Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. DOK Metro TV
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. DOK Metro TV

SDN Kebayoran Lama Roboh, Pramono Tambah 4 Sekolah Direvitalisasi Jadi 11

Renatha Swasty • 27 Juli 2026 15:15
Ringkasnya gini..
  • Pemprov DKI menambah 4 sekolah lagi untuk direvitalisasi tahun 2026, menjadikan total 11 sekolah yang akan diselesaikan.
  • Keputusan diambil menyusul insiden robohnya SDN Kebayoran Lama 09 dan mangkraknya proyek revitalisasi SDN 01 Cipete Utara.
  • Proyek mixed-use SDN 01 Cipete dibatalkan agar fokus menyelesaikan gedung sekolah terlebih dahulu, sisa sekolah dilanjut bertahap.
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Angung bakal menambah empat sekolah yang bakal direvitalisasi pemerintah daerah Provinsi DKI Jakarta pada Tahun Anggaran 2026. Hal ini menyusul insiden robohnya SDN Kebayoran Lama 09 serta mangkraknya proyek pembangunan SDN 01 Cipete Utara. 
 
"Kemarin setelah dilaporkan oleh dinas terkait, yakni Dinas Pendidikan dan juga Citata (Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan), maka saya memutuskan untuk ditambah empat yang akan diselesaikan di tahun ini. Jadi ada tujuh, tambah empat, jadi ada 11 sekolah, kata Pramono Anung dikutip dari Metro Hari Ini, Metro TV, Senin, 27 Juli 2026.
 
Pramono menjelaskan awalnya Pemprov DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran tahun 2026 untuk merevitalisasi 22 sekolah SD, SMP, dan SMA. Namun, jumlah tersebut terpaksa dipangkas menjadi hanya tujuh sekolah karena adanya pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH).

Dalam daftar prioritas tersebut, SDN 09 Kebayoran Lama awalnya berada di urutan kedelapan. Sehingga, tidak masuk dalam program revitalisasi tahun ini.
  Namun, karena kondisinya yang rusak parah, Pramono akhirnya menambah sekolah yang akan direvitalisasi. Termasuk pembangunan SDN 01 Cipete.
 
Pramono mengungkapkan SDN 01 Cipete awalnya murni untuk renovasi atau membangun sekolah baru. Namun, di tengah jalan ada keinginan untuk mixed-use membangun ke atas sampai dengan 20 lantai. 
 
"Tapi dalam perjalannya kontraktornya berubah lagi untuk membangun hanya SD negeri itu, waktunya sudah selesai, sudah lewat. Maka kemarin saya memutuskan sudah kita selesaikan SD dulu, untuk mixed-use tidak kita lanjutkan. Nanti untuk mixed-use urusan lain, yang penting SD Negeri 01 Cipete segera bisa diselesaikan," tutur Pramono.  
 
Dia juga memastikan sisa 11 sekolah lainnya yang tertunda revitalisasinya akan diselesaikan bertahap pada tahun anggaran berikutnya.
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan