Guru sedang mengajar di depan kelas. Foto: MI/Panca Syurkani
Guru sedang mengajar di depan kelas. Foto: MI/Panca Syurkani

Apa itu Dapodik? Pengertian, Manfaat, dan Panduan Install Aplikasi Dapodik Versi 2026

Ilham Pratama Putra • 05 Agustus 2026 13:42
Ringkasnya gini..
  • Dapodik merupakan sistem pendataan nasional yang dikelola Kemendikdasmen dan
  • Dapodik menjadi sumber data utama dalam perencanaan serta pelaksanaan kebijakan pendidikan di Indonesia.
  • Aplikasi Dapodik digunakan sekolah untuk memperbarui data peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, serta sarana dan prasarana secara berkala.
Jakarta: Data Pokok Pendidikan atau Dapodik adalah salah satu database pendidikan yang dikelola langsung oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Dapodik memuat data penting mulai dari data guru, peserta didik, tenaga kependidikan, hingga substansi pendidikan.  
 
Namun, tahukah kamu sebenarnya apa itu Dapodik? Yuk kenali lebih dalam soal Dapodik. 
Berikut penjelasannya:


Apa itu Dapodik?

Dapodik adalah sistem pendataan nasional terpadu yang menjadi sumber data utama pendidikan nasional untuk merencanakan berbagai program guna meningkatkan kualitas pendidikan. Secara keseluruhan, data yang terdapat dalam Dapodik mencerminkan situasi setiap lembaga pendidikan, mulai dari status dan jumlah peserta didik, ketersediaan rombongan belajar yang memenuhi standar, hingga fasilitas dan sarana prasarana di setiap lembaga pendidikan.
 
 
Baca juga: 
 
 


Manfaat Dapodik


Manfaat Data Pokok Pendidikan untuk PTK dan Guru Honorer
  • Memberikan akses untuk memperoleh hak tunjangan.
  • Memberikan platform untuk mendapatkan NUPTK yang terverifikasi dan valid.
  • Menyediakan fasilitas untuk memantau dan mengevaluasi kebijakan pemerintah.

Manfaat Dapodik Bagi Siswa
  • Menjadi sumber yang valid untuk mendapatkan NISN.
  • Memberikan kemudahan dalam memperoleh Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Manfaat Data Pokok Pendidikan untuk Sekolah
  • Mempermudah proses pengajuan fasilitas sarana dan prasarana (sarpras).
  • Memberikan dukungan dalam menjaga mutu pendidikan.
  • Membantu dalam proses perubahan struktur kelembagaan.
  • Menjadi tempat yang valid untuk mendapatkan NPSN.

Manfaat Dapodik untuk Pemerintah
  • Mendukung proses pemetaan dan penyebaran yang merata terkait dengan guru.
  • Membantu dalam mendapatkan informasi pendidikan dengan cara yang efisien dan efektif.
  • Berperan dalam mencegah sekolah melakukan tindakan curang dalam pengajuan pendanaan.
Berdasarkan Permendikdasmen No. 8 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan, disampaikan bahwa Satuan Pendidikan harus mengisi dan melakukan pemutakhiran Dapodik sesuai dengan kondisi riil di Satuan Pendidikan paling lambat tanggal 31 Agustus anggaran sebelumnya.

Aplikasi Dapodik versi 2026 dirilis dalam bentuk Installer, maka satuan Pendidikan harus melakukan uninstall Aplikasi Dapodik versi sebelumnya terlebih dahulu. 

Cara instalasi Aplikasi Dapodik versi 2026

  1. Unduh file installer Dapodik 2026 https://dapo.kemendikdasmen.go.id/unduhan
  2. Lakukan instalasi Aplikasi Dapodik 2026
  3. Refresh browser (ctrl+F5)
  4. Lakukan registrasi 
  5. Pastikan proses registrasi berhasil
  6. Isi username dan password
  7. pilih semester 2025/2026
  8. klik tombol Masuk
  9. Pastikan tampilan Aplikasi Dapodik sudah versi 2026 
  10. Lakukan input data sesuai kondisi riil
  11. Login Akun Kepala Sekolah 
  12. Klik tombol sinkronisasi.  

Daftar perubahan pada Aplikasi Dapodik versi 2026

[Pembaruan]
  1. Penambahan validasi warning pada pengisian nilai rapor.
  2. Penambahan validasi batasan usia maksimal untuk peserta didik baru di jenjang SMP dan SMA.
  3. Penambahan validasi batasan usia maksimal untuk peserta didik penyandang disabilitas.
  4. Penambahan validasi guru yang tidak memiliki jabatan GTK.
  5. Penambahan validasi tugas tambahan berdasarkan Permendikdasmen No. 11 Tahun 2025.
  6. Penambahan validasi kurikulum di jenjang SMK.  
  7. Penambahan validasi pengisian dan penyajian informasi 8 indikator PAUD HI. 
  8. Penambahan referensi Orang Asli Papua (OAP) di tabel kesejahteraan GTK.
  9. Penonaktifan menu jadwal dan isiannya.
  10. Penonaktifan tombol hapus pada tabel peserta didik.
  11. Penonaktifan menu nomor administrasi peserta didik.
  12. Penonaktifan isian tracer study di jenjang SMK.
  13. Penguncian jumlah rombel dan anggota rombel untuk tingkat 8 dan 11 berdasarkan daya tampung Tahun Ajaran 2024/2025.
  14. Penyesuaian referensi mata pelajaran berdasarkan Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025.
  15. Penutupan menu rombongan belajar daring di jenjang kesetaraan.
  16. Penambahan informasi daya tampung di menu beranda untuk jenjang SD, SMP, SMA Negeri.
  17. Penyesuaian proses kelulusan tingkat akhir dengan data induk ijazah.
[Perbaikan]
  1. Perbaikan fitur pengisian nilai rapor bagi peserta didik dengan status mutasi.
  2. Penyesuaian validasi warning untuk Nomor Induk Kependudukan Ayah. 
  3. Penyesuaian pengisian iuran sekolah swasta di menu beranda.
  4. Penyesuaian isian data rinci PAUD menjadi data periodik per semester.
Itulah informasi seputar Dapodik. Semoga informasi ini bermanfaat yaa.
 
Baca juga: Update Data Dapodik untuk DAK Fisik, Sekolah Diminta Tulis Kebutuhan Riil

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan