Beasiswa ini menyasar berbagai bidang strategis, mulai dari maritim, teknologi, dan teknik hingga pembangunan berkelanjutan. Para penerimanya akan berkuliah di Inggris, salah satu pusat pendidikan tinggi terbaik dunia.
Kerja sama tersebut diresmikan lewat penandatanganan nota kesepahaman antara Babcock, Pemerintah Inggris, dan Indonesia. Program ini diberi nama The Chevening/Babcock Maritime Partnership Programme (MPP) Scholarships.
Hal ini menjadi bukti nyata eratnya hubungan Inggris dan Indonesia dalam mencetak generasi pemimpin baru. Pendaftaran beasiswa akan dibuka pada Agustus melalui laman resmi Chevening.
Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dominic Jermey, menyebut dalam tiga tahun ke depan akan lahir lebih banyak pemimpin muda Indonesia yang berkesempatan meraih gelar S2 di Inggris. Para penerima beasiswa akan menimba ilmu di berbagai bidang, mulai dari maritim hingga teknologi.
Mereka diharapkan membangun jejaring global dan mempelajari keterampilan baru selama di sana. Setelah itu, keterampilan tersebut dibawa pulang untuk mendukung masa depan Indonesia.
Menurut Dominic Jermey, keterampilan yang dibawa pulang para penerima beasiswa akan berdampak luas bagi Indonesia. Dampak itu meliputi penciptaan lapangan kerja, terbukanya peluang baru, dan berkembangnya potensi anak bangsa.
“Inilah esensi Kemitraan Strategis Inggris–Indonesia, berinvestasi pada sumber daya manusia,” kata Dominic Jermey dikutip dari unggahan akun Instagram @ukinindonesia, Selasa, 22 September 2026.
Beasiswa ini juga membuka akses pendidikan kelas dunia sekaligus membangun hubungan jangka panjang antara kedua negara.
CEO Babcock International Group, David Lockwood, menegaskan Babcock adalah perusahaan yang mengutamakan manusia. Seluruh hubungan internasional perusahaan dibangun di atas manusia.
Karena itu, ia menyebut sponsor 30 beasiswa ini sebagai momen yang sangat membanggakan. Menurut dia, Chevening membangun generasi pemimpin berikutnya bagi Indonesia untuk membantu mendorong kemitraan maritim sekaligus memajukan Indonesia secara lebih luas.
Persyaratan Beasiswa Chevening-Babcock International
Bagi Sobat Medcom yang berminat, program ini sangat fleksibel tanpa batasan usia. Lulusan dari berbagai jurusan bisa mendaftar, asalkan rencana studinya berkaitan dengan kemajuan sektor kemaritiman Indonesia. Berikut persyaratan yang harus dipenuhi:- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Memiliki gelar sarjana (S1)
- Memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun atau setara 2.800 jam. Pengalaman ini dapat diakumulasikan dari pekerjaan penuh waktu, paruh waktu, magang, maupun kegiatan sukarela yang terstruktur
- Mendaftar ke tiga program magister (S2) berbeda di universitas mitra di Inggris
- Bersedia kembali ke Indonesia minimal dua tahun setelah menyelesaikan studi (Two-Year Return Policy)
- Memenuhi persyaratan kemampuan bahasa Inggris serta seleksi yang ditetapkan Chevening dan Babcock
Benefit Beasiswa Chevening-Babcock International
Berikut beberapa benefit yang akan didapatkan:- Pembiayaan penuh biaya kuliah (tuition fee)
- Uang saku atau tunjangan hidup bulanan (living allowance)
- Tiket pesawat pulang-pergi kelas ekonomi Indonesia–Inggris
- Biaya pembuatan visa pelajar Inggris dan asuransi kesehatan
- Tunjangan kedatangan dan kepulangan
- Akses eksklusif ke jaringan global alumni Chevening di seluruh dunia
Pendaftaran Dibuka hingga Oktober
Dominic Jermey mengajak siapa saja yang punya semangat, tekad kuat, dan siap menghadapi dunia untuk mencoba peruntungan. Dengan begitu, hal ini bisa menjadi kesempatan bagi siapapun.Pendaftaran dibuka hingga 6 Oktober 2026 melalui laman chevening.org/apply. Calon pendaftar diminta memastikan memenuhi persyaratan sebelum mendaftarkan diri. (Talitha Islamey)
Baca Juga :