Kuliah. DOK Unesa
Kuliah. DOK Unesa

Bantu Selesaikan Solusi Masyarakat, Apa Itu Program Aksara Mahasiswa 2026?

Bramcov Stivens Situmeang • 23 Juli 2026 10:16
Ringkasnya gini..
  • Kemdiktisaintek meluncurkan Program Aksara Mahasiswa TA 2026 sebagai penguatan program pemberdayaan masyarakat berbasis ilmu dan teknologi.
  • Program ini memiliki dua skema utama selama 6 bulan, yaitu Aksara Peduli (sektor prioritas) dan Aksara Sirkular (pengelolaan sampah).
  • Kegiatan dijalankan oleh organisasi mahasiswa bersama dosen pendamping, pemerintah, dan masyarakat agar dampaknya berkelanjutan.
Jakarta: Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) meluncurkan Mahasiswa Berdampak Program Aksara Mahasiswa Tahun Anggaran 2026. Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.
 
Sebelum mengetahui skema pelaksanaannya, yuk mengenal lebih dulu seperti apa program yang baru diluncurkan ini. Simak selengkapnya.

Apa Itu Program Aksara Mahasiswa?

Program Aksara Mahasiswa merupakan penguatan dari Program Pemberdayaan Masyarakat oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (PM-BEM) yang telah berjalan pada tahun sebelumnya. Pada 2025, program tersebut berhasil menghimpun 957 usulan dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
 
Dari jumlah tersebut, sebanyak 263 usulan yang berasal dari 199 perguruan tinggi akhirnya ditetapkan sebagai penerima pendanaan. Berbekal keberhasilan itu, Kemdiktisaintek kemudian memperkuat program pemberdayaan masyarakat melalui Program Aksara Mahasiswa pada 2026.

Program ini menjadi wadah kolaborasi antara mahasiswa, dosen, perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Solusi yang dikembangkan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat agar memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.
 
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan pendidikan tinggi harus semakin dekat dengan kehidupan masyarakat. Dia menuturkan ilmu pengetahuan akan lebih bermakna apabila mampu menjawab persoalan nyata, meningkatkan kualitas hidup, membuka peluang ekonomi, menjaga lingkungan, hingga menumbuhkan harapan di tengah masyarakat.
 
"Perubahan mulai tumbuh ketika mahasiswa bersedia hadir, mendengarkan dengan sungguh-sungguh, lalu bekerja bersama masyarakat. Itulah semangat yang ingin kita kuatkan melalui Diktisaintek Berdampak dan Program Mahasiswa Berdampak," kata Brian dikutip dari laman kemdiktisaintek.go.id, Kamis, 23 Juli 2026.
  Untuk mewujudkan tujuan itu, Program Aksara Mahasiswa pada 2026 dijalankan melalui dua skema utama. Masing-masing skema akan berlangsung selama enam bulan dengan mendorong pemanfaatan teknologi dan inovasi secara langsung untuk menjawab kebutuhan masyarakat sasaran.
 
Berikut dua skema yang disiapkan dalam Program Aksara Mahasiswa:

Skema Program Aksara Mahasiswa

Aksara Peduli diarahkan untuk menjawab tantangan pada bidang prioritas seperti pangan, energi, kesehatan, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, ekonomi biru, serta kebutuhan lain yang relevan dengan kondisi wilayah sasaran.
 
Aksara Sirkular difokuskan pada pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Kegiatannya meliputi edukasi, pemilahan sampah, penerapan teknologi, penguatan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS 3R) dan/atau bank sampah, penguatan kelembagaan, hingga pengembangan ekonomi sirkular.
 
Dalam pelaksanaannya, program ini tidak dijalankan mahasiswa secara mandiri. Kemdiktisaintek menyiapkan mekanisme kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak agar solusi yang dihasilkan dapat berkelanjutan.
 
Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Kemdiktisaintek I Ketut Adnyana menjelaskan Program Aksara Mahasiswa dijalankan oleh organisasi kemahasiswaan dengan pendampingan dosen serta melibatkan pemerintah dan masyarakat sebagai mitra. Kolaborasi dilakukan mulai dari tahap identifikasi masalah, perancangan solusi, pelaksanaan kegiatan, evaluasi, hingga penyusunan rencana keberlanjutan program.
 
"Program ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang dimilikinya dalam menghadirkan solusi atas berbagai permasalahan di masyarakat," ujar I Ketut Adnyana.
 
Melalui Program Aksara Mahasiswa, peserta diharapkan dapat mengembangkan kepemimpinan, tanggung jawab sosial, dan kemampuan berkolaborasi. Selain itu, mahasiswa juga didorong mampu menerapkan ilmu pengetahuan yang dimiliki secara bertanggung jawab untuk menghadirkan perubahan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
 
Mendiktisaintek turut mendorong agar keterlibatan mahasiswa dalam program tersebut memperoleh pengakuan sebagai bagian dari proses pembelajaran di perguruan tinggi.
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan