Selain tampil mengesankan dalam tantangan daya ingat dan akademis di COC, Kafka ternyata punya cara belajar sendiri yang unik. Caranya adalah dengan memahami dulu gambaran besar materi atau screening, mengubah bahasa yang rumit jadi lebih sederhana, dan fokus penuh saat belajar di kelas.
Cara Belajar Kafka Tidak Terikat Jadwal
Banyak orang menganggap jadwal belajar yang ketat adalah kunci sukses akademis. Tapi Kafka mengaku cara belajarnya justru fleksibel, disesuaikan dengan suasana hati dan kebutuhan hariannya.“Saya kalau belajar itu enggak tentu sebetulnya. Jadi sesuai mood dan kebutuhan, saya biasanya lakukan screening dulu materi tersebut apa, output-nya apa, dan manfaatnya apa,” kata Kafka dalam siniar Boss Mama di kanal Youtube Sabrina Anggraini, dikutip Jumat, 4 September 2026.
Saat mempelajari hal baru, langkah pertama Kafka adalah memahami inti dari topik tersebut. Kalau materi di buku terasa sulit, ia akan mengubahnya ke dalam bahasa sendiri lewat ‘ngobrol’ dalam pikiran sampai benar-benar mengerti alurnya. Kafka juga berusaha memanfaatkan jam pelajaran di sekolah sebaik mungkin, supaya tidak perlu membawa PR materi ke rumah.
Kalau ada konsep yang bikin bingung, ia langsung mencari jawabannya lewat internet atau bertanya ke guru.
Baca Juga :
Mengenal Azka Adziman Peserta CoC, Anak Dirjen Riset Kemendiktisaintek yang Tak Pernah Disuruh Belajar
Cara Merekam Gambar untuk Tantangan Daya Ingat
Untuk tantangan daya ingat cepat di COC, seperti Lips Recall dan Flavor Formula, Kafka mengaku tidak memakai teknik populer seperti Mind Palace atau metode Loci. Ia lebih mengandalkan kemampuannya merekam gambar secara langsung dari apa yang dilihatnya.“Kalau mereka menggunakan metode Loci atau Mind Palace dengan mengasosiasikan kode bahasa, kalau saya pribadi seperti ngerekam apa yang ada di layar aja. Jadi visualnya langsung di numerasi di kepala,” jelas Kafka.
Dengan sering mengulang gambaran visual itu, urutan informasi lama-lama akan tersimpan otomatis di ingatannya. Cara alami ini membantunya mengingat kembali informasi dengan tepat saat dibutuhkan.
Memanfaatkan Waktu Luang dan Disiplin
Selain cara belajar akademis, Kafka juga rutin menjaga ibadah dan memanfaatkan waktu luangnya dengan baik. Ia membiasakan diri mengulang hafalan Al-Qur'an atau muroja'ah di sela waktu kosong.Ia sering memakai waktu singkat sekitar 10 menit, sebelum tidur atau saat kembali ke asrama untuk mengulang bacaan Al-Qur'an. Kebiasaan memanfaatkan waktu sekecil apa pun ini membantunya tetap fokus sekaligus menyeimbangkan prestasi akademis dengan kehidupan spiritualnya. (Talitha Islamey)
Baca Juga :