KPU dan Bawaslu mendatangi percetakan surat suara/Medcom.id/Nur Azizah
KPU dan Bawaslu mendatangi percetakan surat suara/Medcom.id/Nur Azizah

Surat Suara Dicetak 2% Lebih Banyak

Pemilu surat suara pemilu surat suara pemilu serentak 2019
Nur Azizah • 20 Januari 2019 18:17
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencetak surat suara 2 persen lebih banyak dari jumlah pemilih. KPU perlu mengantisipasi bila terjadi kerusakan surat suara.
 
"Ini jumlah ditambah 2% untuk cegah apa bila ada daftar pemilih khusus (DPK) dan ada surat suara yang rusak," kata anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Fritz Edward Siregar di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Minggu 20 Januari 2019.
 
Fritz menjelaskan jumlah surat suara yang dicetak sesuai Pasal 350 ayat 3 UU Nomor 7 2017. Pasal itu berisi jumlah surat suara di setiap TPS sama dengan jumlah pemilih yang tercantum di dalam daftar pemilih tetap dan daftar pemilih tambahan ditambah dengan 2% dari daftar pemilih tetap sebagai cadangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Surat Suara Dicetak
 
Fritz memastikan tidak ada sengketa terkait surat suara Pemilu 2019. Dia bakal mengawasi proses percetakan hingga distribusi surat suara.
 
"Bawaslu akan hadir untuk pastikan ini sesuai standar," tegas dia.
 
Ada enam perusahaan yang diberi mandat mencetak surat suara. Mereka yang dipercaya ialah PT Aksara Grafika Pratama (Jakarta), PT Balai Pustaka (Jakarta), PT Temprina Media Grafika (Jawa Timur), PT Gramedia (Jakarta),PT Adi Perkasa Makassar (Sulawesi Selatan), dan PT Puri Panca Pujibangun (Jawa Timur).
 
Jumlah surat suara di tiap perusahaan berbeda. PT Aksara Grafika Pratama diharuskan mencetak 68.176.374 lembar surat suara atau sekitar 7,25% dari total surat suara.
 
Baca:Produksi Surat Suara Ditargetkan Rampung Maret
 
PT Balai Pustaka mencetak 139.894.529 lembar atau 14,88%. PT Temprina Media Grafika mencetak 255.019.544 lembar atau 27,13%. PT Gramedia mencetak 292.019.984 sekitar 31,07%. PT Adi Perkasa Makassar mencetak 77.054.270 lembar atau 8,20%. PT Puri Panca Pujibangun wajib mencetak 107.714.950 lembar atau 11,46%. Total surat suara yang dicetak 939.879.651 lembar.
 
Proses produksi surat suara berlangsung 19 Januari hingga 19 Maret 2019. Sedangkan distribusi dan serah terima berlangsung mulai 1-29 Maret 2019.
 

(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif