Ketua KPU Arief Budiman. (Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan)
Ketua KPU Arief Budiman. (Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan)

KPU Keberatan Disebut Melanggar Kode Etik

Pemilu surat suara pemilu pemilu serentak 2019
Faisal Abdalla • 27 Juni 2019 13:05
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) membantah tudingan pelanggaran kode etik terkait kasus dugaan surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia. KPU menegaskan telah menjalankan rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait hal tersebut.
 
Tudingan pelanggaran kode etik diadukan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dalam perkara nomor 96-PKE-DKPP/V/2019 yang diadukan Gerakan Laskar Pro-08 dengan teradu Ketua KPU Arief Budiman dan empat Komisioner KPU, yaitu Ilham Saputra, Viryan Azis, Pramono Ubaid Tanthowi, serta Hasyim Asyari.
 
Pengadu menuding KPU telah membiarkan kecurangan terjadi dalam kasus temuan surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia, beberapa waktu lalu. Hal itu dibantah Ketua KPU, Arief Budiman.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"KPU bersama Bawaslu telah menjalankan tugas dan fungsinya. Kami begitu menerima laporan itu kami langsung koordinasi dengan Bawaslu," kata Arief di Gedung DKPP, Jalan MH Thanrin, Jakarta, Kamis, 27 Juni 2019.
 
Baca juga:KPU Optimistis Permohonan Kubu Prabowo Ditolak
 
Arief mengatakan KPU bersama Bawaslu bahkan sudah mengirim tim ke Selangor, Malaysia untuk melakukan monitoring dan supervisi. KPU juga telah melaksanakan rekomendasi Bawaslu terkait kasus tersebut.
 
"Atas hasi penyelidikan dan monitorung tersebut kami sudah menindaklanjuti sebagaimana rekomendasi Bawaslu, yaitu melaksanakan pemungutan suara ulang melalui pos," kata Arief.
 
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang etik penyelenggara pemilu. Baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sama-sama duduk sebagai pihak teradu.
 
Sidang ini merupakan pemeriksaan terhadap lima perkara, yaitu perkara nomor 96-PKE-DKPP/V/2019, 98-PKE-DKPP/V/2019, 99-PKE-DKPP/V/2019, 100-PKE-DKPP/V/2019 dan 127-PKE-DKPP/VI/2019. Kelima perkara itu dilaporkan oleh elemen pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
 
Saksikan Pengucapan Putusan Sengketa Hasil Pilpres 2019, LIVE melalui:
 
Medcom ID:video.medcom.id/streaming
 
YouTube Medcom ID:https://bit.ly/2RDLiiQ
Facebook Medcom ID:https://bit.ly/2RGthQW
 
Metrotvnews:medcom.id/live
YouTube Metrotvnews:https://bit.ly/2KFfzwQ
Facebook Metro TV:https://bit.ly/2RCFKVz
 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif