Belajar. DOK Freepik
Belajar. DOK Freepik

Kisi-kisi Soal OSN Geografi SMA 2026: Materi, Bentuk Tes, dan Jadwal Seleksi

Bramcov Stivens Situmeang • 19 Juni 2026 19:32
Ringkasnya gini..
  • Membiasakan diri dengan latihan soal sejak jauh hari menjadi strategi terbaik agar tidak gugup saat menghadapi ujian sesungguhnya.
  • Penguasaan materi akan sangat menentukan sejauh mana langkah peserta dalam kompetisi ini.
  • Dengan memahami cakupan materi, kemampuan yang diujikan, hingga bentuk soal, peserta dapat menyusun strategi belajar yang lebih terarah dan efektif.
Jakarta: Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 kembali menjadi ajang yang paling ditunggu para pelajar berprestasi di seluruh Indonesia. Bagi siswa SMA yang ingin berlaga di bidang Geografi, membiasakan diri dengan latihan soal sejak jauh hari menjadi strategi terbaik agar tidak gugup saat menghadapi ujian sesungguhnya.
 
Penguasaan materi seperti iklim, kebencanaan, sumber daya alam, geomorfologi, hingga geografi ekonomi akan sangat menentukan sejauh mana langkah peserta dalam kompetisi ini. Sebelum membahas lebih lanjut soal-soal latihannya, yuk kenalan dulu dengan OSN dan tujuan diselenggarakannya.

Apa itu OSN?

Mengutip laman pusatprestasinasional.kemendikdasmen.go.id, Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan ajang seleksi talenta sains di tingkat nasional yang terdiri dari dua tahap utama, yaitu Semifinal yang digelar secara daring dan Final yang dilaksanakan secara luring.
 
Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dan terbuka bagi seluruh pelajar Indonesia dari berbagai provinsi, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/sederajat. Setiap peserta akan diuji untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di bidang sains melalui serangkaian tahap seleksi yang ketat dan kompetitif.

Dari berbagai bidang yang dilombakan, Geografi menjadi salah satu cabang yang selalu menarik perhatian peserta. Bidang ini tidak hanya mempelajari fenomena alam seperti gempa bumi, gunung api, dan tsunami, tetapi juga mengkaji berbagai aktivitas manusia, mulai dari perdagangan, pariwisata, hingga migrasi penduduk. Materi yang diujikan terdiri dari tes teori dan tes multimedia.
 
Dengan cakupan materi yang luas tersebut, peserta dituntut memiliki kemampuan analisis yang kuat terhadap berbagai fenomena keruangan yang terjadi di permukaan bumi. Karena itu, pemahaman konsep dasar Geografi menjadi bekal penting sebelum mengikuti kompetisi.
 
Dalam pelaksanaannya, OSN Geografi menguji peserta melalui tes teori dan tes multimedia yang dirancang untuk mengukur pemahaman konsep sekaligus kemampuan analisis peserta terhadap berbagai permasalahan geografis
 
Setelah mengenal lebih jauh tentang OSN, sekarang saatnya masuk ke kisi-kisinya. Berdasarkan buku Panduan OSN SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat Tahun 2026, materi OSN Geografi SMA mencakup beberapa pokok bahasan berikut:

Lingkup Materi

  1. Iklim dan Perubahan Iklim: Pengantar Cuaca dan Iklim, Sirkulasi Atmosfer
  2. Kebencanaan dan Manajemen Bencana
  3. Sumber Daya dan Manajemen Sumber Daya
  4. Geografi Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan
  5. Geologi, Geomorfologi, dan Penggunaan Lahan
  6. Geografi Pertanian dan Permasalahan Pangan
  7. Kependudukan dan Dinamika Penduduk
  8. Geografi Ekonomi dan Globalisasi
  9. Geografi Pembangunan dan Ketimpangan Spasial
  10. Geografi Kota, Peremajaan Kota, dan Perencanaan Kota
  11. Pariwisata dan Manajemen Pariwisata
  12. Geografi Budaya dan Identitas Regional
  13. Perpetaan dan Interpretasi Informasi Geospasial
Selain menguasai materi tersebut, peserta juga dituntut memiliki sejumlah kemampuan dasar agar dapat menyelesaikan soal dengan baik. Berikut penjelasannya

Kemampuan yang Harus Dimiliki Peserta

Adapun kemampuan yang dibutuhkan dalam mengerjakan soal OSN Geografi meliputi:
  1. Kemampuan pemetaan
  2. Kemampuan penyelidikan (inquiry)
  3. Kemampuan pembacaan, analisis, dan interpretasi data-data grafis
Sementara itu, kemampuan yang akan diujikan untuk tes praktik yakni:
  1. Pengamatan, pemetaan, dan teknik pengambilan data
  2. Analisis masalah/isu/masalah keruangan di area tes praktik
  3. Pemecahan masalah/isu/masalah keruangan, yang hasilnya dapat dirangkum dalam proposal perencanaan ruang dan dapat pula dituangkan dalam peta perencanaan ruang
Setelah memahami materi dan kompetensi yang dibutuhkan, peserta juga perlu mengetahui bentuk soal yang akan dihadapi pada setiap tahapan seleksi.

Bentuk Soal OSN Geografi

Pada tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K), peserta akan mengerjakan:

Jenis dan Waktu Pengerjaan Soal OSN-K

  • Geografi: 100 soal pilihan ganda
  • Durasi pengerjaan: 2 jam
Bagi peserta yang lolos ke tingkat provinsi, format soal yang dihadapi akan sedikit berbeda.

Jenis Soal dan Waktu Pengerjaan OSN-P

Pada OSN tingkat Provinsi (OSN-P), peserta Geografi akan mengerjakan soal pilihan ganda dan uraian sebanyak 70 soal dengan durasi pengerjaan 2 jam.
 
Adapun pelaksanaan OSN-P 2026 untuk seluruh cabang lomba dijadwalkan sebagai berikut:

27 Juli 2026

  • Fisika: 08.00–11.00 WIB (3 jam)
  • Matematika: 08.00–12.00 WIB (4 jam)
  • Informatika: 13.00–16.00 WIB (3 jam)

28 Juli 2026

  • Kebumian: 08.00–11.00 WIB (3 jam)
  • Biologi: 08.00–11.00 WIB (3 jam)
  • Astronomi: 13.00–16.00 WIB (3 jam)

29 Juli 2026

  • Kimia: 08.00–10.00 WIB (2 jam)
  • Geografi: 08.00–10.00 WIB (2 jam)
  • Ekonomi: 13.00–14.30 WIB (1 jam 30 menit)

Jenis Soal dan Waktu Pengerjaan OSN Semifinal

Sedangkan, pada tahap Semifinal cabang Geografi terdiri atas Tes Multimedia dan Tes Uraian. Tes ini mencakup 40 soal multimedia dan 6 soal uraian dengan total waktu pengerjaan selama 5 jam. Selain itu, peserta juga akan mengikuti Tes Lisan yang dilaksanakan melalui aplikasi pertemuan daring sebanyak satu set.

Jenis Soal dan Waktu Pengerjaan OSN Final

Pada tahap final cabang Geografi terdiri atas tes multimedia dan praktik lapangan. Tes ini mencakup 6 uraian dan 40 pilihan ganda untuk hari pertama dengan total waktu pengerjaan selama 3 jam. Selain itu, peserta juga akan mengikuti praktik lapangan pada hari kedua yang terdiri dari dua set selama 8 jam.
 
Dengan memahami cakupan materi, kemampuan yang diujikan, hingga bentuk soal pada setiap tahapan seleksi, peserta dapat menyusun strategi belajar yang lebih terarah dan efektif dalam mempersiapkan diri menghadapi OSN Geografi SMA 2026.
 
Setelah memahami kisi-kisi materinya, sekarang saatnya menguji kemampuan melalui latihan soal berikut.
 

10 Contoh Soal OSN Geografi SMA 2026

Berikut contoh soal yang disusun setara level seleksi tingkat provinsi dan mengacu pada Buku Panduan Olimpiade Sains Nasional 2026 jenjang SMA mata pelajaran Geografi.

Soal 1

Banyak orang menganggap cuaca dan iklim sebagai hal yang sama, padahal kedua istilah ini memiliki makna yang berbeda secara mendasar. Perbedaan paling mendasar antara cuaca dan iklim adalah
 
A. Cuaca hanya diukur di darat, sedangkan iklim hanya diukur di laut
B. Cuaca merupakan rata-rata kondisi atmosfer selama puluhan tahun, sedangkan iklim adalah kondisi sesaat
C. Cuaca menunjukkan kondisi atmosfer yang berlangsung singkat dan bersifat lokal, sementara iklim merupakan gambaran rata-rata kondisi atmosfer dalam rentang waktu panjang di suatu kawasan yang luas
D. Cuaca dipengaruhi oleh rotasi Bumi, sedangkan iklim dipengaruhi oleh revolusi Bumi
E. Cuaca bersifat global, sedangkan iklim bersifat lokal

Soal 2

Pola angin permukaan Bumi dijelaskan melalui sirkulasi atmosfer global tiga sel, yakni Hadley, Ferrel, dan Polar. Sabuk bertekanan rendah di wilayah subtropis yang memunculkan gurun-gurun besar seperti Sahara dan Gobi terbentuk pada sel sirkulasi adalah
 
A. Hadley, karena udara naik di garis ekuator lalu turun di sekitar lintang 30 derajat
B. Ferrel, karena pertemuan angin barat dengan angin timur
C. Polar, karena udara dingin yang turun di wilayah kutub
D. Hadley, karena udara turun tepat di garis ekuator
E. Pertemuan sel Hadley dan Ferrel di garis balik utara dan selatan

Soal 3

Fenomena El Nino terjadi ketika angin pasat timur di Pasifik ekuator melemah, sehingga massa air hangat yang biasanya berkumpul di Pasifik barat bergeser menuju Pasifik tengah dan timur. Akibat langsung yang dirasakan sebagian besar wilayah Indonesia adalah
 
A. Curah hujan meningkat merata karena air hangat dari Pasifik timur mendekati perairan Indonesia
B. Curah hujan menurun dan musim kering berlangsung lebih lama, akibat melemahnya pembentukan awan konvektif di atas perairan Indonesia yang menjadi lebih dingin dari biasanya
C. Intensitas hujan monsun meningkat karena suhu permukaan laut Indonesia justru menghangat
D. Musim hujan bergeser lebih awal akibat perubahan arah angin pasat
E. Suhu udara menurun drastis di seluruh wilayah Indonesia

Soal 4

Bencana dapat dikelompokkan berdasarkan penyebabnya menjadi bencana geologi, hidrometeorologi, dan biologi. Tsunami yang muncul akibat gempa bumi tektonik paling tepat digolongkan sebagai bencana adalah
 
A. Hidrometeorologi murni, sebab melibatkan gelombang air laut
B. Geologi, karena pemicu utamanya berupa pergerakan lempeng tektonik di dasar laut, meski dampaknya berbentuk gelombang air
C. Biologi, karena berpengaruh langsung pada ekosistem laut
D. Klimatologi, karena dipengaruhi suhu permukaan laut
E. Antropogenik, karena dipicu aktivitas manusia di wilayah pesisir

Soal 5

Gunung berapi tipe strato seperti Gunung Merapi memiliki gaya letusan yang berbeda dibandingkan gunung berapi tipe perisai seperti Mauna Loa di Hawaii. Ciri letusan tipe strato yang membedakannya dari tipe perisai adalah
 
A. Letusannya cenderung tenang dengan lava encer yang menyebar luas dan membentuk lereng landai
B. Letusannya bersifat eksplosif karena magmanya kental dan kaya gas, sehingga menghasilkan awan panas dan kubah lava berlereng terjal
C. Tidak pernah memunculkan abu vulkanik karena magmanya sangat encer
D. Selalu menghasilkan lava basaltik cair yang membentuk dataran luas
E. Letusannya lebih tenang dan jarang menghasilkan material piroklastik

Soal 6

Kekuatan gempa bumi dapat diukur menggunakan Skala Richter maupun Skala Magnitudo (Mw), namun keduanya memiliki kelemahan masing-masing. Mw dinilai lebih akurat untuk gempa besar dibanding Skala Richter karena adalah
 
A. Mw hanya berlaku untuk gempa yang terjadi di laut
B. Skala Richter mengalami efek kejenuhan saat mengukur gempa besar, sementara Mw menghitung energi total yang dilepaskan berdasarkan luas area patahan dan besar pergeserannya
C. Mw lebih mudah dihitung secara manual tanpa memerlukan seismograf
D. Skala Richter dianggap kurang modern dibanding Mw
E. Mw hanya mengukur kedalaman gempa, bukan kekuatannya

Soal 7

Hutan tropis Indonesia menyimpan cadangan karbon dalam jumlah besar, baik di permukaan maupun di bawah tanah. Komponen penyimpan karbon yang sering terlewatkan namun memiliki kapasitas sangat besar pada ekosistem hutan rawa gambut adalah
 
A. Daun-daun yang gugur di permukaan tanah
B. Lapisan gambut di bawah permukaan yang terbentuk dari penumpukan bahan organik selama ribuan tahun
C. Batang pohon yang masih hidup di atas permukaan tanah
D. Akar pohon yang berada di lapisan atas tanah
E. Kanopi hutan yang langsung menyerap karbon dioksida

Soal 8

Pergerakan lempeng tektonik membentuk permukaan Bumi sesuai teori tektonik lempeng. Zona pertemuan dua lempeng samudra yang memunculkan palung laut dalam serta deretan gunung berapi vulkanik di dasar laut merupakan ciri dari batas lempeng yaitu
 
A. Divergen, tempat dua lempeng saling menjauh
B. Transform, tempat dua lempeng bergeser secara horizontal
C. Konvergen tipe subduksi, tempat lempeng yang lebih padat menunjam ke bawah lempeng lainnya
D. Konvergen tipe kolisi, tempat dua lempeng benua bertabrakan hingga terangkat
E. Divergen di dasar samudra yang membentuk mid-ocean ridge

Soal 9

Bonus demografi muncul ketika jumlah penduduk usia produktif jauh lebih banyak dibanding usia non-produktif. Agar bonus demografi ini benar-benar membawa manfaat ekonomi, syarat utama yang harus terpenuhi adalah
 
A. Membiarkan penduduk usia produktif bekerja tanpa pelatihan keterampilan khusus
B. Tersedianya cukup lapangan kerja serta kualitas pendidikan dan keterampilan tenaga kerja yang memadai untuk menampung angkatan kerja produktif tersebut
C. Mendorong peningkatan angka kelahiran agar populasi usia produktif terus bertambah
D. Mendorong seluruh penduduk usia produktif untuk bermigrasi ke luar negeri
E. Bonus demografi otomatis mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa syarat tambahan apa pun

Soal 10

Sistem Informasi Geografis (SIG) memungkinkan analisis keruangan melalui penggabungan beberapa lapisan data sekaligus. Untuk menentukan lahan pertanian yang memenuhi seluruh kriteria seperti kemiringan lereng, jenis tanah, dan curah hujan secara bersamaan, prinsip overlay yang digunakan adalah
 
A. Union, yang menggabungkan seluruh wilayah dari setiap lapisan data tanpa memperhatikan kesesuaian kriteria
B. Intersect, yang menghasilkan area yang memenuhi seluruh kriteria dari semua lapisan data yang ditumpangtindihkan
C. Buffer, yang membentuk zona radius di sekitar suatu titik atau garis
D. Clip, yang hanya memotong satu lapisan data berdasarkan batas administratif
E. Merge, yang menggabungkan dua lapisan data dengan atribut yang sama

Kunci Jawaban

  1. C. Cuaca menunjukkan kondisi atmosfer yang berlangsung singkat dan bersifat lokal, sementara iklim merupakan gambaran rata-rata kondisi atmosfer dalam rentang waktu panjang di suatu kawasan yang luas
  2. A. Hadley, karena udara naik di garis ekuator lalu turun di sekitar lintang 30 derajat
  3. B. Curah hujan menurun dan musim kering berlangsung lebih lama, akibat melemahnya pembentukan awan konvektif di atas perairan Indonesia
  4. B. Geologi, karena pemicu utamanya berupa pergerakan lempeng tektonik di dasar laut, meski dampaknya berbentuk gelombang air
  5. B. Letusannya bersifat eksplosif karena magmanya kental dan kaya gas, sehingga menghasilkan awan panas dan kubah lava berlereng terjal
  6. B. Skala Richter mengalami efek kejenuhan saat mengukur gempa besar, sementara Mw menghitung energi total berdasarkan luas area patahan dan besar pergeserannya
  7. B. Lapisan gambut di bawah permukaan yang terbentuk dari penumpukan bahan organik selama ribuan tahun
  8. C. Konvergen tipe subduksi, tempat lempeng yang lebih padat menunjam ke bawah lempeng lainnya
  9. B. Tersedianya cukup lapangan kerja serta kualitas pendidikan dan keterampilan tenaga kerja yang memadai untuk menampung angkatan kerja produktif
  10. B. Intersect, yang menghasilkan area yang memenuhi seluruh kriteria dari semua lapisan data yang ditumpangtindihkan.
Bagi Sobat Medcom yang mengikuti OSN, penting untuk mengetahui rincian jadwal seleksi bergengsi ini. Simak ulasan berikut.

Jadwal OSN Jenjang SMA 2026

  1. Registrasi: 1-28 Februari 2026
  2. Seleksi tingkat satuan pendidikan: Januari-Februari 2026
  3. Uji Coba tingkat Kab./Kota (OSN-K): 6-7 Mei 2026
  4. OSN tingkat Kabupaten/Kota: 18-19 Juni 2026
  5. Pengumuman OSN-K: 3 Juli 2026
  6. Uji Coba tingkat Provinsi (OSN-P): 14-15 Juli 2026
  7. OSN tingkat Provinsi: 27-29 Juli 2026
  8. Pengumuman OSN-P: 5 Agustus 2026
  9. OSN tahap Semifinal: 12 Agustus 2026
  10. Pengumuman hasil Semifinal: 18 Agustus 2026
  11. Seleksi OSN tahap Final: 14-20 September 2026
Nah, itulah kisi-kisi soal OSN Geografi SMA 2026 beserta jadwalnya. Semangat berlatih ya, Sobat Medcom!
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA