"Selamat kepala seluruh Pamong Praja Muda yang hari ini resmi dilantik," kata Prabowo saat pidato, Rabu, 29 Juli 2026.
Prabowo mengatakan para lulusan telah memilih jalan hidup yang mulia untuk mengabdi kepada, rakyat, bangsa dan NKRI. Jalan hidup yang dipilih tidak mudah dan tidak ringan tetapi jalan penuh rintangan, kesulitan, tantangan, dan paling utama adalah perlu pengorbanan jiwa dan raga.
Kepala Negara mengingatkan hidup para lulusan juga penuh dengan tuntutan dari bangsa dan negara yang harus hadir ketika rakyat sedang menghadapi kesulitan. Para lulusan harus menjadi pelita harapan, tonggak dukungan, dan kepemimpinan bagi masyarakat.
Bahkan, kata dia, para lulusan telah ikut turun langsung selama satu bulan menangani bencana di Aceh sebelum dilantik. Hal itu menunjukkan para lulusan dituntut membantu rakyat di saat menghadapi kesulitan.
"Saudara-saudara, menjadi Pamong Praja Muda bukan sekadar menyandang pangkat atau jabatan kehormatan. Seorang aparatur negara tidak diukur dari kedudukan tetapi seberapa besar manfaat yang dirasakayan rakyat," tegas Prabowo.

Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN Angkatan 33. DOK YouTube Sekretariat Presiden
Prabowo mengingatkan para lulusan adalah pelayan rakyat yang harus melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat dengan sebaik-baiknya. Dia mengingatkan rakyat tidak membutuhkan birokrat berbelit-belit dan pemimpin yang tidak bekerja dengan sebaik-baiknya.
"Rakyat membutuhkan bahkan menuntut aparatur yang bekerja jujur, disiplin, bersih, tidak korupsi, berani mengambil keputusan, dan selalu hadir ketika rakyat membutuhkan. Rakyat juga menuntut aparaur negara yang mengutamakan kepentingan rakyat bukan kepentingan pribadi dan golongan," tegas dia.
Prabowo menekankan rakyat yang akan merasakan apakah negara peduli dengan rakyatnya atau tidak. Keputusan para lulusan di masa depan akan dinilai oleh rakyat apakah negara layak diperaya atau tidak.
"Itu beratnya tugas dan tanggung jawab seorang Pamong Praja. Karena itu bekerjalah dengan sebaik-baiknya. Kalau saudara bekerja dengan baik rakyat akan semakin percaya dan semakin cinta dengan negaranya. Tetapi kalau saudara mengecewakan rakyat, yang rusak bukan hanya nama saudara melainkan yang rusak adalah kepercayaan rakyat kepada negara," ujar Prabowo.
Mereka yang dilantik adalah lulusan Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan, rinciannya 728 putra dan 476 putri. Mereka akan ditempatkan di berbagai instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah di seluruh indonesia, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sesuai kebutuhan aparatur sipil negara (ASN).
Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyerahkan penghargaan kepada 10 lulusan terbaik sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik dan kinerja selama menempuh pendidikan di IPDN. Penghargaan tertinggi Kartika Astha Brata diberikan kepada Aji Bayu Ramadhan serta Penghargaan Sapta Adhi Praja diberikan kepada sembilan lulusan terbaik lainnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda