumah layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)

MOST SEARCH