"Perasaan saya sangat bangga bisa membawa nama Indonesia dan Universitas Pertahanan untuk belajar di Amerika," kata Chairi dikutip dari akun Instagram @usembassyjkt, Kamis, 27 Agustus 2026.
Chairi dan Jecika yang aktif sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) semasa sekolah itu akan membawa latar belakang pendidikan di bidang pertahanan ke lingkungan akademik internasional. Chairi akan mempelajari Mechanical Engineering, sementara Jecika akan mendalami Cybersecurity.
Dua bidang tersebut memiliki keterkaitan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan sumber daya manusia di era modern. Mechanical Engineering berkaitan dengan pengembangan dan penerapan teknologi rekayasa, sedangkan cybersecurity semakin penting seiring meningkatnya ketergantungan berbagai sektor terhadap sistem digital.
"Saya ingin membangun kembali keamanan cyber di negara saya," harap Jecika.
Kesempatan tersebut juga menjadi pengalaman baru bagi dua kadet Uhan itu untuk belajar sekaligus beradaptasi di lingkungan pendidikan yang berbeda.
Baca Juga :
Viral Calon Kadet Mundur Soal Hijab, Kemenhan Buka Suara Jelaskan Aturan Latsarmil Unhan
Belajar di Kampus Militer Tertua di Amerika Serikat
Norwich University bukan sekadar perguruan tinggi di Amerika Serikat. Kampus yang berada di Northfield, Vermont, tersebut memiliki sejarah panjang dalam pendidikan berbasis kepemimpinan dan militer.Norwich University didirikan pada 1819 oleh Captain Alden Partridge dan dikenal sebagai kampus militer swasta tertua di Amerika Serikat. Universitas ini juga merupakan tempat lahirnya Reserve Officers Training Corps (ROTC).

Chairi Humam Ishaq dan Jecika Dwi Christina Raja. DOK IG @usembassyjkt
Norwich memiliki Corps of Cadets yang menjadi bagian dari pengalaman pendidikan mahasiswa. Nilai yang ditekankan kampus tersebut antara lain kepemimpinan, kerja sama, kreativitas, berpikir kritis, disiplin, tanggung jawab, serta pengabdian kepada bangsa dan masyarakat.
Dengan lingkungan tersebut, kesempatan Chairi dan Jecika bukan hanya soal menempuh pendidikan di luar negeri. Keduanya juga akan mendapatkan pengalaman akademik dan kepemimpinan dalam lingkungan yang memiliki tradisi pendidikan militer yang kuat.
Bawa Semangat Merah Putih ke Lingkungan Internasional
Chairi dan Jecika diharapkan dapat mengeksplorasi lebih banyak pengalaman, memperdalam bidang yang mereka minati, serta mengembangkan diri dalam lingkungan internasional.Perjalanan keduanya menunjukkan pengalaman yang dibangun sejak sekolah dapat menjadi bagian dari perjalanan pendidikan yang lebih panjang. Dari menjadi anggota Paskibra, melanjutkan pendidikan di Unhan RI, hingga mendapatkan kesempatan belajar di Amerika Serikat. Kini, Chairi dan Jecika bersiap membawa semangat Merah Putih ke Norwich University.
Bagi pelajar Indonesia, kisah keduanya juga dapat menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju pendidikan internasional tidak selalu dimulai dari hal besar. Pengalaman organisasi, kedisiplinan, pendidikan, hingga keberanian untuk mencoba peluang baru dapat menjadi bagian dari proses membangun masa depan. (Levina Fidelia)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda