Pengenalan Erasmus Mundus Association. Foto: Medcom/Bramcov
Pengenalan Erasmus Mundus Association. Foto: Medcom/Bramcov

Kuliah S2 Gratis, 90 Mahasiswa Indonesia Lolos Beasiswa Erasmus Mundus Joint Master's

Bramcov Stivens Situmeang • 25 Juli 2026 15:32
Ringkasnya gini..
  • 90 mahasiswa RI siap mulai studi S2 di Eropa via program beasiswa Erasmus Mundus 2026.
  • Dubes Uni Eropa sebut beasiswa ini sebagai investasi masa depan RI lewat pendidikan berkelas dunia.
  • Momen ini juga tandai rilisnya EU Youth Alumni Circle, ruang jejaring dan kolaborasi alumni global.
Jakarta: Sebanyak 90 mahasiswa Indonesia akan segera memulai studi magister di berbagai universitas di Eropa melalui program Erasmus Mundus Joint Master's (EMJM) pada tahun akademik 2026. Dari jumlah itu, sebanyak 78 mahasiswa menerima beasiswa penuh dari Uni Eropa (UE), sedangkan sisanya memperoleh pendanaan dari universitas, institusi mitra, maupun perusahaan swasta.
 
Para penerima beasiswa ini akan menempuh pendidikan di berbagai universitas yang tersebar di negara-negara anggota Uni Eropa maupun negara mitra. Melalui program tersebut, mereka akan memperoleh pengalaman akademik internasional yang memadukan kualitas pendidikan, mobilitas lintas negara, serta pertukaran budaya.
 
“Saya menyampaikan selamat kepada seluruh penerima beasiswa Erasmus yang akan segera berangkat ke Eropa. Melalui program Erasmus+, kami bangga dapat berinvestasi dalam masa depan Indonesia. Para penerima beasiswa Erasmus+ merupakan generasi baru yang akan membangun pengetahuan, pengalaman internasional serta jejaring yang berkelanjutan, sekaligus semakin mempererat hubungan antara Indonesia dan Eropa,” ujar Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, H.E. Denis Chaibi, melalui di Jakarta, Sabtu, 25 Juli 2026.

Chaibi menambahkan pendidikan tinggi menjadi salah satu prioritas dalam strategi Global Gateway Uni Eropa. Dia menuturkan sektor ini berperan penting dalam mendorong inovasi dan pengembangan keterampilan yang mendukung transformasi hijau maupun digital di berbagai negara.
 
Salah satu penerima beasiswa tahun ini, Almira Rahma, turut membagikan antusiasmenya mewakili rekan-rekan penerima lainnya. Pegawai Badan Informasi Geospasial asal Samarinda, Kalimantan Timur itu akan menempuh program Copernicus Master in Digital Earth.
 
Almira mengatakan terpilih sebagai penerima beasiswa Erasmus Mundus bukan sekadar memperoleh pendanaan pendidikan, tetapi juga kesempatan untuk berkembang secara akademik, profesional, dan personal. Menurutnya, meski berasal dari latar belakang dan bidang studi yang berbeda, seluruh penerima beasiswa memiliki komitmen yang sama untuk terus belajar, memberikan kontribusi, serta membawa nama Indonesia di tingkat global.
 
Selain melepas keberangkatan para awardee, momentum tersebut juga menjadi ajang peluncuran EU Youth Alumni Circle Indonesia, suatu platform yang bertujuan memperkuat jejaring alumni dari berbagai program kerja sama Uni Eropa di seluruh dunia.
 
Platform ini diharapkan menjadi ruang bagi para alumni untuk saling terhubung secara global, berbagi pengalaman, memperluas kolaborasi, serta mengembangkan berbagai inisiatif yang mendukung hubungan Uni Eropa dengan negara-negara mitra, termasuk Indonesia.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan