Pendaftaran Calon Hakim MA 2026. Foto: laman resmi Mahkamah Agung
Pendaftaran Calon Hakim MA 2026. Foto: laman resmi Mahkamah Agung

Pendaftaran Calon Hakim MA 2026: 208 Formasi, Syarat dan Jadwalnya

Renatha Swasty • 28 Oktober 2026 20:03
Ringkasnya gini..
  • Mahkamah Agung membuka seleksi pengadaan 208 calon hakim TA 2026 khusus bagi PNS lingkungan MA hingga 2 November 2026.
  • Formasi tersedia untuk Peradilan Umum, Agama, dan TUN, termasuk kuota khusus bagi putra-putri daerah Papua serta Aceh.
  • Pelamar wajib memenuhi kualifikasi S-1 Hukum, batas usia maksimal 36 tahun, sertifikat bahasa Inggris, serta lulusan bebas sanksi disiplin.
Jakarta: Mahkamah Agung (MA) membuka Seleksi Pengadaan Calon Hakim Tahun Anggaran 2026 bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan MA dan badan peradilan di bawahnya. Pendaftaran berlangsung hingga 2 November 2026 dan mencakup kebutuhan calon hakim pada tiga lingkungan peradilan.

Melalui seleksi ini, MA menyediakan 208 kebutuhan calon hakim yang terdiri atas 85 calon hakim Peradilan Umum, 114 calon hakim Peradilan Agama, dan 9 calon hakim Peradilan Tata Usaha Negara (TUN).

Proses seleksi ini memiliki sejumlah ketentuan yang perlu diperhatikan calon peserta, mulai dari kualifikasi pendidikan, batas usia, sertifikat kemampuan bahasa Inggris, hingga persyaratan kesehatan. MA juga menyediakan formasi khusus bagi putra-putri Papua dan Aceh.

Lantas, apa saja persyaratan Seleksi Calon Hakim 2026 dan bagaimana ketentuan pendaftarannya? Melansir laman resmi Mahkamah Agung, berikut penjelasannya:

Formasi Seleksi Calon Hakim 2026

Melalui seleksi tahun ini, MA membuka kebutuhan calon hakim untuk tiga lingkungan peradilan. Berikut rincian formasi yang tersedia.
  1. Peradilan Umum: 85 kebutuhan, terdiri atas 75 kebutuhan umum, 5 kebutuhan khusus Papua, dan 5 kebutuhan khusus Aceh.
  2. Peradilan Agama: 114 kebutuhan, terdiri atas 104 kebutuhan umum, 5 kebutuhan khusus Papua, dan 5 kebutuhan khusus Aceh.
  3. Peradilan Tata Usaha Negara: 9 kebutuhan, terdiri atas 5 kebutuhan umum, 2 kebutuhan khusus Papua, dan 2 kebutuhan khusus Aceh.
Total kebutuhan calon hakim yang dibuka MA pada 2026 mencapai 208 orang. Sobat Medcom yang tertarik dapat mendaftar pada satu lingkungan peradilan sesuai kualifikasi dan persyaratan yang ditentukan.

Syarat Pendaftaran Calon Hakim 2026

Sobat Medcom perlu memperhatikan persyaratan yang ditentukan, meliputi:
  1. Lulusan S-1 Hukum atau S-1 Ilmu Hukum
  2. Batas usia maksimal 36 tahun 0 bulan per 1 Oktober 2026
  3. Sertifikat kemampuan Bahasa Inggris dengan ketentuan, yaitu:
  • TOEFL PBT/ITP dengan skor minimal 450
  • TOEFL iBT dengan skor minimal 45
  • IELTS dengan skor minimal 5.0
  1. Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari rumah sakit pemerintah
  2. Surat Keterangan Tidak Pernah Dijatuhi Hukuman Disiplin

Formasi Khusus Papua dan Aceh

Pelamar formasi khusus harus memenuhi persyaratan tambahan terkait asal daerah, riwayat kelahiran atau pendidikan, serta pengalaman bertugas pada satuan kerja pengadilan di wilayah Papua atau Aceh sesuai ketentuan pengumuman.

Terdapat beberapa ketentuan khusus yang perlu diperhatikan.
  • Seleksi melalui formasi khusus: peserta formasi khusus tidak bersaing secara langsung dengan peserta pada formasi umum. Kelulusan didasarkan pada pemenuhan nilai ambang batas formasi khusus.
  • Komitmen penempatan: peserta harus bersedia ditempatkan dan melaksanakan tugas pada satuan kerja pengadilan tingkat pertama di wilayah Papua atau Aceh.
  • Ketentuan bahasa Inggris: panitia mempertimbangkan fleksibilitas teknis dalam penilaian kemampuan bahasa Inggris bagi peserta formasi khusus. Ketentuan pelaksanaannya mengikuti pengumuman operasional panitia.

Jadwal Pendaftaran Calon Hakim 2026

Pendaftaran Seleksi Calon Hakim Tahun Anggaran 2026 dilakukan secara daring melalui portal resmi rekrutmen MA. Berikut jadwal tahapan yang perlu diketahui.
  1. Pendaftaran: 1 Oktober–2 November 2026.
  2. Seleksi administrasi: 2 Oktober–3 November 2026.
  3. Pengumuman hasil seleksi administrasi: 5 November 2026.
  4. Profiling, uji publik, dan penyampaian pendapat masyarakat: 5–13 November 2026.
  5. Tes substansi hukum dan teknologi informasi berbasis CAT: 9–10 November 2026.
  6. Tes tertulis: 11–12 November 2026.
  7. Pengumuman hasil profiling, uji publik, penyampaian pendapat masyarakat, dan SKB: 27 November 2026.
  8. Psikotes dan wawancara: 7–11 Desember 2026.
  9. Pengumuman kelulusan: 31 Desember 2026.
MA menegaskan seluruh proses pendaftaran dan seleksi tidak dipungut biaya. Calon peserta juga diimbau mewaspadai pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu karena kelulusan ditentukan berdasarkan hasil seleksi dan ketentuan yang berlaku. (Adinda Kinanthi)
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan