Guru. DOK Puslapdik Kemendikbud
Guru. DOK Puslapdik Kemendikbud

Referensi Soal dan Kunci Jawaban Sulingjar 2026 Paket Guru Matematika Lengkap

Bramcov Stivens Situmeang • 05 Agustus 2026 13:07
Ringkasnya gini..
  • Sulingjar 2026 Paket Guru Matematika memuat pertanyaan terkait praktik mengajar, asesmen, hingga pencegahan hukuman fisik.
  • Contoh soal dan referensi jawaban disajikan sebagai bahan gambaran bagi guru Matematika sebelum melakukan pengisian resmi.
  • Sulingjar bukan ujian bernilai benar-salah, sehingga guru imbau menjawab sesuai dengan pengalaman dan kondisi nyata di sekolah.
Jakarta: Guru mata pelajaran Matematika yang terpilih sebagai responden Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) 2026 akan mendapatkan paket pertanyaan khusus berkaitan dengan berbagai aspek pembelajaran di sekolah. Dalam paket Guru Matematika, pertanyaan membahas sejumlah topik, mulai dari praktik mengajar hingga asesmen pembelajaran di lingkungan sekolah.
 
Berbeda dengan ujian biasa, Sulingjar tidak memiliki jawaban benar atau salah. Survei ini bertujuan menggambarkan kondisi nyata lingkungan belajar berdasarkan pengalaman guru selama menjalankan proses pembelajaran.
 
Meski begitu, banyak guru mencari contoh kunci jawaban Sulingjar 2026 sebagai bahan persiapan sebelum melakukan pengisian. Contoh jawaban ini hanya membantu responden mengenali bentuk pertanyaan yang akan muncul.

Lantas, seperti apa bentuk soalnya? Berikut contoh soal dan referensi kunci jawaban Sulingjar 2026 Paket Guru Matematika yang bisa dipelajari sebelum mengisi survei dikutip dari YouTube Jendela Pendidikan dan Pak Guru Wali:
 

Soal dan Kunci Jawaban Sulingjar 2026 Paket Guru Matematika

  1. Memiliki kontrak kerja di luar sekolah? Jawaban: Tidak
  2. Akses internet di rumah? Jawaban: Internet dari HP. Organisasi profesi yang diikuti? Jawaban: KKG/MGMP/Forum Tutor Pendidikan Kesetaraan
  3. Peran di organisasi tersebut? Jawaban: Anggota. Lama mengajar di sekolah ini hingga akhir tahun ajaran? Jawaban: 6-10 tahun. Mengajar siswa berkebutuhan khusus? Jawaban: Tidak
  4. Saat sesi tanya jawab menunjukkan murid belum paham konsep utama, seberapa sering mencatat pertanyaan yang belum terjawab tuntas sebagai bahan evaluasi pembelajaran berikutnya? Jawaban: Selalu. Membuka kembali sesi penjelasan pada pertemuan berikutnya untuk konsep yang banyak ditanyakan: Selalu. Menjadikan pertanyaan murid sebagai bahan menentukan materi yang perlu disampaikan dengan cara berbeda: Selalu. Meminta murid mempelajari kembali materi secara mandiri: Selalu
  5. Saat murid cenderung diam meski diberi kesempatan bertanya, mengubah cara penyampaian materi ketika suasana kelas mulai tidak kondusif: Sangat setuju. Menyesuaikan aktivitas pembelajaran agar murid lebih aktif terlibat: Sangat setuju
  6. Mengubah penyajian materi dengan memberi contoh nyata sesuai kebutuhan murid: Sangat sesuai. Memberi latihan soal berpikir tingkat tinggi dengan kesulitan sama untuk seluruh murid: Sangat tidak sesuai
  7. Memilih alur penyampaian umum ke khusus atau sebaliknya sesuai karakteristik materi: Sangat setuju. Memulai penjelasan dari materi paling kompleks sebagai prioritas: Sangat tidak setuju. Mengaitkan materi yang akan dipelajari dengan materi sebelumnya: Sangat setuju. Menghubungkan materi pada bab berbeda agar murid memahami keterkaitannya: Sangat setuju
  8. Menyadari kesulitan murid memahami materi sehingga menata ulang penjelasan: Sangat sesuai. Terus memakai contoh yang sama selama materi tidak berubah: Sangat tidak sesuai
  9. Menjelaskan materi disertai gambar untuk memperjelas pembelajaran: Selalu. Mengaitkan materi baru dengan materi yang telah dipelajari murid sebelumnya: Selalu
  10. Mengajarkan materi perbandingan atau rasio menggunakan soal cerita: Sangat sesuai. Mengajarkan operasi hitung kombinasi bilangan desimal, pangkat bulat, dan bentuk akar: Sangat sesuai. Mengajarkan cara menghitung keliling dan luas lingkaran beserta manfaatnya dalam kehidupan nyata: Sangat sesuai. Memberi contoh menghitung luas permukaan dan volume bangun ruang seperti tabung, prisma, bola, dan limas: Sangat sesuai. Mengajarkan sifat operasi komutatif, asosiatif, dan distributif untuk mengubah bentuk aljabar: Sangat sesuai. Kesulitan menjelaskan cara menyelesaikan persamaan linear dua variabel: Sangat tidak sesuai. Menerangkan cara membedakan bangun kongruen dan sebangun: Sangat sesuai. Mengajarkan cara menghitung sisi miring segitiga siku-siku memakai teorema Pythagoras: Sangat sesuai. Memberi latihan menghitung mean, median, modus, dan jangkauan data: Sangat sesuai. Mengajarkan praktik penggunaan peluang, frekuensi relatif, dan frekuensi harapan: Sangat sesuai
  11. Melaksanakan pembelajaran sesuai jadwal yang ditentukan: Selalu. Memanfaatkan sumber belajar di sekitar sekolah secara optimal: Selalu
  12. Mendiskusikan program tahunan dan semester dengan guru satu bidang studi: Selalu. Merancang bersama media pembelajaran sesuai RPP: Selalu
  13. Kepala sekolah menunjukkan contoh praktik baik pembelajaran dari dalam maupun luar sekolah: Sangat sesuai. Kepala sekolah memastikan praktik asesmen guru sesuai tujuan pembelajaran: Sangat sesuai. Kepala sekolah memfasilitasi kolaborasi guru lintas jenjang dan lintas pelajaran: Sangat sesuai. Kepala sekolah terlibat dalam analisis data kemajuan murid: Sangat sesuai
  14. Penghargaan bagi guru berprestasi dapat memotivasi guru lain: Sangat setuju. Kepala sekolah sebaiknya tidak memberi tugas mendadak saat guru mengajar: Sangat setuju
  15. Kepala sekolah tidak peduli terhadap cara mengajar saya: Tidak pernah. Memberi masukan berarti terhadap rancangan pembelajaran: Selalu. Memberi apresiasi saat menerapkan pembelajaran inovatif: Selalu. Berdiskusi soal pengembangan strategi pembelajaran yang menarik: Selalu
  16. Kepala sekolah memberi kesempatan mengikuti workshop atau pelatihan bagi guru berkinerja baik: Sangat sesuai. Kepala sekolah memberi kesempatan melanjutkan studi: Sangat sesuai
  17. Hukuman dikatakan fisik hanya jika menimbulkan cedera atau bekas pada murid: Salah. Hukuman fisik berdampak negatif pada kesehatan mental murid: Benar. Menyuruh murid berdiri lama di depan kelas termasuk hukuman fisik: Benar. Hukuman fisik menurunkan rasa aman murid di sekolah: Benar. Hukuman fisik tidak berpengaruh pada hubungan guru-murid: Salah. Pendekatan komunikasi dan konseling bisa jadi alternatif pengganti hukuman fisik: Benar
  18. Hukuman push up bagi murid terlambat dibenarkan karena memberi efek jera: Sangat tidak setuju. Murid boleh dihukum fisik saat pembelajaran asal tidak melukai: Sangat tidak setuju
  19. Percaya diri menerapkan strategi disiplin positif sebagai alternatif hukuman fisik: Sangat sesuai. Yakin bisa mengambil langkah tepat saat mengetahui adanya hukuman fisik di sekolah: Sangat sesuai. Ragu bisa konsisten tidak melakukan hukuman fisik: Sangat tidak sesuai. Merasa tidak punya kewenangan menangani kasus hukuman fisik: Sangat tidak sesuai. Ragu melaporkan kasus hukuman fisik di sekolah: Sangat tidak sesuai. Yakin bisa membantu menyusun aturan larangan hukuman fisik: Sangat sesuai. Merasa tidak mampu melindungi murid dari potensi hukuman fisik: Sangat tidak sesuai. Ragu menangani kasus kekerasan fisik secara objektif jika pelakunya rekan guru: Sangat tidak sesuai
  20. Tidak mengikutkan murid agama minoritas bersaing sebagai calon ketua karya wisata: Tidak pernah. Menganjurkan murid menghormati tradisi leluhur murid lain: Selalu
  21. Membedakan cara penilaian hasil belajar antara murid agama minoritas dan lainnya: Tidak pernah. Menganjurkan seluruh murid membantu murid agama minoritas yang tertimpa musibah: Selalu
  22. Memberi keistimewaan khusus pada agama mayoritas adalah hal wajar: Sangat tidak setuju. Murid agama minoritas perlu memaklumi fasilitas yang tidak sebaik mayoritas: Sangat tidak setuju
  23. Murid mendapat waktu cukup beribadah di tengah jam pelajaran: Sangat sesuai. Sekolah menyediakan pengajar kompeten untuk mata pelajaran agama sesuai keyakinan murid: Sangat sesuai
  24. Murid yang sombong, tidak sabar, dan banyak bertanya otomatis termasuk kategori CIBI: Salah. Karakteristik pasti murid CIBI adalah banyak ide kreatif tapi sulit patuh aturan: Salah. Proses penjaringan dan asesmen perlu dilakukan untuk mengidentifikasi murid CIBI: Benar. Identifikasi murid CIBI dilakukan berdasarkan kemampuan umum: Benar. Perlu instrumen khusus untuk asesmen potensi dan karakteristik murid CIBI: Benar
  25. Murid cerdas istimewa bisa punya masalah emosi: Sangat setuju. Murid cerdas istimewa bebas dari stres karena mampu selesaikan semua tugas dengan baik: Sangat tidak setuju. Murid cerdas istimewa tidak akan punya masalah dalam pendidikannya: Sangat tidak setuju
  26. Sekolah pernah mengundang psikolog untuk memberi pendidikan seks pada murid: Pernah. Sekolah pernah mengundang wali murid menghadiri workshop pendidikan seks bersama psikolog: Pernah
  27. Ada penyuluhan pencegahan kekerasan seksual di sekolah: Ya, sampai sekarang dilakukan. Ada hotline pengaduan kasus kekerasan seksual: Ya, sampai sekarang dilakukan. Ada pendampingan psikologis bagi korban kekerasan seksual: Ya, sampai sekarang dilakukan. Ada pengusutan tuntas kasus kekerasan seksual baik oleh murid maupun guru: Ya, sampai sekarang dilakukan
  28. Sekolah memberi edukasi rutin soal perlindungan dari kekerasan seksual: Ya. Pimpinan sekolah aktif mengampanyekan program pencegahan kekerasan seksual: Ya
  29. Ada satgas peduli narkoba yang mampu memberi edukasi pada murid: Sangat sesuai. Sekolah punya kebijakan jelas soal penanganan murid berperilaku berisiko seperti membolos, merokok, atau memakai narkoba: Sangat sesuai
  30. Sekolah tidak punya program pencegahan dan penanganan kasus narkoba: Sangat tidak sesuai. Sekolah membentuk satgas peduli narkoba untuk mencegah penyalahgunaan: Sangat sesuai
Seluruh referensi jawaban di atas hanya berfungsi sebagai gambaran bentuk pertanyaan, bukan kunci jawaban resmi dari Kemendikdasmen. Sulingjar bukan ujian yang mengenal benar-salah, melainkan instrumen untuk memotret kondisi nyata praktik mengajar dan lingkungan belajar di sekolah.
 
Karena itu, guru Matematika tetap diimbau menjawab setiap pernyataan sesuai kondisi dan pengalaman sebenarnya selama satu tahun ajaran terakhir. Sehingga, hasil survei bisa mencerminkan keadaan pembelajaran yang sesungguhnya dan menjadi bahan evaluasi yang tepat sasaran.
 
Sobat Medcom, itulah contoh soal dan referensi kunci jawaban Sulingjar 2026 Paket Guru Matematika yang bisa dipelajari sebelum mengisi survei. Selamat mengisi ya!
 

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan