Program ini dirancang sebagai langkah awal membentuk karakter positif anak sejak dini. Lewat program ini, sekolah berkomitmen mendidik anak menjadi pribadi tangguh dengan tetap menghormati hak mereka.
Kunci utamanya adalah memberikan pengalaman belajar yang penuh pengertian dan kasih sayang. Dengan begitu, anak-anak tidak akan merasa asing dan langsung merasa dihargai sejak hari pertama sekolah.
Terakhir, suasana yang penuh kegembiraan wajib dihadirkan di setiap agenda MPLS. Ketika anak merasa senang, semangat mereka untuk belajar dan berteman akan tumbuh secara alami.
Agar tujuan tersebut tercapai, peran guru di sekolah menjadi kunci utamanya. Berikut adalah enam peran penting guru dalam menyukseskan MPLS Ramah yang wajib dipahami.
Enam Peran Penting Guru dalam MPLS Ramah
Untuk mewujudkan jargon ‘MPLS Ramah: Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah’, terdapat enam panduan utama bagi para guru di satuan PAUD yang dikutip dari unggahan akun Instagram @paudpedia:1. Menyambut anak dengan hangat
Guru diimbau menyambut kedatangan anak dengan senyuman, salam, dan sapaan yang lembut. Selain itu, guru disarankan membungkukkan badan agar posisi tubuh sejajar dengan anak serta melakukan kontak mata yang ramah agar anak merasa diterima sejak hari pertama sekolah.2. Menciptakan suasana aman dan nyaman
Guru perlu memastikan lingkungan sekolah terasa aman dan tidak membuat anak merasa tertekan. Berikan waktu yang cukup bagi anak untuk mengenali lingkungan fisik sekolah, jajaran guru, hingga teman-teman barunya secara bertahap.3. Mendampingi anak beradaptasi
Selama MPLS, guru mendampingi anak untuk mengenal rutinitas harian sekolah, aturan-aturan sederhana, serta pengenalan teman sebaya melalui metode bermain yang menyenangkan.4. Mengenalkan kebiasaan baik
Guru berperan aktif mengenalkan materi utama MPLS secara sederhana dan bertahap. Materi tersebut mencakup Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Senam Anak Indonesia Hebat, Pagi Ceria, hingga penanaman nilai sopan santun.5. Melakukan asesmen awal
Proses asesmen dilakukan selama MPLS melalui pengamatan santai saat anak bermain. Hal ini bertujuan untuk mengenali karakter khas, kebiasaan, minat, serta kebutuhan khusus dari masing-masing anak.6. Membangun komunikasi dengan orang tua
Sinergi antara pihak sekolah dan rumah sangat krusial. Guru diharapkan menjalin komunikasi positif dengan orang tua agar proses adaptasi anak di sekolah dapat berjalan selaras dengan pola asuh di rumah.MPLS bukan sekadar rutinitas formalitas tahunan, melainkan gerbang awal bagi anak-anak untuk mengenal dunia pendidikan luar rumah. Lewat MPLS Ramah, sekolah membantu anak beradaptasi sekaligus menunjukkan bahwa belajar itu menyenangkan.
Melalui kerja sama yang solid antara pihak sekolah, guru, dan orang tua, hari pertama sekolah di satuan PAUD diharapkan menjadi momen yang hangat, ramah, dan dirindukan oleh anak-anak seluruh Indonesia! (Talitha Islamey)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda