Sebelum mengetahui jadwal lengkap dan tahapan seleksinya, yuk kenali terlebih dahulu apa itu Olimpiade Sains Nasional (OSN). Simak selengkapnya.
Apa Itu Olimpiade Sains Nasional (OSN)?
Melansir laman pusatprestasinasional.kemendikdasmen.go.id, OSN merupakan ajang talenta di bidang sains yang diselenggarakan bagi peserta didik jenjang SD/MI sederajat, SMP/MTs sederajat, hingga SMA/MA/SMK/MAK sederajat. Kompetisi ini dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah hingga nasional guna menjaring peserta terbaik dari 38 provinsi dan Sekolah Indonesia di Luar Negeri.Mekanisme bertingkat tersebut dirancang untuk memberikan kesempatan yang setara dan adil bagi seluruh peserta didik Indonesia agar dapat berprestasi serta berkembang menjadi bibit-bibit talenta potensial bangsa. Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, OSN juga terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman.
Salah satu bidang yang mulai mendapat perhatian besar adalah Kecerdasan Artifisial atau Artificial Intelligence (AI), yang kini menjadi salah satu fokus pengembangan talenta digital di tingkat global. Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang terus melaju pesat secara global menjadikan International Olympiad in Artificial Intelligence (IOAI) sebagai barometer utama talenta digital muda dunia.
Setelah sukses digelar pertama kali di Bulgaria pada 2024 dan edisi kedua di Tiongkok pada 2025, IOAI telah menempatkan diri sejajar dengan olimpiade sains internasional bergengsi lainnya seperti IOI, IMO, dan IPhO. Ajang tersebut bertujuan mempromosikan STEM dan etika AI sekaligus membangun jejaring antarsiswa terbaik dari berbagai negara.
Melihat perkembangan tersebut, Indonesia berupaya memperkuat daya saing generasi mudanya di bidang teknologi melalui berbagai program pembinaan dan kompetisi. Melihat potensi ekonomi digital Indonesia yang besar, Puspresnas berkomitmen terus mengirimkan delegasi terbaik untuk memperkuat eksistensi Indonesia di bidang teknologi tingkat dunia.
Komitmen tersebut kemudian diwujudkan dengan memasukkan bidang AI ke dalam ekosistem Olimpiade Sains Nasional sebagai bagian dari sistem penjaringan talenta nasional yang telah berjalan secara berjenjang. Sebagai pilar utama penjaringan talenta nasional secara berjenjang, OSN kini turut mengintegrasikan bidang AI ke dalam ekosistem kompetisinya.
Meski masih berstatus ekshibisi, standar kompetisi bidang AI diarahkan agar memiliki rigoritas dan prestise yang setara dengan bidang sains murni lainnya. Melalui mekanisme ini, peserta terbaik akan dipersiapkan sebagai calon anggota tim Indonesia pada International Olympiad in Artificial Intelligence (IOAI) 2027 dan tahun-tahun berikutnya.
Untuk semakin memperkuat ekosistem pembinaan tersebut, penyelenggaraan Ekshibisi Kompetisi Kecerdasan Artifisial (EKKA) pada tahun ini melibatkan kolaborasi dengan perguruan tinggi. Memasuki tahun kedua penyelenggaraannya, EKKA 2026 hadir dengan penguatan melalui kolaborasi antara Puspresnas dan Cakrawala University.
Langkah itu dilakukan untuk meningkatkan minat dan kesadaran siswa, guru, serta sekolah di seluruh Indonesia terhadap penguasaan teknologi masa depan. Bagi Sobat Medcom yang tertarik, berikut jadwal, tahapan seleksi, dan syarat mengikuti EKKA 2026. Berikut penjelasannya.
Jadwal dan Tahapan Seleksi EKKA 2026
Mengacu pada Panduan Ekshibisi Kompetisi Kecerdasan Artificial (EKKA) Bidang Sains Tahun 2026, ajang ini ditujukan bagi seluruh peserta didik SMA/MA/SMK/MAK sederajat yang masih aktif dari seluruh Indonesia maupun Sekolah Indonesia Luar Negeri. Berikut tahapan pelaksanaannya:- Rilis Panduan: 15 Juni 2026 melalui website Puspresnas
- Sosialisasi: 15 Juni 2026 (daring)
- Pendaftaran: 15 Juni-15 Juli 2026 melalui Portal Registrasi Puspresnas
- Babak Pra-Seleksi: 30 Juli 2026 (menjaring sekitar 4.000 pendaftar menjadi 100 peserta terbaik)
- Pengumuman Tahap I: 3 Agustus 2026 melalui website Puspresnas
- Babak Seleksi (Semi Final): 12 Agustus 2026 (menyaring 100 peserta menjadi 30 finalis)
- Pengumuman Finalis (30 Besar): 18 Agustus 2026
- Babak Final Nasional: 14-20 September 2026 secara luring selama 6 hari yang diselenggarakan berbarengan dengan kegiatan OSN Nasional 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
Baca Juga :
Kuasai Materi Teori! Ini 10 Contoh Soal OSN Biologi SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
Syarat Pendaftaran EKKA 2026
Berikut persyaratan yang wajib dipenuhi peserta:- Merupakan siswa aktif SMA/MA/SMK atau sederajat kelas 10, 11, atau 12
- Tidak dinyatakan lolos ke OSN tingkat provinsi (OSN-P) tahun 2026 pada bidang lomba apa pun
- Mendapatkan izin dari orang tua atau wali serta guru di sekolah untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan EKKA 2026
Cara Daftar EKKA 2026
Pendaftaran dilakukan oleh operator satuan pendidikan melalui portal registrasi Puspresnas. Peserta juga diwajibkan mengunggah dokumen persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.Berikut langkah-langkah pendaftarannya:
- Pendaftaran dilakukan oleh operator satuan pendidikan melalui laman https://daftar-bpti.kemendikdasmen.go.id/
- Unggah hasil pemindaian (scan) surat izin orang tua dan sekolah sesuai format yang tercantum pada panduan
- Periode pendaftaran dibuka pada 15 Juni hingga 15 Juli 2026
Rincian Rangkaian Babak Final (6 Hari Onsite)
EKKA 2026 memiliki atmosfer yang serupa dengan bidang lomba OSN lainnya, rangkaian kegiatan 6 hari di tingkat nasional disusun sebagai berikut:- 14 September: Kedatangan peserta, registrasi, dan Check-in penginapan
- 15 September: Seremoni Pembukaan Bersama OSN di Auditorium Utama, dilanjutkan dengan Technical Meeting dan Uji Coba
- 16 September: Kompetisi Hari Pertama
- 17 September: Kompetisi Hari Kedua
- 18 September: Kegiatan Kolaborasi BTI
- 19 September: Seremoni Penutupan, Penganugerahan Medali, dan Simbolis Pemberian Apresiasi.
- 20 September: Kepulangan seluruh peserta ke daerah masing-masing
Proses Seleksi
- Pra Seleksi
- Seleksi (Semifinal)
- Pelaksanaan Nasional
Silabus dan Cakupan Materi EKKA 2026
Silabus materi yang diujikan pada EKKA 2026 ini merupakan bagian (subset) dari silabus lengkap IOAI. Lebih spesifik, silabus pada EKKA 2026 ini akan dibatasi hanya untuk mencakup topik-topik berikut:- Pengetahuan dan Keterampilan Dasar: konsep-konsep dan teori matematika, statistika, teori peluang dan optimasi, pemrograman dengan menggunakan Python
- Teori dan praktik machine learning klasik: analisis dan pengolahan data mendasar, feature engineering, supervised learning, unsupervised learning, evaluasi dan validasi model machine learning
- Jaringan syaraf tiruan (artificial neural network): arsitektur JST, multilayer perceptron, algoritme pelatihan dan optimasi JST, fungsi aktivasi, regularisasi
- Computer Vision (CV): Dasar CV, konvolusi, teknik pooling, klasifikasi citra, deteksi obyek, segmentasi citra, transfer learning
- Natural Language Processing (NLP): Pengambilan fitur (misal TF-IDF), embedding, dasar transformer (attention), klasifikasi teks
- Silabus lengkap, bentuk dan contoh soal dapat diakses di laman: https://ioai.toki.id
Penghargaan
Pemenang dalam babak final akan ditentukan berdasarkan nilai terbaik yang dihasilkan dengan distribusi berikut:- Dua peserta terbaik akan mendapatkan Medali Emas, sertifikat, dan beasiswa pendidikan
- Empat peserta terbaik berikutnya akan mendapatkan Medali Perak, sertifikat, dan beasiswa pendidikan
- Enam peserta terbaik berikutnya akan mendapatkan Medali Perunggu, sertifikat, dan beasiswa pendidikan
- Seluruh Peserta babak final akan mendapatkan sertifikat sebagai finalis.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda