"Melalui kerja sama ini, Mitra Driver Gojek yang memenuhi ketentuan sebagai masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dapat mengakses KPR dengan DP 0 persen," kata Sid Herdi dikutip dari Antara, Jumat, 3 Juli 2026.
Melalui program tersebut, mitra pengemudi yang memenuhi persyaratan berkesempatan memiliki rumah pertama melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan fasilitas DP 0 persen.
Kerja sama yang berlangsung hingga 2027 itu diharapkan dapat menjangkau lebih banyak mitra pengemudi Gojek di berbagai daerah sehingga manfaat program perumahan pemerintah semakin luas dirasakan masyarakat.
| Baca juga: Driver Ojol Bisa Ajukan Rumah Subsidi, Ini Syaratnya |
Penyesuaian ketentuan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinilai membuka peluang lebih besar bagi masyarakat untuk mengakses pembiayaan perumahan, termasuk melalui Program Tiga Juta Rumah yang menjadi prioritas pemerintah.
"Dengan skema DP 0 persen, Mitra Driver Gojek yang lolos verifikasi dan memenuhi ketentuan perbankan dapat memperoleh kemudahan dalam mengajukan KPR Subsidi FLPP tanpa perlu menyediakan uang muka, sehingga proses menuju kepemilikan rumah pertama menjadi lebih ringan dan terjangkau," ujarnya.
Realisasi penyaluran FLPP
Sid menambahkan, hingga 2 Juli 2026 BP Tapera telah merealisasikan penyaluran FLPP sebanyak 93.339 unit rumah dengan nilai pembiayaan mencapai Rp11,60 triliun.Dari total tersebut, penerima manfaat terbesar berasal dari pekerja swasta sebanyak 61.126 unit atau 65,49 persen. Selanjutnya disusul kelompok wiraswasta sebanyak 15.890 unit atau 17,02 persen, Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 7.643 unit atau 8,19 persen, serta TNI/Polri sebanyak 1.394 unit atau 1,49 persen.
Capaian tersebut menunjukkan program FLPP semakin menjangkau berbagai kelompok masyarakat, termasuk pekerja sektor informal yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pembiayaan perumahan formal.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda