Penyerahan bantuan peningkatan mutu pendidikaan dan buku bacaan bermutu oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, kepada TKIT Syiarul Islam Tegal. Medcom.id/Renatha Swasty
Penyerahan bantuan peningkatan mutu pendidikaan dan buku bacaan bermutu oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, kepada TKIT Syiarul Islam Tegal. Medcom.id/Renatha Swasty

Cinta Buku Dimulai dari TK, Badan Bahasa Salurkan Bantuan ke TKIT Syiarul Islam Tegal

Renatha Swasty • 24 Oktober 2026 07:34
Ringkasnya gini..
  • Badan Bahasa Kemendikdasmen menyerahkan bantuan mutu pendidikan Rp15 juta dan buku bacaan kepada TKIT Syiarul Islam Kota Tegal.
  • Bantuan ini ditujukan sebagai stimulan untuk meningkatkan fasilitas belajar serta menanamkan budaya membaca pada anak usia dini.
  • Pihak sekolah berencana mengalokasikan dana tersebut untuk membangun perpustakaan sekolah guna menambah fasilitas pojok baca.
Tegal: Peningkatan kualitas pembelajaran dapat dilakukan dengan menyediakan buku bacaan bermutu. Hal ini sekaligus menanamkan kecintaan siswa pada buku. 

Kecintaan pada buku mesti dibangun sejak di taman kanak-kanak. Meskipun belum bisa membaca, anak-anak dapat dikenalkan dengan buku bacaan bermutu yang sesuai dengan minat dan kesukaannya. Dengan mengenal buku, sampul yang menarik, dan cerita yang menarik, anak-anak bakal semakin tertarik membaca buku. 

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPPB) menyerahkan bantuan peningkatan mutu pendidikan sebesar Rp15 juta dan buku-buku bacaaan pada TKIT Syiarul Islam, Kota Tegal. Bantuan ini sebagai stimulan untuk menumbuhkan generasi cerdas, unggul, dan berkarakter. 

"Yang dapat dimanfaatkan untuk menambah alat permainan, kegiatan, buku-buku pendukung, atau fasilitasi yang diperlukan," kata Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Hafidz Muksin usai penyerahan bantuan di TKIT Syiarul Islam, Tegal, Jawa Tengah, Jumat, 22 Oktober 2026. 

Dia berharap nantinya buku-buku itu dapat dipinjamkan kepada anak-anak. Hafidz menyebut pihaknya ingin buku-buku yang dikirim ke sekolah tidak cuma menumpuk di kardus atau rak.
   
TKIT Syiarul Islam Tegal - Renatha(1)
Siswa TKIT Syiarul Islam Tegal. Medcom.id/Renatha Swasty


"Kalau bisa raknya kosong. Karena ada di pojok-pojok kelas atau dipinjam sama siswa," tutur dia. 

Hafidz juga mendorong orang tua dapat membacakan cerita di buku tersebut sebelum anak-anaknya tidur. Dia menuturkan budaya orang tua mendongeng atau bercerita kepada anak-anaknya mesti ditumbuhkan Kembali. Sebab, meningkatkan kualitas pembelajaran tak cukup cuma dilakukan di sekolah. 

Kepala Sekolah TKIT Syiarul Islam, Zakiyati Falasifah, bersyukur sekolahnya mendapat bantuan peningkatan mutu pendidikan. Dia menyebut bantuan ini bakal digunakan untuk membuat perpustakaan, sebab sekolah baru mempunyai pojok baca. 

"Rencana kami akan menggunakan uang tersebut untuk membuat perpustakaan sekolah dan membeli buku-buku bacaan anak," tutur dia. 

Dia juga berharap sekolahnya mendapat lebih banyak buku. Sebab, semakin banyak koleksi buku, anak-anak akan semakin antusias dan tumbuh kegemaran membaca buku. 

"Semakin anak gemar membaca buku diharapkan dapat mengalihkan keinginan anak untuk bermain gadge," ujar Zakiyati.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan