Namun, tahukah kamu sebenarnya apa itu Dapodik? Yuk kenali lebih dalam soal Dapodik.
Berikut penjelasannya:
Apa itu Dapodik?
Dapodik adalah sistem pendataan nasional terpadu yang menjadi sumber data utama pendidikan nasional untuk merencanakan berbagai program guna meningkatkan kualitas pendidikan. Secara keseluruhan, data yang terdapat dalam Dapodik mencerminkan situasi setiap lembaga pendidikan, mulai dari status dan jumlah peserta didik, ketersediaan rombongan belajar yang memenuhi standar, hingga fasilitas dan sarana prasarana di setiap lembaga pendidikan.| Baca juga:
|
Manfaat Dapodik
Manfaat Data Pokok Pendidikan untuk PTK dan Guru Honorer
- Memberikan akses untuk memperoleh hak tunjangan.
- Memberikan platform untuk mendapatkan NUPTK yang terverifikasi dan valid.
- Menyediakan fasilitas untuk memantau dan mengevaluasi kebijakan pemerintah.
Manfaat Dapodik Bagi Siswa
- Menjadi sumber yang valid untuk mendapatkan NISN.
- Memberikan kemudahan dalam memperoleh Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Manfaat Data Pokok Pendidikan untuk Sekolah
- Mempermudah proses pengajuan fasilitas sarana dan prasarana (sarpras).
- Memberikan dukungan dalam menjaga mutu pendidikan.
- Membantu dalam proses perubahan struktur kelembagaan.
- Menjadi tempat yang valid untuk mendapatkan NPSN.
Manfaat Dapodik untuk Pemerintah
- Mendukung proses pemetaan dan penyebaran yang merata terkait dengan guru.
- Membantu dalam mendapatkan informasi pendidikan dengan cara yang efisien dan efektif.
- Berperan dalam mencegah sekolah melakukan tindakan curang dalam pengajuan pendanaan.
Aplikasi Dapodik versi 2026 dirilis dalam bentuk Installer, maka satuan Pendidikan harus melakukan uninstall Aplikasi Dapodik versi sebelumnya terlebih dahulu.
Cara instalasi Aplikasi Dapodik versi 2026
- Unduh file installer Dapodik 2026 https://dapo.kemendikdasmen.go.id/unduhan
- Lakukan instalasi Aplikasi Dapodik 2026
- Refresh browser (ctrl+F5)
- Lakukan registrasi
- Pastikan proses registrasi berhasil
- Isi username dan password
- pilih semester 2025/2026
- klik tombol Masuk
- Pastikan tampilan Aplikasi Dapodik sudah versi 2026
- Lakukan input data sesuai kondisi riil
- Login Akun Kepala Sekolah
- Klik tombol sinkronisasi.
Daftar perubahan pada Aplikasi Dapodik versi 2026
[Pembaruan]- Penambahan validasi warning pada pengisian nilai rapor.
- Penambahan validasi batasan usia maksimal untuk peserta didik baru di jenjang SMP dan SMA.
- Penambahan validasi batasan usia maksimal untuk peserta didik penyandang disabilitas.
- Penambahan validasi guru yang tidak memiliki jabatan GTK.
- Penambahan validasi tugas tambahan berdasarkan Permendikdasmen No. 11 Tahun 2025.
- Penambahan validasi kurikulum di jenjang SMK.
- Penambahan validasi pengisian dan penyajian informasi 8 indikator PAUD HI.
- Penambahan referensi Orang Asli Papua (OAP) di tabel kesejahteraan GTK.
- Penonaktifan menu jadwal dan isiannya.
- Penonaktifan tombol hapus pada tabel peserta didik.
- Penonaktifan menu nomor administrasi peserta didik.
- Penonaktifan isian tracer study di jenjang SMK.
- Penguncian jumlah rombel dan anggota rombel untuk tingkat 8 dan 11 berdasarkan daya tampung Tahun Ajaran 2024/2025.
- Penyesuaian referensi mata pelajaran berdasarkan Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025.
- Penutupan menu rombongan belajar daring di jenjang kesetaraan.
- Penambahan informasi daya tampung di menu beranda untuk jenjang SD, SMP, SMA Negeri.
- Penyesuaian proses kelulusan tingkat akhir dengan data induk ijazah.
- Perbaikan fitur pengisian nilai rapor bagi peserta didik dengan status mutasi.
- Penyesuaian validasi warning untuk Nomor Induk Kependudukan Ayah.
- Penyesuaian pengisian iuran sekolah swasta di menu beranda.
- Penyesuaian isian data rinci PAUD menjadi data periodik per semester.
| Baca juga: Update Data Dapodik untuk DAK Fisik, Sekolah Diminta Tulis Kebutuhan Riil |
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda