Ilustrasi. Dok Media Indonesia.
Ilustrasi. Dok Media Indonesia.

5 Faktor Penyebab Angka Putus Sekolah Meningkat Selama Pandemi

Pendidikan kpai putus sekolah pandemi covid-19
Arga sumantri • 06 Maret 2021 12:39

Berdasarkan hasil pantauan KPAI selama Januari-Februari 2021 menunjukkan  angka putus sekolah yang memprihatinkan. Uraian datanya sebagai berikut: 

1. Siswa Putus Sekolah karena Menikah

Jumlah siswa yang berhenti sekolah karena menikah jumlahnya mencapai 33 peserta didik dari kabupaten Seluma, Kota Bengkulu dan Kabupaten Bima. Rata-rata siswa yang menikah berada di kelas XII, yang beberapa bulan lagi ujian  kelulusan sekolah.  
 
Akibat masih Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), maka mayoritas  yang sudah menikah tanpa sepengetahuan pihak sekolah. Wali kelas atau guru Bimbingan Konseling (BK) baru mengetahui setelah dilakukan home visit karena tidak pernah lagi ikut PJJ.
 
Baca: Nadiem: Intoleransi Pemantik Kasus Perundungan di Sekolah

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Retnomengatakan, angka 33 di awal tahun 2021 merupakan angka yang cukup tinggi. Pada 2020 dari hasil pengawasan penyiapan sekolah tatap muka, diperoleh data angka putus sekolah mencapai 119 kasus, yang wilayahnya meliputi Kabupaten Bima, Sumbawa Barat, Dompu,  Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Utara, kota Mataram, Kota Bengkulu, Seluma, Wonogiri, Jepara, dan kabupaten Bandung. 
 
"Di Buton, baru saja berlangsung perkawinan antara anak usia 14 tahun dengan anak usia 16 tahun, ini tentu menambah jumlah anak yang putus sekolah karena menikah," ujar Retno. 
 
 
Halaman Selanjutnya
2. Siswa Putus Sekolah karena…
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif