Mendiktisaintek, Brian Yuliarto. Foto: Ilham Pratama/Medcom.id
Mendiktisaintek, Brian Yuliarto. Foto: Ilham Pratama/Medcom.id

PTN Dilibatkan Bangun Ekosistem Sekolah Garuda

Ilham Pratama Putra • 09 Juli 2026 12:58
Ringkasnya gini..
  • PTN dilibatkan mendampingi pengembangan Sekolah Garuda di berbagai daerah.
  • Guru diminta membagikan praktik baik kepada sekolah lain.
  • Pemerintah menargetkan 80 Sekolah Garuda Transformasi beroperasi pada 2029.
Jakarta: Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi negeri (PTN) dan institusi pendidikan menengah untuk memperkuat ekosistem Sekolah Garuda Transformasi. Saat ini, sejumlah kampus terkemuka sudah menjalin kerjasama guna mendukung upaya tersebut. 
 
"Universitas Padjadjaran (Unpad),  Institut Pertanian Bogor (IPB), dan perguruan tinggi lainnya yang telah bersedia turun tangan mendampingi pengembangan Sekolah Garuda di berbagai daerah," jelas Brian di Jakarta, Kamis 9 Juli 2026. 
 
Ia berharap kampus-kampus tersebut juga dapat membina dan membentuk karakter siswa SMA Garuda. "Kami berharap pendampingan ini akan membangun ekosistem yang unggul," imbuh dia.
 
Baca juga: Pendaftaran SMA Unggul Garuda Transformasi 2026 Dibuka! Simak Cara Seleksinya  

Mendiktisaintek menekankan bahwa keunggulan yang terbangun di Sekolah Garuda tidak boleh dinikmati secara eksklusif. Ia menginstruksikan para guru dan kepala sekolah untuk melakukan pengimbasan praktik baik kepada sekolah-sekolah lain di sekitarnya.

"Jadi Bapak-Ibu guru, kalau ada yang mengundang dari sekolah lain, tolong juga dipenuhi, jangan informasinya dirahasiakan. Kita maju bersama. Tentu kita ingin semua sekolah maju, namun karena sedang berproses, kita lakukan uji coba bertahap," lanjut dia.
 
Brian menyadari bahwa di tengah upaya kebangkitan pendidikan ini, Indonesia masih dihadapkan pada sejumlah keterbatasan infrastruktur dan sumber daya. Namun, tantangan tersebut perlahan terurai berkat kemitraan yang kuat, termasuk dukungan besar dari negara-negara sahabat.
 
Diketahui, Kemdiktisaintek terus mengebut perluasan ekosistem pendidikan unggulan. Hingga tahun 2026 ini, Kemdiktisaintek telah menetapkan 42 Sekolah Garuda Transformasi yang tersebar di berbagai daerah.
 
Angka tersebut merupakan akumulasi dari 12 sekolah yang telah diresmikan pada tahun 2025 lalu, ditambah dengan ekspansi 30 sekolah baru pada tahun 2026. Pemerintah menargetkan program strategis ini akan terus berekspansi hingga mencakup 80 Sekolah Garuda Transformasi pada tahun 2029 mendatang.
 
Selain mentransformasi institusi pendidikan yang sudah ada, Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi juga mengemban amanat besar untuk membangun 20 institusi baru yang diberi nama SMA Unggul Garuda. Saat ini, empat sekolah Garuda yang dibangun di wilayah strategis, yakni di Belitung Timur (Bangka Belitung), Bulungan (Kalimantan Utara), Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), dan Timor Tengah Selatan (NTT). 
 
Keempat sekolah perdana tersebut siap memulai tahun ajaran baru tahun ini dengan menampung sebanyak 301 siswa unggulan. Untuk tiap sekolah disiapkan 50 guru yang akan bertugas termasuk kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan tenaga kependidikan. 
 
Baca juga: 12 Kepsek dan Wakepsek SMA Unggul Garuda Resmi Dipilih! Ini Daftar Nama dan Penempatannya  

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA