Ilustrasi Lund University di Swedia. DOK Instagram @lunduniversity
Ilustrasi Lund University di Swedia. DOK Instagram @lunduniversity

Enggak Wajib Balik ke Indonesia! 5 Negara Ini Punya Beasiswa S1-S3 Gratis 2026

Bramcov Stivens Situmeang • 12 September 2026 10:20
Ringkasnya gini..
  • Lima negara menyediakan beasiswa fully funded untuk jenjang S1 hingga S3 tanpa kewajiban kembali ke negara asal setelah lulus.
  • Beasiswa tersedia di Swedia, China, Uni Eropa, Hungaria, dan Belanda dengan jadwal pendaftaran yang berbeda.
  • Cakupan pembiayaan, persyaratan, serta jenjang studi masing-masing program tidak sama.
Jakarta: Kuliah gratis di luar negeri sekaligus memiliki kesempatan membangun karier internasional tentu menjadi impian banyak orang. Kabar baiknya, sejumlah negara menawarkan beasiswa fully funded bagi mahasiswa internasional yang tidak mensyaratkan penerima kembali ke negara asal setelah menyelesaikan studi.

Program-program itu mencakup jenjang pendidikan yang beragam, mulai dari sarjana, magister, hingga doktoral. Selain biaya kuliah, beberapa beasiswa juga memberikan tunjangan hidup, akomodasi, asuransi kesehatan, hingga biaya perjalanan.

Bahkan sejumlah pendaftaran dijadwalkan berlangsung dalam beberapa bulan mendatang. Jadi, bagi kamu yang sedang membidik beasiswa luar negeri, ada baiknya mulai menyiapkan dokumen dan kemampuan bahasa dari sekarang.

Berikut lima negara yang menawarkan beasiswa kuliah gratis bagi mahasiswa internasional dikutip dari Instagram @kobieducation:

1. Swedia

Melansir laman si.se, pemerintah Swedia melalui Swedish Institute (SI) menyediakan SI Scholarship for Global Professionals, program beasiswa penuh bagi mahasiswa dari 34 negara terpilih, termasuk Indonesia. Beasiswa ini ditujukan untuk pelamar yang ingin menempuh pendidikan magister di berbagai universitas Swedia.

Bidang studi yang tersedia cukup beragam. Mulai dari tata kelola pemerintahan, kesehatan masyarakat, kewirausahaan dan inovasi, serta sains dan teknologi (STEM).

Penerima beasiswa juga berkesempatan bergabung dalam SI Network for Global Professionals (NFGL), jaringan pemimpin muda dari berbagai negara. Setelah menyelesaikan studi, penerima dapat menjadi bagian dari Sweden Alumni Network.

Benefit beasiswa:

  1. Biaya kuliah penuh yang dibayarkan langsung kepada universitas.
  2. Tunjangan bulanan sebesar SEK 12.000 atau Rp21 juta.
  3. Tunjangan perjalanan sebesar SEK 15.000, atau SEK 10.000 untuk negara tertentu.
  4. Keanggotaan SI Network for Global Professionals.
  5. Akses ke Sweden Alumni Network setelah lulus.

Syarat pendaftaran:

  1. Curriculum vitae (CV).
  2. Salinan paspor atau NIK.
  3. Surat referensi sesuai formulir Swedish Institute.
  4. Motivation letter.
  5. IELTS minimal 6,5, dengan skor minimal 5,5 pada setiap bagian, bergantung pada jurusan dan universitas tujuan.
  6. Bukti pengalaman kerja dan kepemimpinan.
  7. Pengalaman kerja minimal 3.000 jam dari maksimal tiga organisasi atau perusahaan.

Jadwal pendaftaran:

  1. Pendaftaran universitas: Oktober 2026-Januari 2026.
  2. Pendaftaran beasiswa: Februari 2027.
  3. Pengumuman penerimaan universitas: Maret 2027.
  4. Pengumuman penerima beasiswa: April 2027.

2. China

Melansir laman chinesescholarshipcouncil.com, bagi yang mengincar jenjang S1 hingga S3. China memiliki Chinese Government Scholarship (CGS) yang ditawarkan melalui China Scholarship Council (CSC). 

Program ini dapat digunakan untuk melanjutkan studi di ratusan universitas China yang berafiliasi dengan CSC. Beasiswa tersebut terbuka bagi berbagai bidang keilmuan, mulai dari teknik, kedokteran, manajemen, hingga hukum. 

Salah satu hal yang menarik, program ini tidak menetapkan syarat minimal IPK. Penerima beasiswa juga diperbolehkan bekerja paruh waktu selama masa studi, dengan terlebih dahulu memperoleh izin dari pembimbing dan kantor mahasiswa internasional.

Benefit beasiswa:

  1. Biaya kuliah penuh.
  2. Asrama universitas atau subsidi akomodasi.
  3. Tunjangan bulanan:
  4. S1: CNY 2.500 atau sekitar Rp5,5 juta.
  5. S2: CNY 3.000 atau sekitar Rp6,6 juta.
  6. S3: CNY 3.500 atau sekitar Rp7,7 juta.
  7. Asuransi kesehatan.

Syarat pendaftaran:

  1. Ijazah dan transkrip nilai.
  2. Batas usia maksimal 25 tahun untuk S1, 35 tahun untuk S2, dan 40 tahun untuk S3.
  3. Paspor.
  4. Formulir pendaftaran.
  5. Esai.
  6. Dua surat rekomendasi.
  7. Sertifikat kemampuan bahasa, yakni HSK untuk program berbahasa Mandarin atau TOEFL/IELTS untuk program berbahasa Inggris.
  8. Letter of Acceptance (LoA) dari universitas tujuan jika ada.
  9. Proposal riset atau rencana studi.
  10. Foreigner Physical Examination Form.
  11. Pelamar S1 wajib mengikuti ujian China Scholastic Competency Assessment (CSCA).

Jadwal pendaftaran:

Pendaftaran umumnya berlangsung pada Oktober-Februari. Namun, batas akhir pengajuan dapat berbeda antara satu universitas dan universitas lainnya.

3. Uni Eropa

Mengutip laman erasmus-plus.ec.europa.eu, Uni Eropa juga memiliki peluang beasiswa melalui program Erasmus Mundus Joint Masters (EMJM). Program yang tersedia melalui Erasmus+ ini ditujukan bagi mahasiswa internasional yang ingin menempuh pendidikan magister di sejumlah universitas Eropa.

Berbeda dari program magister biasa, Erasmus Mundus dirancang oleh sedikitnya tiga perguruan tinggi dari tiga negara berbeda. Masa studinya berlangsung selama satu hingga dua tahun akademik, dengan beban studi 60, 90, atau 120 European Credit Transfer and Accumulation System (ECTS).

Peserta yang menyelesaikan program dapat memperoleh gelar bersama atau joint degree, maupun gelar ganda atau multiple degrees dari universitas yang tergabung dalam konsorsium. Sejak 2004, program ini telah diikuti hampir 50 ribu mahasiswa dari berbagai negara.

Benefit beasiswa:

  1. Biaya kuliah penuh.
  2. Tunjangan sekitar Rp25 juta per bulan yang mencakup biaya perjalanan, visa, biaya hidup, dan asuransi kesehatan.
  3. Kesempatan menjalani studi di tiga hingga empat negara sekaligus.

Syarat pendaftaran:

  1. CV dengan format Europass.
  2. Formulir aplikasi.
  3. IELTS minimal 6,5.
  4. Memenuhi persyaratan akademik universitas dan program beasiswa, yakni telah menyelesaikan sarjana atau sedang berada di tahun terakhir pendidikan sarjana.
  5. Surat rekomendasi.
  6. Ijazah dan transkrip yang telah dilegalisasi serta diterjemahkan ke bahasa Inggris.
  7. Sertifikat prestasi atau publikasi jika ada.
  8. Motivation letter.

Jadwal pendaftaran:

Pendaftaran umumnya dibuka pada Oktober-Januari. Meski begitu, jadwal penutupan berbeda-beda karena ditentukan oleh masing-masing program magister dan konsorsium penyelenggara.

4. Hungaria

Melansir laman stipendiumhungaricum-hu, program Stipendium Hungaricum merupakan beasiswa yang didirikan pemerintah Hungaria untuk memperluas internasionalisasi pendidikan tinggi sekaligus menarik mahasiswa internasional berprestasi.

Beasiswa ini tersedia untuk jenjang S1, S2, dan S3. Perkuliahan ditawarkan dalam bahasa Inggris di berbagai universitas ternama Hungaria. Selain membiayai kebutuhan studi, program ini juga menjadi bagian dari upaya Hungaria membangun hubungan sosial, politik, dan ekonomi jangka panjang dengan negara asal penerima beasiswa setelah mereka lulus dan membawa pengetahuan serta keterampilan baru.

Benefit beasiswa:

  1. Biaya kuliah penuh.
  2. Tunjangan bulanan.
  3. Tunjangan tambahan dari pemerintah Indonesia.
  4. Tunjangan akomodasi asrama.
  5. Asuransi kesehatan.
  6. Pelatihan bahasa Hungaria.

Syarat pendaftaran:

  1. Berusia minimal 18 tahun.
  2. Ijazah dan transkrip nilai beserta terjemahannya.
  3. Surat keterangan kesehatan.
  4. Statement for Application.
  5. Motivation letter.
  6. IELTS minimal 6,5.
  7. Portofolio khusus pelamar jurusan seni.
  8. Rencana penelitian, dua surat rekomendasi, dan statement of the supervisor khusus pelamar S3.

Jadwal pendaftaran:

Pendaftaran umumnya dibuka pada November-Januari. Program ini tidak mensyaratkan LoA maupun IPK minimum.

5. Belanda

Mengutip laman maastrichtuniversity.nl, salah satu pilihan beasiswa magister di Belanda tersedia melalui NL-High Potential Scholarship di Maastricht University. Kampus tersebut menyediakan 18 beasiswa penuh setiap tahun akademik bagi mahasiswa berprestasi dari luar Uni Eropa yang telah diterima di program magister.

Program ini berasal dari gabungan beasiswa yang didanai Maastricht University dan NL Scholarship dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains Belanda. Persaingan beasiswa ini tergolong ketat. Hanya sekitar dua persen dari total pelamar yang berhasil mendapatkan beasiswa. 

Durasi pendanaan mencapai 13 bulan untuk program magister satu tahun dan 25 bulan untuk program dua tahun. Penerima beasiswa juga diwajibkan tinggal di akomodasi yang telah disediakan oleh pihak universitas.

Benefit beasiswa:

  1. Biaya kuliah.
  2. Uang saku bulanan.
  3. Asuransi kesehatan.
  4. Biaya visa.
  5. Kesempatan menempuh studi di Maastricht University.

Syarat pendaftaran:

  1. Usia maksimal 35 tahun.
  2. Belum pernah mengikuti studi gelar penuh di Belanda. Program pertukaran tetap diperbolehkan.
  3. Telah mengajukan pendaftaran ke program magister Maastricht University.
  4. CV atau resume.
  5. Motivation letter.
  6. Surat rekomendasi.
  7. IELTS minimal 6,5.
  8. Bukti prestasi akademik dengan IPK minimal 7,5 dari skala 10.
  9. Pernyataan mengenai kebutuhan finansial.

Jadwal pendaftaran:

Pendaftaran NL-High Potential Scholarship akan dibuka mulai 1 Oktober 2026 hingga 1 Februari 2027 pukul 23.59.

Bagi kamu yang tertarik mencoba salah satu program tersebut, persiapan kemampuan bahasa Inggris menjadi langkah penting. Pasalnya, hampir seluruh beasiswa di atas mencantumkan IELTS minimal 6,5 sebagai salah satu persyaratan.

Nah, itulah 5 negara yang menawarkan beasiswa S1 hingga S3 gratis. Semoga ulasan ini membantu kamu ya!
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan