Peluang emas ini ditujukan bagi para lulusan perguruan tinggi jenjang Sarjana Terapan (D4) hingga Magister (S2). Pendaftaran daring dapat diakses melalui portal resmi rekrutmen TNI yang telah disediakan.
Sebelum mendaftarkan diri, setiap calon pendaftar diwajibkan untuk mencermati seluruh persyaratan administratif maupun fisik. Pemahaman yang mendalam mengenai ketentuan seleksi akan sangat membantu memperbesar peluang kelulusan.
Yuk, simak ulasan lengkap mengenai rincian persyaratan, jadwal penting, serta alur seleksi yang berlaku pada tahun ini. Persiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi setiap tahapan seleksi yang ketat.
Apa Itu PA PK TNI?
Mengutip laman resmi TNI, Penerimaan Perwira Prajurit Karier (PA PK) TNI merupakan jalur penerimaan khusus bagi lulusan perguruan tinggi untuk dididik menjadi perwira pertama TNI. Melalui jalur ini, para profesional muda dari berbagai latar belakang disiplin ilmu disiapkan untuk memegang peran strategis, baik di jajaran TNI Angkatan Darat (AD), TNI Angkatan Laut (AL), maupun TNI Angkatan Udara (AU).Persyaratan Umum PA PK TNI Gelombang II
Mengutip laman rekrutmen-tni.mil.id, calon pendaftar wajib memenuhi kriteria umum sebagai berikut:- Warga Negara Indonesia (WNI) pria atau wanita, bukan prajurit TNI/Polri/PNS
- Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (menganut salah satu agama atau penghayat kepercayaan)
- Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945
- Sehat jasmani, rohani, dan bebas narkoba
- Tinggi badan minimal pria 163 cm dan wanita 157 cm, dengan berat badan seimbang
- Telah lulus dan berijazah D4/S1/S1 Profesi/S2 dengan jurusan atau program studi yang sesuai dengan kebutuhan TNI
- Berusia maksimal:
- 28 tahun untuk jenjang D4/S1
- 30 tahun untuk jenjang S1 Profesi/S2
- 35 tahun untuk Dokter Spesialis pada saat pembukaan Pendidikan Pertama (Dikma).
- Akreditasi universitas dan jurusan/program studi minimal "B"/Baik Sekali (saat lulus)
- Untuk jurusan/program studi dengan akreditasi "A"/Unggul, IPK tidak kurang dari 2,80
- Untuk jurusan/program studi dengan akreditasi "B"/Baik Sekali, IPK tidak kurang dari 3,00
- Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti Pendidikan Pertama (Dikma), kecuali bagi jurusan Kedokteran Umum dan Dokter Spesialis. Khusus bagi wanita, sanggup tidak hamil selama dalam pendidikan pertama
- Bagi calon dari jurusan Kedokteran Spesialis, Kedokteran Umum, Kedokteran Gigi, dan Kedokteran Hewan telah lulus dan berijazah S1 Profesi dari perguruan tinggi negeri atau swasta dengan melampirkan fotokopi sertifikat akreditasi BAN-PT/LAM-PTKes, serta lulus uji kompetensi dokter (melampirkan hasil uji kompetensi). Khusus dokter spesialis/PPDS melampirkan ijazah/sertifikat spesialisnya atau surat keterangan sedang menjalani PPDS (semester 7/lulus kurang dari 1 tahun)
- Membawa fotokopi sertifikat akreditasi universitas dan program studi yang dikeluarkan oleh BAN-PT
- Bersedia ditugaskan di seluruh wilayah NKRI
- Bagi yang sudah bekerja, harus mendapat persetujuan dari instansinya dan sanggup membuat pernyataan diberhentikan dengan hormat dari pimpinan instansi terkait bila lulus seleksi dan masuk Dikma
- Membawa surat keterangan bebas narkoba dan surat kesehatan dari rumah sakit pemerintah
- Bagi yang memperoleh ijazah dari negara luar, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbudristek serta dilengkapi transkrip akademik hasil konversi nilai luar negeri ke dalam transkrip dalam negeri
- Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri
- Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan ketentuan agama/adat (disertai surat keterangan dari ketua agama/adat)
- Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun dihitung mulai saat dilantik menjadi perwira
- Memiliki kartu BPJS aktif
Jadwal Pendaftaran PA PK TNI Gelombang II
Pendaftaran PA PK TNI Gelombang II telah dibuka mulai tanggal 16 September hingga 20 Oktober. Pendaftar diimbau segera melengkapi berkas dan melakukan pendaftaran secara online melalui portal resmi rekrutmen TNI di laman https://rekrutmen-tni.mil.id
Lima Langkah Menjadi Prajurit TNI
Berikut langkah-langkah untuk mendaftarkan diri sebagai prajurit TNI:- Pendaftaran: Buat akun dan lengkapi data diri melalui portal resmi rekrutmen TNI.
- Seleksi Tingkat Daerah: Pemeriksaan dan pengujian tingkat daerah di lokasi Ajenrem/Pendam terdekat dari domisili.
- Seleksi Tingkat Pusat: Pemeriksaan dan pengujian tingkat pusat di lokasi yang telah ditentukan oleh panitia pusat.
- Pendidikan Pertama: Program pendidikan khusus TNI untuk membentuk warga negara pilihan menjadi perwira militer yang tangguh.
- Prasetya Perwira (Praspa): Peserta yang dinyatakan lulus Dikmapa akan resmi dilantik melalui upacara Praspa.
Sistem Penilaian Seleksi PA PK TNI Gelombang II
Proses seleksi PA PK TNI menggunakan sistem penilaian yang ketat dan transparan, meliputi:- Administrasi: Mutlak (Memenuhi Syarat/Tidak Memenuhi Syarat)
- Mental Ideologi: Mutlak (MS/TMS)
- Kesehatan Ideologi: Mutlak (MS/TMS)
- Akademik: Kategori B (81-100), C (61-80), K1 (41-60), K2 (0-40)
- Kesamaptaan Jasmani: Kategori L (41-100), K1 (38,79-40,99), K2 (0-38,78)
- Psikologi: Kategori B (81-100), C (61-80), K1 (41-60), K2 (1-40)
- Rumus Nilai Akhir Daerah: (40% Nilai Jasmani) + (60% Nilai Psikologi)
- Rumus Nilai Akhir Pusat: (40% Nilai Psikologi) + (20% Nilai Jasmani) + (40% Nilai Psikologi)
Sobat Medcom, itulah informasi mengenai PA PK TNI 2026. Yuk daftarkan diri kamu sekarang juga! (Talitha Islamey)
Baca Juga :