Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, H.E. Denis Chaibi. Foto: Medcom/Bramcov
Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, H.E. Denis Chaibi. Foto: Medcom/Bramcov

5 Negara Eropa Favorit Mahasiswa Indonesia Penerima Erasmus Mundus, Berani Bersaing?

Bramcov Stivens Situmeang • 27 Juli 2026 09:00
Ringkasnya gini..
  • Dubes Uni Eropa pastikan tak ada batasan kuota bagi pelamar beasiswa Erasmus asal Indonesia. Peluang terbuka lebar!
  • RI kini tempati peringkat 11 penyumbang mahasiswa Erasmus, dengan potensi besar untuk lonjakan jumlah penerima.
  • Prancis, Jerman, Spanyol, dan Belanda jadi negara destinasi studi favorit mahasiswa RI dengan sebaran yang merata.
Jakarta: Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, H.E. Denis Chaibi, mengungkapkan negara-negara Eropa yang paling banyak dipilih mahasiswa Indonesia penerima beasiswa Erasmus Mundus. Sedangkan Prancis, Jerman, Spanyol, dan Belanda menjadi destinasi favorit, serta Italia juga termasuk negara yang cukup banyak diminati.
 
Di balik tingginya minat tersebut, Chaibi memastikan program Erasmus tidak menerapkan kuota khusus bagi pelamar asal Indonesia. Artinya, tidak ada batasan jumlah mahasiswa Indonesia yang dapat diterima dalam program tersebut.
 
Ia menjelaskan saat ini Indonesia berada di posisi ke-11 sebagai negara penyumbang mahasiswa Erasmus. Namun, kata dia, capaian itu masih menyimpan potensi yang jauh lebih besar mengingat Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia.

"Tidak, kami tidak menetapkan kuota, saat ini Indonesia menempati peringkat ke-11 sebagai negara asal mahasiswa peserta program. Namun, mengingat Indonesia adalah negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, kami melihat adanya potensi besar untuk meningkatkan jumlah mahasiswa yang bisa mendapatkan manfaat pendanaan dari Erasmus," ujar Chaibi saat berbincang dengan Medcom.id di Jakarta, Sabtu, 25 Juli 2026.
 
Karena itu, ia berharap semakin banyak mahasiswa Indonesia yang mendaftarkan diri pada program Erasmus. Dengan begitu, peluang mahasiswa Indonesia yang berhasil memperoleh pendanaan dan berangkat melanjutkan studi ke Eropa juga akan semakin besar.

Tren Meningkat

Selain membahas peluang tersebut, Chaibi menyinggung perkembangan jumlah peserta asal Indonesia dari tahun ke tahun. Meski tidak memaparkan angka secara rinci, ia menilai trennya terus menunjukkan peningkatan yang stabil dan masih memiliki ruang untuk tumbuh lebih besar.
 
"Angkanya stabil dengan sedikit peningkatan, namun sebenarnya ada potensi untuk lonjakan jumlah yang signifikan," kata Chaibi.
 
Soal tujuan studi, Chaibi mengatakan Prancis, Jerman, Spanyol, dan Belanda masih menjadi negara yang paling banyak dipilih penerima beasiswa Erasmus Mundus asal Indonesia. Selain itu, Italia termasuk salah satu destinasi yang cukup diminati.
 
Sementara itu, Belgia dan sejumlah negara Eropa lainnya turut menjadi pilihan mahasiswa Indonesia. Lebih lanjut, Chaibi mengklaim masing-masing negara tersebut umumnya menerima sekitar empat hingga lima mahasiswa setiap tahunnya.
 
Meski ada beberapa negara yang lebih populer, ia menuturkan persebaran mahasiswa Indonesia di Eropa sebenarnya cukup merata. Prancis dan Jerman memang menjadi tujuan dengan jumlah peserta terbanyak, tetapi negara-negara lain juga tetap menerima mahasiswa Indonesia dalam jumlah yang tidak terpaut jauh.
 
"Ini adalah negara-negara tujuan utama, disusul Italia. Meskipun negara-negara tersebut menerima jumlah mahasiswa terbanyak, sebarannya sebenarnya cukup merata, misalnya Prancis dan Jerman masing-masing menerima sekitar delapan atau sembilan mahasiswa, sementara negara seperti Belgia menerima empat atau lima mahasiswa. Jadi, distribusinya sebenarnya cukup merata," beber Chaibi.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan