Wamendiktisaintek Stella Christie. Foto: Metro TV
Wamendiktisaintek Stella Christie. Foto: Metro TV

Peneliti Dijanjikan Insentif hingga 25% dari Dana Riset, Ini Kata Wamen Stella

Ilham Pratama Putra • 20 Agustus 2026 15:08
Ringkasnya gini..
  • Peneliti kini bisa mendapat insentif langsung hingga 25% dari research grant pemerintah.
  • Kebijakan tersebut mulai berlaku sejak Januari 2026.
  • Stella menyebut dukungan untuk ekosistem sains masih perlu terus diperkuat.
Jakarta: Pemerintah mulai memberikan ruang lebih besar bagi peneliti untuk mendapatkan manfaat langsung dari keberhasilan memperoleh pendanaan riset. Sejak Januari 2026, peneliti yang memenangkan research grant dari pemerintah dapat menerima insentif finansial hingga 25 persen dari dana riset yang diperoleh.
 
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengatakan kebijakan tersebut merupakan salah satu perubahan yang dilakukan pemerintah. Tujuannya, untuk memperkuat ekosistem sains di Indonesia.
 
"Saya membuat janji bahwa saya akan bekerja keras sungguh-sungguh untuk mengubah suatu peraturan yang sangat tidak tepat untuk ekosistem sains kita," kata Stella dalam siaran Bersama Indonesia di Metro TV, dikutip Kamis, 20 Agustus 2026. 
 
Baca juga: AI Bakal Ubah Banyak Profesi, Ini Tips Buat Mahasiswa Baru Siapkan Kompetensi  

Stella menjelaskan, sebelumnya terdapat aturan yang membuat dosen sekaligus peneliti tidak dapat memperoleh insentif finansial secara langsung ketika memenangkan pendanaan riset dari pemerintah. Kini aturan tersebut sudah diubah dan terealisasi. 

"Sejak Januari 2026 ini, ini sudah berhasil dan sudah diberikan insentif riset langsung kepada peneliti sampai 25% dari research grant yang dimenangkan," ujarnya.
 
Stella mengatakan dukungan terhadap peneliti memang masih perlu terus diperkuat. Menurut dia, tidak ada titik ketika dukungan terhadap ekosistem sains dapat disebut sudah sepenuhnya cukup.
 
"Cukup sih pasti jawabannya belum. Tidak pernah akan cukup," tutur Stella.
 
Menurut Stella, pemerintah perlu melihat secara konkret apa yang telah dilakukan. Sekaligus memetakan bagian ekosistem sains yang masih perlu dibangun. 
 
"Dengan begitu, penguatan riset tidak berhenti pada keinginan, tetapi dapat diarahkan pada kebutuhan yang lebih rinci," pungkas Stella. 
 
Baca juga: 17 Menteri Indonesia Lulusan Kampus Luar Negeri, Brian Yuliarto hingga AHY  

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan