Temuan itu didapatkannya setelah mengunjungi sekitar 70 perguruan tinggi di berbagai daerah Indonesia. Stella mengatakan kunjungannya telah menjangkau berbagai wilayah, mulai dari Aceh hingga Merauke.
"Saya sudah ke sekitar 70 universitas. Saya sudah dari Aceh sampai Merauke. Sabangnya belum, tapi Merauke-nya sudah sampai di Universitas Merauke," kata Stella dalam siaran Bersama Indonesia di Metro TV, dikutip Kamis, 20 Agustus 2026.
| Baca juga: Sentilan Rektor UI Heri Hermansyah: Guru Besar Harus Peka Isu Sosial dan Beri Solusi |
Dari berbagai kunjungan tersebut, Stella mengaku justru kerap dikejutkan oleh kemampuan perguruan tinggi di daerah. "Setiap kali saya datang, saya selalu dikejutkan bahwa begitu hebatnya yang dilakukan di masing-masing perguruan tinggi dan daerah," ujarnya.
Menurut Stella, setiap daerah yang dikunjunginya memiliki potensi untuk menghasilkan riset unggulan. Ia menyimpulkan jika potensi riset di Indonesia juga datang dari berbagao wilayah.
"Artinya potensi ini luar biasa sekali, dan setiap daerah yang saya kunjungi itu mampu memberikan riset unggulan," kata Stella.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan sains di Indonesia memiliki potensi yang tersebar di berbagai daerah. Karena itu, penguatan ekosistem riset perlu melihat potensi yang dimiliki masing-masing perguruan tinggi dan daerah.
Stella menilai kemampuan anak muda Indonesia dalam bidang riset dan teknologi juga sangat kuat. Ketika ditanya apakah keterampilan dan kemampuan anak muda sudah tersedia, ia menjawab tegas jika anak muda Indonesia memiliki kekuatan inovasi.
"Ya, sangat (kemampuan anak muda Indonesia dalam riset dan teknologi)," ujarnya.
| Baca juga: Alarm! 8 Juta Sarjana di Indonesia Terjebak Kerja Tak Sesuai Kualifikasi |
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda