Duta Besar Uni Eropa untuk Republik Indonesia, H.E. Hervé Delphin. Foto: Medcom.id/Bramcov Stivens Situmeang
Duta Besar Uni Eropa untuk Republik Indonesia, H.E. Hervé Delphin. Foto: Medcom.id/Bramcov Stivens Situmeang

Pendidikan Jadi Prioritas, Indonesia-Eropa Saling Kirim 1.000 Mahasiswa

Bramcov Stivens Situmeang • 07 November 2026 15:31
Ringkasnya gini..
  • Pendidikan menjadi salah satu prioritas agenda kerja sama Uni Eropa dan Indonesia pada tahun-tahun mendatang.
  • Melalui Erasmus+, lebih dari 1.000 mahasiswa Indonesia belajar ke Eropa dan sekitar 1.100 mahasiswa Eropa datang ke Indonesia setiap tahun.
  • EHEF 2026 menghadirkan lebih dari 90 universitas Eropa dan meluncurkan peta jalan Jaringan Kemitraan Universitas UE-Indonesia.
Jakarta: Kerja sama pendidikan antara Uni Eropa (UE) dan Indonesia akan menjadi salah satu prioritas agenda kedua pihak ke depan. Salah satunya melalui program pertukaran Erasmus+ yang setiap tahun memfasilitasi lebih dari 1.000 mahasiswa Indonesia untuk belajar ke Eropa.

Sebaliknya, program tersebut juga membuka kesempatan bagi mahasiswa Eropa untuk menempuh pendidikan di Indonesia. Duta Besar Uni Eropa untuk Republik Indonesia, H.E. Hervé Delphin, menyebut jumlah mahasiswa Eropa yang datang ke Indonesia melalui program tersebut mencapai sekitar 1.100 orang setiap tahun.
 
Suasana Ehef cakep
Suasana EHEF 2026 di Jakarta. Foto: Medcom.id/Bramcov Stivens Situmeang

Delphin menuturkan pertukaran mahasiswa ini menjadi bukti bahwa kerja sama pendidikan kedua pihak berjalan dua arah. Program itu juga bertujuan meningkatkan keterampilan dan memperluas mobilitas talenta di Indonesia maupun Eropa.

"Melalui program pertukaran pendidikan unggulan kami, Erasmus+, setiap tahunnya tercatat rata-rata lebih dari 1.000 mahasiswa Indonesia pergi menempuh studi di Eropa, dan sebaliknya, 1.000 mahasiswa Eropa datang untuk menempuh studi di Indonesia. Ini benar-benar merupakan proses dua arah, yang didorong oleh semangat untuk mengembangkan keterampilan serta mobilitas talenta," ujar Delphin dalam pembukaan European Higher Education Fair (EHEF) 2026 di Jakarta, Sabtu, 7 November 2026.
 

Pendidikan Jadi Prioritas Kerja Sama

Komitmen tersebut turut dibahas Delphin saat bertemu Presiden Prabowo Subianto sehari sebelum pembukaan EHEF 2026. Dalam pertemuan itu, pendidikan menjadi salah satu topik utama yang dibicarakan.

“Dalam interaksi kami dengan Bapak Presiden, topik pendidikan menjadi pembahasan yang sangat menonjol. Menurut saya, hal ini tentu akan menjadi salah satu prioritas utama dalam agenda kerja sama Uni Eropa dan Indonesia untuk tahun-tahun mendatang,” kata Delphin.
 
Doorstop
[Dari kiri ke kanan] Duta Besar Uni Eropa untuk Republik Indonesia, H.E. Hervé Delphin, H.E. Hervé Delphin; Asisten Deputi Riset, Teknologi, dan Kemitraan Industri, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Dr. Ir. Ahmad Saufi, M.Sc; dan Anggota Jaringan Kemitraan Universitas Uni Eropa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Muhadi Sugiono. Foto: Medcom.id/Bramcov Stivens Situmeang

Selain pertukaran mahasiswa, kerja sama diperkuat melalui peluncuran roadmap EU-Indonesia Network of University Partners. Jaringan ini akan mendorong kolaborasi antar kampus, mulai dari pengembangan materi pembelajaran, metodologi pengajaran, riset, hingga transfer pengetahuan.
 

EHEF 2026 Diikuti Lebih dari 90 Institusi

Peluang melanjutkan pendidikan ke Eropa juga diperkenalkan melalui EHEF 2026. Memasuki penyelenggaraan ke-18, pameran ini menghadirkan lebih dari 90 universitas dan institusi pendidikan tinggi Eropa.

Sebelum digelar di Jakarta, EHEF telah berlangsung di Yogyakarta dan dikunjungi sekitar 5.000 pelajar. Delphin memperkirakan jumlah pengunjung di Jakarta juga dapat mencapai 5.000 orang selama dua hari penyelenggaraan.

Melalui pameran ini, calon mahasiswa dapat mencari informasi mengenai pilihan studi, fasilitas pendidikan, serta beasiswa di Eropa. Delphin berharap semakin banyak mahasiswa Indonesia memanfaatkan kesempatan tersebut.

"Selama bertahun-tahun, banyak pelajar Indonesia telah merasakan manfaat dari berbagai kesempatan dan program pertukaran yang ditawarkan oleh EHEF. Sejak tahun 2021, lebih dari 3.000 pelajar Indonesia telah memperoleh manfaat secara langsung dari program ini," kata dia

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan