Ilustrasi. Dok Media Indonesia.
Ilustrasi. Dok Media Indonesia.

5 Faktor Penyebab Angka Putus Sekolah Meningkat Selama Pandemi

Pendidikan kpai putus sekolah pandemi covid-19
Arga sumantri • 06 Maret 2021 12:39

Kisah dari para guru di beberapa daerah juga menunjukkan fakta yang mengejutkan, bahwa anak-anak yang pagi hari tidak muncul di PJJ online ternyata masih tidur karena main game online hingga menjelang subuh. PJJ secara online yang mensyaratkan alat daring dan kuota internet ternyata berdampak pada anak-anak kecanduan 'game online'. 
 
"Bisa saja hal ini dikarena pengawasan orang tua yang lemah dan dapat juga karena upaya anak mengalihkan kejenuhan selama pandemi yang mengharuskannya berada di rumah saja," ungkapnya.
 
Baca: Jejak Kebijakan Pendidikan Selama Satu Tahun Covid-19

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Retno, kemungkinan besar jumlah anak-anak yang mengalami kecanduan game online selama Belajar Dari Rumah (BDR) meningkat selama pandemi. Jika di rata-rata di setiap kabupaten/kota ada minimal dua kasus saja, maka total  di seluruh Indonesia bisa jadi ada seribuan anak atau lebih  mengalami kecanduan game online. 

5. Siswa Meninggal Dunia

Hasil pemantauan kasus siswa putus sekolah karena meninggal dunia terjadi di salah satu SMAN di Kabupaten Bima karena terseret arus ketika bencana banjir Januari lalu. Satu lagi, berasal dari salah satu SMK Swasta di Jakarta yang meninggal karena kecelakaan motor.
 
"Jadi secara data KPAI, ada dua siswa yang meninggal pada semester genap tahun ajaran 2020/2021," ujarnya.
 
(AGA)
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif