Ketua DPP PSI Tsamara Amany/MI/Arya Manggala
Ketua DPP PSI Tsamara Amany/MI/Arya Manggala

Tsamara 'Modal Dengkul' Bertarung di Dapil Neraka

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Arga sumantri • 26 Oktober 2018 10:43
Jakarta: Tsamara Amany optimistis lolos di daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta II. Ia mengaku 'modal dengkul' bertarung di dapil yang banyak pula diisi pesohor itu.
 
Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu sudah banyak menemui masyarakat di puluhan titik sejak masa kampanye dibuka. Ia mencoba mendengar langsung keluhan-keluhan konstituen di dapilnya.
 
"Saya sih fokus door to door saja. Kalau boleh dibilang, saya modal dengkul saja turun ke masyarakat," kata Tsamara kepada Medcom.id, Jumat, 26 Oktober 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Lulung `Pede` Lawan Pesohor di Dapil Neraka
 
Tsamara banyak mendengar keluhan soal jarangnya anggota DPR di dapil itu menemui masyarakat. Ia optimistis bisa mengambil hati warga di dapil yang meliputi Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan luar negeri itu.
 
"Mereka merasa kehilangan sosok wakil rakyatnya yang turun mendengarkan mereka," ucap Tsamara.
 
Tsamara juga membagi isu kampanye yang diangkat sesuai segmen pemilih. Di tingkat akar rumput, Tsamara mengangkat isu pendidikan lantaran banyak warga masih mengeluh dengan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) di era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ia juga mengangkat isu lapangan pekerjaan pada segmen pemilih akar rumput.
 
Baca: Saling `Bunuh` di Dapil Neraka
 
Isu antikorupsi difokuskan pada kalangan pemilih muda. Ia juga mengangkat kampanye yang sama bagi pemilih yang tinggal di perumahan.
 
"Bagaimana membangun penganggaran seperti e-budgeting. Dua isu ini bisa dua isu berbeda dengan segmentasi berbeda," ungkap politikus muda itu.
 
Tsamara mafhum PSI identik dengan partai anak muda. Tapi, ia tetap mencari ceruk pemilih di tingkat akar rumput. "Kita tetap turun ke gang kampung."
 
Baca: Ahmad Sahroni Yakin Lolos dari Dapil Neraka
 
Tsamara menargetkan merebut kursi DPR. Ia pun mematok target minimal 100 ribu suara agar bisa melenggang ke Senayan.
 
Pertarungan Tsamara di Dapil DKI Jakarta II tidak mudah. Sejumlah pesohor dan petahana ada di 'dapil neraka' itu. Sebut saja Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid yang berasal dari PKS.
 
Dua petahana PDI Perjuangan juga ada di dapil itu. Mereka ialah Eriko Sotarduga dan Masinton Pasaribu. Selain itu, ada politikus Gerindra Biem Benjamin, politikus NasDem Okky Asokawati, dan istri Ketua Umum Perindo Hari Tanoesoedibjo, Liliana Tanoesoedibjo.
 

(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi